POJOKSATU.id — Perayaan Hari Pramuka tahun ini jadi momen istimewa bukan hanya bagi para anggota pramuka di seluruh Indonesia, tetapi juga bagi dunia pendidikan anak usia dini.
Semangat membentuk karakter sejak dini yang diusung gerakan pramuka ternyata sejalan dengan pelaksanaan Seminar Strategi Pengasuhan Positif pada Anak Usia Dini yang digelar di Aula SMKN 24 Jakarta, Senin (11/8/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh 500 guru PAUD dari Sudin Pendidikan Wilayah II Jakarta Timur dan dibuka langsung oleh Bunda PAUD Kota Administrasi Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin.
Seminar berlangsung selama dua hari, 11–12 Agustus 2025, dengan menghadirkan narasumber berpengalaman untuk membekali guru PAUD dalam mendidik anak agar tumbuh menjadi generasi tangguh, cerdas, dan berakhlak mulia.
Essie menyampaikan bahwa tujuan besar seminar ini sejalan dengan cita-cita besar bangsa untuk menyiapkan generasi emas 2045.
“Saya berharap para guru PAUD bisa memberikan pendidikan yang tepat untuk membentuk generasi yang hebat, kuat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Pernyataan ini selaras dengan nilai-nilai pramuka yang mengedepankan kedisiplinan, kemandirian, gotong royong, dan kepemimpinan.
Baca Juga: Universitas Terbuka Buka Pendaftaran Calon Tutor Online untuk Semester Ganjil 2025/2026
Sama seperti gerakan pramuka yang membekali anak-anak dengan pengalaman belajar yang aktif dan menyenangkan, pengasuhan positif juga mengedepankan metode yang menghargai potensi anak serta membentuk karakter melalui teladan.
Plt Kasudin Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Timur, Budiono, menambahkan bahwa perubahan zaman menuntut guru untuk terus meningkatkan kompetensi.
“Kita perlu terus mendorong dan membina guru-guru agar bisa melahirkan generasi muda terbaik untuk Indonesia,” tegasnya.
Baca Juga: KABAR BAIK! Tahun 2027 Kemenag Pastikan Gaji Guru Agama Tidak Ada Lagi yang di Bawah Rp2 Juta!
Momentum Hari Pramuka tahun ini menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter tidak hanya dibentuk di lapangan perkemahan, tetapi juga dimulai dari kelas-kelas kecil PAUD.
Guru dan orang tua memegang peranan penting untuk menjadi pembina pertama bagi anak-anak, membimbing mereka dengan kasih sayang, teladan yang baik, dan pembelajaran yang menyenangkan.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
Dengan kombinasi nilai-nilai pramuka dan strategi pengasuhan positif, diharapkan anak-anak Indonesia kelak menjadi pribadi yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, siap menghadapi tantangan zaman.***




