POJOKSATU.id - Suasana Institut Kesenian Jakarta (IKJ) terasa berbeda. Riuh langkah para pelajar dari berbagai provinsi memenuhi kampus seni itu, sejak dimulainya Festival Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2025.

Sebanyak 855 peserta dari 38 provinsi—termasuk beberapa Sekolah Indonesia di Luar Negeri— unjuk kreativitas di FLS3N 2025 yang digelar sejak 17 - 23 November 2025.

Rektor IKJ Syamsul Maarif menegaskan, menjadi tuan rumah FLS3N bukan sekadar tugas seremoni.

"Ini momentum penting yang menandai sejarah IKJ sebagai tuan rumah 15 ajang lomba seni dan sastra sekaligus," ungkap Rektor.

Baca Juga: Dulu Diejek Medok, Kini Jokowi Pidato Inggris Lancar di Forum Dunia, Netizen Auto Diam?

Menurutnya, menjadi tuan rumah bukanlah tugas biasa.

Ini komitmen nyata IKJ dalam mendukung kebudayaan sekaligus bagian dari langkah menuju 500 tahun Jakarta sebagai Kota Global dan Kebudayaan pada 2027.

15 Kategori Lomba, Ruang Besar untuk Kreativitas Anak Bangsa

Di bawah tema “Ekspresi Seni Inspirasi Negeri”, FLS3N 2025 menghadirkan kompetisi seni paling lengkap di tingkat pelajar.

Ada 15 kategori mulai dari Baca Puisi, Cipta Lagu, Cipta Puisi, Desain Poster, Fotografi, Solo Gitar, Menyanyi Solo, Jurnalistik, Kriya, Komik Digital, Cerpen, Monolog, Tari Kreasi, Film Pendek, hingga Kreativitas Musik Tradisional.

Menurut Syamsul, ajang ini bukan kumpulan lomba biasa. Seleksi peserta sudah berlangsung sejak kabupaten hingga provinsi, sehingga semua yang hadir merupakan pelajar terbaik dari daerah masing-masing.

Baca Juga: AKBP Basuki Punya Satu Istri Sah, Satu Selingkuhan dan Satu Anak, Hartanya Ternyata Cuma Rp 94 Juta

Ia menambahkan, Keberagaman ekspresi seni dari menyanyi solo, film pendek, monolog hingga tari kreasi akan menginspirasi sekaligus mengingatkan kita pada keindahan dan kekayaan budaya Indonesia.

Ia juga menyoroti pentingnya pembentukan karakter, selaras dengan tema pendamping “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang mendorong disiplin, kebiasaan baik, dan kolaborasi sebagai pondasi menuju Generasi Emas 2045.

Seni sebagai Penguat Kebhinekaan dan Karakter

Dari sisi penyelenggara nasional, Kepala Bidang Pengembangan Talenta Puspresnas Kemendikdasmen RI, Retno Juni Rochmaningsih, mengingatkan bahwa seni dan bahasa punya kekuatan besar dalam mengekspresikan kehidupan masyarakat.

Baca Juga: Pemkot Mataram Menemukan Ratusan Honorer Bodong, Sekda Ungkap Ada Titipan Pejabat Hingga Ordal

Menurutnya, FLS3N bukan hanya ruang berkompetisi, namun juga bagian dari pembangunan karakter bangsa melalui karya seni.

Tema Ekspresi Seni Inspirasi Negeri menegaskan bahwa setiap karya seni bahasa mampu mengekspresikan masyarakat, menguatkan kebhinekaan, serta menjadi bagian dari pembangunan karakter bangsa yang berbudaya dan berprestasi.

DKI Jakarta Bangga Jadi Tuan Rumah

Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Puspla Dirdjaja, menyambut antusias penyelenggaraan FLS3N di ibu kota.

Menurutnya, ajang ini menjadi ruang yang penting untuk meninjau sekaligus mengembangkan potensi seni-budaya pelajar.

Baca Juga: Gemini 3 Dirilis Diam-Diam, Bukan Sekadar Chatbot, Google Pamer Lompatan Era Agen Cerdas

Ia juga menyinggung visi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, terkait komitmen Jakarta sebagai kota global yang tetap berbudaya—sejalan dengan semangat FLS3N 2025.

Di tengah hiruk pikuk kompetisi, FLS3N 2025 terasa seperti perayaan besar atas ragam seni budaya Indonesia.

Ada semangat yang sama-sama dibawa ratusan peserta: berkarya, berani tampil, dan memberi inspirasi. ***