POJOKSATU.id — Guru dan tenaga kependidikan (tendik) madrasah perlu mulai mempersiapkan diri menghadapi pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah 2026.

Kementerian Agama (Kemenag) menjadwalkan pelaksanaan AKGTK Madrasah 2026 berlangsung selama lima hari, yakni pada 5-9 Oktober 2026.

Pelaksanaan asesmen tersebut menjadi bagian dari upaya untuk mengetahui dan memetakan kompetensi yang dimiliki guru serta tenaga kependidikan di lingkungan madrasah.

AKGTK juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk mendorong peningkatan profesionalisme sekaligus mendukung penguatan kualitas pendidikan di madrasah.

Baca Juga: Purbaya Dicopot, Nusron, Raja Juli Tetap Bertahan: Reshuffle Prabowo Pakai Dua Ukuran?

Berdasarkan informasi yang dibagikan melalui akun Instagram @gtkmadrasah, ada sejumlah ketentuan yang perlu diketahui sebelum peserta mengikuti AKGTK Madrasah 2026.

Peserta AKGTK Madrasah 2026 terdiri dari berbagai unsur pendidik dan tenaga kependidikan yang bertugas di lingkungan madrasah.

Dengan demikian, asesmen tersebut tidak hanya ditujukan bagi guru madrasah, tetapi juga sejumlah posisi lainnya.

Berikut kelompok yang dapat mengikuti AKGTK Madrasah 2026:
1. Guru yang bertugas di madrasah.
2. Kepala madrasah.
3. Pengawas madrasah.
4. Tenaga perpustakaan madrasah.
5. Tenaga laboratorium madrasah.

Sebelum mengikuti asesmen, calon peserta harus memastikan dirinya telah memenuhi ketentuan yang ditetapkan.

Baca Juga: OJK Denda Dua Emiten Grup Salim dan Bakrie, Nilainya Capai Rp1,35 Miliar

Beberapa persyaratan yang perlu diperhatikan calon peserta AKGTK Madrasah 2026 antara lain sebagai berikut:
- Pendidikan terakhir minimal D4 atau S1.
- Berstatus aktif dan telah tercatat di EMIS GTK.
- Peserta wajib mengikuti AKGTK 2026.
- Guru menjalani asesmen sesuai mata pelajaran yang tercatat pada data EMIS GTK.

Keberadaan akun EMIS GTK menjadi salah satu hal yang perlu dipastikan sebelum pelaksanaan AKGTK.

Bagi peserta yang belum memiliki akun, proses pembuatannya dilakukan oleh petugas madrasah melalui sistem EMIS GTK Kemenag.

Tahapan pembuatan akun EMIS GTK dapat dilakukan dengan mengikuti langkah berikut:
1. Akses situs EMIS GTK Kemenag.

2. Masuk menggunakan kredensial akun lembaga atau madrasah.

3. Jika terdapat guru baru, masukkan data yang bersangkutan melalui EMIS 4.0 pada bagian Guru dan Tendik.

4. Setelah data ditambahkan, kembali akses situs EMIS GTK.

5. Gunakan fitur “Generate Akun PTK” untuk menampilkan data guru yang akan dibuatkan akun.

6. Simpan data akun dengan mengunduh file Excel yang berisi username dan password setiap guru.

Baca Juga: Kursi Menteri Mulai Goyang! Prabowo Buka Peluang Reshuffle Jelang 2 Tahun Pemerintahan

Calon peserta juga perlu menyiapkan perangkat yang akan digunakan ketika asesmen berlangsung.

Dalam pelaksanaan AKGTK Madrasah 2026, Safe Exam Browser (SEB) digunakan sebagai aplikasi pendukung ujian.

Sebelum memasang aplikasi tersebut, peserta perlu memastikan komputer atau laptop yang digunakan sesuai dengan ketentuan perangkat yang telah ditetapkan.

Berikut tahapan instalasi Safe Exam Browser:
1. Gunakan komputer atau laptop dengan layar berukuran sekurang-kurangnya 11 inci dan sistem operasi Windows 8/10/11 atau macOS.

2. Jalankan peramban Google Chrome atau Mozilla Firefox.

Baca Juga: Tambang Emas Ilegal Dilarang di Aek Tambangan, Puluhan Ikan Mera Mati di Lubuk Larangan Tambangan Jae

3. Masuk ke akun EMIS GTK yang sudah melalui proses verifikasi.

4. Apabila antivirus berpotensi menghambat pemasangan, nonaktifkan sementara selama proses instalasi.

5. Pastikan file konfigurasi dari pihak penyelenggara sudah tersedia.

6. Download Safe Exam Browser melalui situs resmi aplikasi tersebut.

7. Ketika notifikasi User Account Control muncul, tekan “Yes” untuk melanjutkan.

8. Pelajari ketentuan lisensi, kemudian setujui perjanjian penggunaan.

9. Lanjutkan proses pemasangan dan biarkan installer menginstal komponen pendukung yang diperlukan.

Baca Juga: Rupiah Kembali Tertekan, Pasar Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed

10. Tentukan folder atau lokasi penyimpanan aplikasi pada perangkat.

11. Tunggu sampai proses instalasi selesai sepenuhnya.

12. Instalasi dinyatakan berhasil apabila ikon Safe Exam Browser sudah tersedia pada perangkat.

Mengingat pelaksanaan AKGTK Madrasah 2026 akan berlangsung pada 5-9 Oktober, peserta sebaiknya tidak menunda persiapan.

Data pada EMIS GTK perlu diperiksa kembali agar informasi yang tercantum sudah sesuai, sementara perangkat yang digunakan untuk asesmen juga harus dipastikan siap.

Dengan melakukan persiapan sejak awal, peserta dapat mengurangi kendala teknis maupun administratif saat mengikuti AKGTK Madrasah 2026.***