POJOKSATU.id, PANYABUNGAN-- Banyak beredar isu bahwa Dinas Kesehatan Madina (Dinkes Madina) ikut terlibat dugaan suap untuk memenangkan peserta ujian seleksi PPPK 2023 Kesehatan.
Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Madina, Rajab Husein Hasibuan meminta Polda Sumut (Poldasu) memeriksa Kadis Kesehatan Faisal Situmorang terkait seleksi PPPK 2023 ini.
Bau-bau dugaan suap dari seleksi PPPK 2023 bidang kesehatan juga terasa di kalangan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal.
Baca Juga: Tuntut Perbaikan Kesejahteraan Karyawan, Sekar Telkom Tolak Rencana Bisnis Infraco
Banyak beredar isu bahwa Dinkes Madina ikut melakukan dugaan suap untuk memenangkan peserta selekasi PPPK bidang kesehatan tahun 2023.
Ketua GMNI Madina, Rajab Husein Hasibuan mengatakan pada media, Rabu (17/01/2024) dari laporan pengurus ada beberapa oknum Kepala Puskesmas (Kapus) yang ikut sebagai dugaan calo untuk meluluskan mereka yang ikut seleksi.
"Dugaan percaloan di Dinkes dilaksanakan Kapus. Kapus yang menjadi jembatan ke Dinkes Madina," terang Rajab.
Baca Juga: Prabowo Usulkan Gaji Realistis untuk Pejabat Posisi Penting dan Pegang Uang
Rajab juga menambahkan temuan ini akan mereka tindaklanjuti, dan jika perlu mereka akan melakukan aksi demo ke Poldasu untuk menuntut Poldasu memeriksa Kadis Kesehatan Madina, dr Faisal Situmorang, atas dugan suap penerimaan seleksi PPPK Kesehatan 2023 di Kabupaten Mandailing Natal.
Skandal suap menimpa Kepala Dinas Pendidikan Mandailing Natal (Kadisdik Madina), Dollar Hafrianto Siregar (DHS) terkait seleksi penerimaan PPPK guru tahun 2023.
Poldasu sudah menetapkan tersangka bagi yang bersangkutan.***




