POJOKSATU.ID - Kabar baik juga datang dari dunia pendidikan di Provinsi Riau.

Sebanyak 12.000 siswa SMA sederajat dipastikan akan menerima bantuan seragam sekolah gratis.

Program ini dibiayai dari hasil pengumpulan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN).

Lalu itu, masyarakat Riau yang dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau.

Baca Juga: Gaji dan TPP ASN hingga PPPK Lingga Belum Cair hingga Pertengahan Januari 2026, Pelayanan Publik Tetap Jalan

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban orang tua.

Untuk keluarga kurang mampu, agar anak-anak mereka tetap bisa bersekolah tanpa terkendala biaya.

 

Bantuan Bukan Seragam, Tapi Uang Tunai

Berbeda dengan program seragam gratis pada umumnya, bantuan ini tidak diberikan dalam bentuk seragam fisik.

Setiap siswa akan menerima bantuan tunai sebesar Rp400.000 yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.

Baca Juga: THR PNS dan PPPK 2026 Dipastikan Ada, tapi Hati-Hati! Dua Kondisi Ini Bisa Menggugurkan Hak, Ini Penjelasannya

Dana tersebut bisa digunakan secara fleksibel, tidak hanya untuk membeli seragam sekolah.

Tetapi juga perlengkapan lain seperti sepatu, tas, atau kebutuhan sekolah pendukung lainnya.

Menurut Baznas Riau, skema transfer tunai dipilih agar lebih transparan dan sesuai dengan kebutuhan riil siswa di lapangan.

Sasar Siswa Kurang Mampu

Program bantuan ini, secara khusus menyasar siswa SMA sederajat dari keluarga kurang mampu di seluruh wilayah Provinsi Riau.

Tujuan utamanya, yakni memastikan tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena terbebani biaya awal masuk sekolah.

Dengan adanya bantuan ini, siswa diharapkan bisa lebih fokus belajar.

Baca Juga: Resmi Dilantik, 13.970 PPPK Paruh Waktu di Bima Diharapkan Dapat Tingkatkan Disiplin Kerja, Ini Lengkapnya

Nah tanpa harus memikirkan biaya perlengkapan sekolah yang sering menjadi kendala di awal tahun ajaran.

 

Dana Berasal dari Zakat ASN dan Masyarakat

Baznas Riau menjelaskan bahwa sumber dana program ini berasal dari zakat yang dikumpulkan dari ASN di lingkungan pemerintah daerah.

Serta itu dari zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat umum juga.

Baca Juga: Resmi Dilantik, 13.970 PPPK Paruh Waktu di Bima Diharapkan Dapat Tingkatkan Disiplin Kerja, Ini Lengkapnya

Pengelolaan zakat ini dilakukan secara terpusat oleh Baznas Riau dan disalurkan kembali dalam bentuk program-program sosial dan pendidikan yang tepat sasaran.

Program bantuan seragam gratis ini menjadi salah satu contoh pemanfaatan zakat yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 

Peran Zakat untuk Pendidikan

Bantuan ini, bagian dari upaya Baznas Riau bersama pemerintah daerah untuk memaksimalkan peran zakat produktif, khususnya di sektor pendidikan.

Selain meringankan beban biaya sekolah, program ini juga diharapkan bisa meningkatkan angka partisipasi pendidikan di tingkat SMA sederajat.

Nah terutama ya bagi meraka siswa yang dari keluarga prasejahtera.

Pemerintah daerah menilai, pendidikan tetap harus menjadi prioritas, dan zakat.

Nah ini juga dapat menjadi salah satu solusi nyata dalam mendukung akses pendidikan yang lebih merata.

 

Harapan ke Depan

Dengan adanya program ini, Baznas Riau berharap kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi terus meningkat.

Semakin besar dana zakat yang terkumpul, semakin luas pula manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga: Pemkab Batang Perpanjang SK Guru PPPK Tahun 2020, Kinerja Baik Bisa jadi Pertimbangan Utama

Nah contohnya, yakni di bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Program yang sama juga diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima di masa mendatang.

Demikian bantuan seragam gratis untuk 12.000 siswa SMA sederajat di Riau menjadi bukti nyata bahwa zakat ASN.

Artinya, masyarakat dapat memberikan dampak langsung bagi dunia pendidikan.

Baca Juga: ASN Wajib Tahu! Cara Cek dan Download NPWP Baru Berbasis NIK di Coretax DJP, Ini Lengkapnya

Dengan bantuan tunai Rp400.000 per siswa, program ini diharapkan mampu meringankan beban keluarga kurang mampu.

Lalu juga, dapat memastikan anak-anak Riau tetap melanjutkan sekolah.***