POJOKSATU.id - Di tengah proses pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Januari 2026, kategori A1 kembali menjadi sorotan.
Banyak guru disebut berada di jalur paling aman untuk menerima TPG lebih cepat.
Namun, di balik status “aman” tersebut, ada satu syarat krusial yang justru sering terlewat dan berujung membuat status valid berubah.
Baca Juga: Token Listrik Cepat Habis? Ternyata Bukan Karena Isinya Sedikit, Ini Penyebab Sebenarnya
Memahami detail kategori A1 menjadi penting agar guru tidak sekadar merasa aman, tetapi benar-benar memenuhi ketentuan secara sistem.
Apa Itu Kategori A1 dalam TPG Guru
Kategori A1 merujuk pada guru yang memenuhi beban kerja 24 jam mengajar murni tanpa tugas tambahan.
Artinya, seluruh jam mengajar diperoleh dari kegiatan pembelajaran langsung di kelas, bukan dari jabatan tambahan seperti kepala sekolah, wakil, atau tugas struktural lainnya.
Baca Juga: Banyak Guru Sudah Valid tapi Masih Menunggu Cair, Ini Tahap yang Sedang Berjalan di Belakang Layar
Dalam sistem Info GTK, kategori ini dinilai paling stabil karena tidak memerlukan perhitungan konversi jam tambahan.
Data guru A1 cenderung lebih sederhana dan minim konflik administratif.
Kenapa Guru A1 Disebut Paling Aman
Guru A1 disebut paling aman karena kecil kemungkinan terkena masalah seperti arisan jam atau konflik pembagian beban kerja.
Selama jadwal mengajar konsisten dan rombongan belajar sesuai ketentuan, sistem dengan mudah memvalidasi data guru kategori ini.
Itulah sebabnya, mayoritas guru yang status Info GTK-nya sudah hijau penuh dan berpeluang cair TPG Januari 2026 berasal dari kategori A1.
Namun, aman bukan berarti kebal dari kesalahan.
Syarat Jam Mengajar Murni yang Sering Terlewat
Satu syarat yang sering diabaikan adalah kemurnian jam mengajar.
Jam mengajar guru A1 harus benar-benar berasal dari mata pelajaran yang diampu sesuai sertifikasi, tanpa tumpang tindih dengan jam guru lain.
Masalah muncul ketika pembagian jam dilakukan terlalu mepet atau bersifat bergantian antar guru.
Baca Juga: Update Status Kepegawaian BGN: Simak Jadwal Pengangkatan PPPK Tahap 2!
Meski total jam terlihat 24, sistem bisa membaca adanya pola arisan jam, yang berpotensi membuat status valid berubah menjadi abu-abu.
Kesalahan Input Beban Kerja yang Kerap Terjadi
Kesalahan umum lainnya berasal dari input data di dapodik.
Misalnya, mata pelajaran tidak sesuai sertifikat pendidik, jumlah rombel tidak realistis, atau jadwal yang berubah tanpa sinkronisasi ulang.
Guru sering merasa jamnya sudah benar, tetapi lupa bahwa sistem membaca data secara detail.
Ketidaksesuaian kecil saja bisa memicu validasi ulang dan menunda pencairan TPG.
Cara Cek Mandiri Status Guru A1
Guru A1 disarankan rutin mengecek Info GTK, khususnya bagian beban mengajar dan mata pelajaran.
Baca Juga: Update Status Kepegawaian BGN: Simak Jadwal Pengangkatan PPPK Tahap 2!
Pastikan seluruh jam tercatat sebagai jam utama, bukan jam tambahan atau hasil penyesuaian.
Koordinasi dengan operator sekolah juga penting sebelum ada perubahan jadwal.
Dengan pengecekan mandiri secara berkala, guru bisa segera mengantisipasi potensi masalah sebelum status berubah.
Kategori A1 memang menjadi jalur paling aman untuk TPG Januari 2026, tetapi tetap membutuhkan ketelitian.
Selama jam mengajar murni, konsisten, dan sesuai aturan, peluang cair tepat waktu akan tetap terjaga.
Guru yang teliti sejak awal akan lebih tenang menunggu hasilnya.***




