POJOKSATU.id — Festival Handai Indonesia (FHI) 2025 kembali hadir dengan semangat mempertemukan para warga negara asing yang mencintai bahasa dan budaya Indonesia.
Tahun ini, selain menjadi ajang bergengsi untuk unjuk kebolehan, FHI juga menghadirkan lomba-lomba dengan kriteria khusus yang wajib dipatuhi peserta.
1. Lomba Bercerita
Peserta wajib membawakan cerita rakyat Indonesia dari salah satu provinsi yang telah ditentukan. Cerita ditujukan untuk anak-anak usia sekolah dasar, dibawakan tanpa membaca naskah, dan boleh ditambah suara latar.
Baca Juga: Niat Banget! KPK Temukan 4 HP di Plafon Rumah Dinas Noel yang Disembunyikan
Video berdurasi 4–7 menit, serta menampilkan informasi lengkap berupa nama, negara asal, judul cerita, hingga daerah asal cerita.
2. Lomba Bernyanyi
Kategori ini mengharuskan peserta menyanyikan dua lagu: satu lagu wajib berjudul “Tanah Airku” ciptaan Ibu Soed (Saridjah Niung), serta satu lagu pilihan dari daftar yang telah ditentukan panitia.
Penampilan bisa dengan atau tanpa musik pengiring, namun dilarang memakai aplikasi pengubah suara. Video berdurasi maksimal 10 menit dan diambil dengan bidikan statis.
Baca Juga: Info GTK Valid Jadi Syarat Utama Pencairan TPG Triwulan 3? Begini Aturan Resmi dari Kemendikdasmen!
3. Lomba Berpidato
Tema pidato yang ditetapkan tahun ini adalah “Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Peserta harus menyusun pidato dengan struktur lengkap—pendahuluan, isi, dan penutup—tanpa membaca naskah.
Pidato dibawakan dalam posisi berdiri dengan busana formal, berdurasi 4–7 menit, serta menampilkan identitas lengkap di awal video.
4. Lomba Berpantun
Peserta diminta menyajikan delapan pantun dengan urutan: salam pembuka, perkenalan diri, lima bait isi, lalu penutup. Pantun harus berima, ditampilkan dalam video berdurasi maksimal 5 menit. Identitas peserta beserta tema pantun juga wajib dicantumkan di awal.
5. Lomba Berpuisi
Dalam kategori ini, peserta wajib membacakan dua puisi: satu puisi wajib berjudul “Kupu-kupu di Dalam Buku” karya Taufiq Ismail, dan satu puisi pilihan dari daftar yang disediakan panitia.
Puisi dibacakan penuh penghayatan, secara berurutan, dengan durasi maksimal 10 menit. Video harus jelas menampilkan peserta beserta informasi lengkap mengenai judul dan penyair puisi.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
Semua karya akan dinilai berdasarkan isi, kebahasaan, performa, dan penyajian video. Aturan ini menjadi standar penting yang wajib diperhatikan agar peserta bisa melangkah menuju penghargaan bergengsi FHI 2025.***




