POJOKSATU.id - Guru baru PPPK yang merupakan bagian dari aparatur sipil negara (ASN) harus mendapatkan orientasi atau pelatihan dasar dan pembekalan yag salah satunya melalui Platform MOOC PPPK.
MOOC PPPK adalah platform pelatihan mandiri online untuk para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk bagi guru baru PPPK yang diangkat sebagai ASN.
MOOC PPPK merupakan bagian dari portal Swajar yang berfokus pada pelatihan mandiri secara daring untuk calon ASN atau guru baru PPPK sebagai prasyarat pengangkatan.
Hadirnya MOOC PPPK merupakan program Pelatihan Dasar (Latsar) yang harus diikuti oleh calon Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membangun dan mewujudkan guru baru PPPK sebagai ASN yang profesional dan berkarakter.
Massive Open Online Course PPPK atau MOOC PPPK digunakan oleh guru baru PPPK untuk mengerjakan materi dan tugas pengembangan kompetensi atau latsar ASN.
Aturan mengikuti pelatihan dasar itu sejalan dengan Undang-undang No. 5 Tahun 2014 mengenai ASN dan Keputusan Lembaga Administrasi Negara Nomor 289 Tahun 2022.
Ada beberapa poin penting dalam aturan tersebut, antara lain:
- ASN, termasuk PPPK, juga perlu mendapatkan orientasi atau pelatihan dan pembekalan.
- Platform MOOC PPPK adalah salah satu program dalam pelatihan dasar latsar untuk calon PPPK sebagai ASN.
- Tujuan MOOC latsar adalah untuk membangun ASN yang profesional dan berkarakter dalam tugasnya.
- Nantinya setelah menyelesaikan latsar, platform MOOC akan menerbitkan sertifikat sebagai bukti keikutsertaan guna menambah nilai CASN.
Peserta yang dinyatakan lulus PPPK harus mengakses laman Swajar MOOC PPPK untuk melakukan pelatihan sebelum resmi diangkat sebagai guru baru PPPK.
Link dapat diakses melalui laman https://swajar-pppkpintar.lan.go.id/.
Pembelajaran MOOC PPPK dirancang dengan modul yang terdiri dari pembelajaran dan microlearning berupa video penjelasan setiap sub materi.
Pembelajaran MOOC PPPK di dalamnya terdapat materi kebijakan dan 4 materi pembelajaran dan evaluasi akademik.
Beberapa konten pembelajaran di platform MOOC PPPK terdiri dari video sambutan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN), video mengenai kebijakan pengembangan kompetensi ASN, dan panduan pelatihan dasar untuk PPPK.
Selain materi tersebut, terdapat 4 materi agenda pembelajaran yang meliputi sikap, perilaku dan nilai-nilai bela negara (yang terdiri dari 3 sub materi).
Lalu ada nilai-nilai dasar PNS (terdiri dari 7 sub materi), kedudukan dan peran PNS dalam NKRI (terdiri dari 2 sub materi), dan materi pembelajaran Habituasi.
Untuk dipahami, habituasi adalah proses pembelajaran non-asosiatif yang merupakan penyesuaian atau pembiasaan pada suatu hal.
Masing-masing materi pembelajaran dalam platform MOOC PPPK tersebut akan menghasilkan trophy yang akan digunakan sebagai standar penilaian sikap dan perilaku selama pembelajaran.
Setiap peserta yang mengikuti pembelajaran dalam platform MOOC PPPK ini diwajibkan mengumpulkan 32 trophy dan maksimal keseluruhan terdapat 50 trophy yang setara dengan nilai sempurna.
Setelah menyelesaikan seluruh materi pembelajaran kebijakan dan memperoleh trophy, peserta akan diberikan evaluasi akademik.
Dalam ketentuan evaluasi akademik MOOC ini, peserta yang melakukan posttest 1 hingga 3 kali memiliki potensi untuk meraih skor maksimal hingga 100.
Untuk peserta yang mengikuti posttest 4 hingga 5 kali, skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 90,01.
Bagi peserta yang mengikuti posttest 6 kali, skor maksimum yang dapat dicapai adalah 80,01.
Sedangkan bagi peserta yang mengikuti posttest lebih dari 6 kali, skor maksimum yang dapat diperoleh adalah 70,01.
Peserta MOOC PPPK diwajibkan untuk mengikuti evaluasi akademik minimal satu kali.
Tujuan dari pelaksanaan Swajar MOOC PPPK ini adalah untuk membentuk kompetensi berupa pengetahuan, keterampilan, dan perilaku bagi calon PPPK.
Hal ini diharapkan akan bermanfaat dalam pekerjaan sehari-hari mereka di masa depan sebagai ASN.***




