POJOKSATU.ID - Euforia Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 kembali menghadirkan fakta menarik.
Universitas Padjadjaran (UNPAD) sukses mencatatkan namanya sebagai peringkat ketiga perguruan tinggi negeri dengan jumlah peminat terbanyak secara nasional.
Wah, persaingan masuk kampus favorit makin panas saja!
Data terbaru menunjukkan ribuan siswa SMA sederajat dari seluruh Indonesia menjadikan UNPAD sebagai pilihan utama dalam jalur seleksi tanpa tes tersebut.
Fenomena ini menegaskan satu hal daya tarik kampus negeri di Bandung itu terus meningkat dari tahun ke tahun.
Bahkan, posisi UNPAD kini sejajar dengan kampus-kampus besar lain yang selama ini dikenal sebagai “langganan favorit” calon mahasiswa baru.
UNPAD Makin Jadi Primadona
Jujur saja, tren ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan.
Dalam beberapa tahun terakhir, UNPAD memang menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi akademik, fasilitas, hingga reputasi internasional.
Baca Juga: Pemkot Bogor Terapkan WFH dan WFO, Ini OPD yang Wajib Kerja Dari Kantor
Lokasinya yang berada di kawasan pendidikan Jatinangor juga menjadi magnet tersendiri.
Lingkungan kampus yang nyaman, atmosfer mahasiswa yang aktif, serta peluang karier lulusan yang luas membuat banyak siswa menjatuhkan pilihan ke sini.
“UNPAD itu lengkap, akademiknya kuat tapi suasananya tetap santai,” begitu kira-kira gambaran yang sering muncul di kalangan calon mahasiswa.
Ya, kombinasi serius tapi tetap chill ini ternyata ampuh menarik minat generasi muda.
Selain itu, berbagai program studi favorit seperti Kedokteran, Ilmu Komunikasi, Hukum, hingga Manajemen terus menjadi incaran utama setiap tahun.
Ini 10 Kampus dengan Peminat Terbanyak SNBP 2026
Berdasarkan data nasional SNBP 2026, berikut 10 perguruan tinggi negeri dengan jumlah pendaftar terbanyak:
- Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
- Universitas Negeri Surabaya (UNESA)
- Universitas Padjadjaran (UNPAD)
- Universitas Diponegoro (UNDIP)|
- Universitas Negeri Semarang (UNNES)
- Universitas Brawijaya (UB)
- Universitas Sebelas Maret (UNS)
- Universitas Sumatera Utara (USU)
- Institut Pertanian Bogor (IPB)
- Universitas Indonesia (UI)
Menariknya, daftar ini menunjukkan dominasi kampus negeri dengan reputasi akademik kuat sekaligus daya tampung besar.
Artinya, calon mahasiswa kini tidak hanya mengejar nama besar, tetapi juga peluang studi yang relevan dengan masa depan karier.
Baca Juga: RI Kecam UU Hukuman Mati untuk Tahanan Palestina, Desak Israel Segera Cabut karena Langgar HAM
Kenapa SNBP Jadi Rebutan?
SNBP dikenal sebagai jalur seleksi berbasis prestasi akademik tanpa ujian tulis.
Nah, di sinilah letak tantangannya. Siswa harus memiliki rekam jejak nilai rapor konsisten serta prestasi pendukung.
Makanya, banyak siswa menganggap lolos SNBP sebagai prestasi tersendiri.
Rasanya seperti bonus dari kerja keras selama sekolah.
Eh, siapa sih yang nggak mau masuk PTN tanpa tes?
Selain itu, faktor strategi pemilihan kampus juga makin diperhitungkan.
Banyak siswa kini melakukan riset mendalam sebelum menentukan pilihan universitas.
Persaingan Masuk UNPAD Diprediksi Makin Ketat
Dengan posisi peringkat ketiga nasional, peluang masuk UNPAD melalui jalur seleksi berikutnya diperkirakan semakin kompetitif.
Jumlah peminat tinggi biasanya berbanding lurus dengan tingkat seleksi yang lebih ketat.
Namun di sisi lain, hal ini justru memperkuat reputasi kampus.
Semakin banyak peminat, semakin tinggi pula kualitas input mahasiswa yang diterima.
Para pakar pendidikan menilai tren ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi negeri di Indonesia, khususnya kampus-kampus regional yang kini mampu bersaing secara nasional bahkan global.
Momentum Kebangkitan Kampus Negeri
Fenomena SNBP 2026 juga mencerminkan perubahan preferensi generasi muda.
Jika dulu pilihan hanya berpusat pada kampus tertentu, kini distribusi minat semakin merata.
Kampus seperti UPI, UNESA, hingga UNPAD membuktikan bahwa kualitas pendidikan tinggi di Indonesia semakin kompetitif dan beragam.
Hmm, menarik ya. Persaingan boleh makin ketat, tapi peluang juga makin luas bagi siswa yang benar-benar siap.
Bagi calon mahasiswa, hasil ini bisa jadi referensi penting untuk menentukan strategi seleksi selanjutnya.
Satu yang pasti, perjalanan menuju bangku kuliah impian memang penuh perjuangan tapi justru di situlah serunya.***




