POJOKSATU.id - Game edukasi Wordwall adalah aplikasi berbasis web yang digunakan untuk membuat game edukasi. Aplikasi ini dapat digunakan untuk membuat media pembelajaran interaktif.
Seorang guru bernama Tif Azizah, S.Pd dari SD Negeri Jemur Wonosari I/147 Surabaya, menawarkan konsep penggunaan game edukasi Wordwall sebagai solusi mengatasi kejenuhan dalam pembelajaran anak di Sekolah Dasar (SD).
Game edukasi Wordwall dapat membantu siswa memahami materi pembelajaran online dan offline. Aplikasi ini juga dapat merangsang perkembangan daya pikir dan kepekaan peserta didik
Berikut adalah paparan yang disampaikan Tif Azizah dari SD Negeri Jemur, Wonosari Surabaya tentang game edukasi Wordwall sebagai salah satu cara penyampaian materi yang menarik dalam pembelajaran.
Salah satu kendala pada saat pembelajaran di kelas adalah siswa merasa jenuh dengan materi pelajaran.
Penyebabnya adalah cara penyampaian materi oleh guru yang kurang menarik dan waktu pembelajaran yang kurang tepat seperti pada jam rawan mulai anak-anak mengantuk.
Guru kreatif mestinya memiliki strategi dan cara untuk mengatasi permasalahan kejenuhan siswa di kelas, jangan sampai guru melihat siswanya mengantuk bahkan tertidur.
Seorang guru harus bisa membuat suasana kelas menjadi menyenangkan dengan menggunakan beberapa metode seperti pemberian stimulus, pemberian tugas dalam satu waktu hingga mengadakan kuis secara langsung di kelas untuk mengembalikan konsentrasi siswa.
Baca Juga: Penguasaan Core Skills Dianggap Perlu Masuk Sistem Pembelajaran
Guru juga dapat memberikan selingan permainan pada saat jam pelajaran, namun permainan yang digunakan hendaknya yang berkaitan dengan materi pelajaran.
1. Permainan Edukasi
- Pada dasarnya mengambil manfaat belajar dengan cara bermain game
- Tujuan pembelajaran didefinisikan dalam permainan
- Sebagai hiburan yang mengandung konten pembelajaran
Beberapa pihak menganggap game adalah sesuatu yang negatif karena dapat mengalihkan perhatian anak bahkan dapat membuat anak menjadi candu.
Hal tersebut karena elemen-elemen dalam game seperti desain, warna, objek, karakter dibuat penuh warna, menantang, dan menciptakan rasa penasaran.
Baca Juga: 10 Rekomendsi Aplikasi Pendidikan, Tepat untuk Membantu Proses Pembelajaran Anak
Selain itu sebagian besar game dibuat dengan level level, hal ini juga menggiring pemainnya untuk terus melanjutkan pada level di atasnya.
Mengetahui karakteristik/elemen game yang disebutkan di atas, munculah ide untuk mengubah stigma game yang semula negatif menjadi positif dengan membuat game edukasi.
Ada banyak sekali aplikasi-aplikasi yang menyediakan platform dalam membuat game edukasi.
Setiap aplikasi menawarkan fitur dan tingkat kesulitan yang berbeda-beda dalam pembuatannya.
Berikut adalah tips memilih aplikasi untuk membuat game edukasi :
1. Tentukan jenis game edukasi yang akan dibuat apakah game edukasi yang akan dimainkan secara online atau offline
2. Pilih aplikasi pembuat game edukasi yang gratis atau yang menyediakan fitur trial, namun jika menginginkan fitur yang berbayar maka bisa berlangganan
3. Pilihlah aplikasi pembuat game edukasi yang memiliki fitur sesuai kebutuhan
4. Pilih aplikasi pembuat game edukasi yang fiturnya mudah untuk dipelajari dan dipahami
5. Mudah diakses
Pemilihan aplikasi tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dari game yang akan dibuat.
Baca Juga: Bagaimana Pembelajaran Mesin Digunakan Pada Platform Media Sosial?
Sebagian besar platform game edukasi berbasis online atau siswa harus terhubung dengan internet saat ingin memainkan game tersebut.
Terdapat 33 jenis game yang tersedia di Wordwall, masing-masing jenis memiliki template yang memudahkan dalam pembuatan game edukasi.
Pada proses pembuatannya, guru tinggal memilih template dan memasukkan pertanyaan atau soal yang akan dijadikan tantangan dalam game tersebut.
Aplikasi Wordwall dapat digunakan secara gratis namun versi gratis ini memiliki beberapa batasan seperti hanya bisa membuat 5 game pada akun gratis dan hanya bisa menggunakan 18 template yang disediakan, jika sudah melebihi 5 game maka diarahkan oleh Wordwall untuk menaikkan level akun dari basic (gratis) ke standar maupun pro.
Baca Juga: Unhas dan Telkomsel Sepakat Kerjasama Pengembangan Digitalisasi Pembelajaran
Sebelum menggunakan Wordwall guru harus melakukan pendaftaran akun.
Guru dapat mendaftarkan email belajar.id, gmail, atau email lain yang masih aktif.
Penerapan Wordwall dalam Pembelajaran
Banyak fitur yang dapat Bapak/Ibu gunakan dalam aplikasi ini. Selain itu, penerapannya juga sangat mudah digunakan.
Berikut merupakan tahapan memanfaatkan aplikasi ini.
- Buatlah akun terlebih dahulu melalui laman https://wordwall.net/id
- Masukkan nama, email, kata sandi, dan informasi lainnya.
- Pilihlah menu “Buat Aktivitas atau Create Activity”
- Lalu pilihlah salah satu template aktivitas yang disediakan.
Inovasi pembelajaran kali ini kami coba terapkan pada mata pelajaran IPAS Materi perubahan bentuk energi kelas IV semester I, bisa diterapkan saat pengerjaan soal evaluasi formatif mandiri dengan harapan agar anak-anak lebih mudah memahami konsep dengan metode TPACK berbasis aplikasi Wordwall.
Dengan memvariasikan metode dan gaya ajar, peserta didik menjadi tidak jenuh selama pembelajaran.
Penggunaan aplikasi seperti Wordwall membuka ruang bagi siswa untuk berkreativitas dan berinovasi selama pembelajaran berlangsung.
Selain itu, tampilan pembelajaran yang sedap dipandang akan meningkatkan wibawa dan kepercayaan tenaga pendidik di dalam kelas. Salah satu upaya mewujudkan pembelajaran yang menyenangkan seperti di atas adalah dengan memanfaatkan fitur-fitur di Wordwall sebagai game edukasi. *** Tif Azizah




