POJOKSATU.id - Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) secara resmi mengumumkan pembukaan Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial atau Artificial Intelligence (AI).
Program studi baru UI ini akan mulai menerima mahasiswa pada Tahun Akademik 2026/2027.
Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Universitas Indonesia, @univ_indonesia.
Kehadiran Prodi Sarjana AI ini menjadi langkah strategis UI dalam merespons pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan, baik di tingkat nasional maupun global.
Program ini dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial, tetapi juga memiliki kemampuan merancang, mengembangkan, dan mengimplementasikan sistem AI secara mandiri sesuai kebutuhan industri dan masyarakat.
Baca Juga: Proses Validasi Info GTK Bertanggal 2026 01 01, Guru Sambut Harapan TPG Cair Bulanan
Fasilkom UI menegaskan bahwa pembukaan prodi ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menyiapkan talenta unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Lulusan Fasilkom UI juga diharapkan memperkuat peran Indonesia dalam pengembangan teknologi berbasis kecerdasan artifisial.
Tujuan Program Studi
Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial UI memiliki sejumlah tujuan utama, antara lain:
- Menghasilkan lulusan dengan penguasaan kuat dalam pemodelan dan rekayasa sistem kecerdasan artifisial.
- Membekali mahasiswa kemampuan merancang solusi AI yang berorientasi pada manusia atau human-centric AI.
- Menanamkan pemahaman tentang etika, tanggung jawab sosial, serta dampak penggunaan AI bagi masyarakat.
- Menyiapkan lulusan yang siap berkontribusi di sektor industri, pemerintahan, dan riset.
- Mencetak sumber daya manusia berdaya saing global dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Baca Juga: Unduh Pedoman Uji Kompetensi Keahlian SMK Tahun 2026, Ini Panduan Lengkapnya
Kurikulum Berstandar Nasional dan Global
Kurikulum Program Studi Sarjana AI UI disusun dengan mengacu pada standar nasional dan internasional.
Penyusunannya juga diperkaya melalui kolaborasi dengan industri, pemerintah, serta lembaga riset agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Materi pembelajaran yang akan diterima mahasiswa meliputi:
- Mata kuliah inti kecerdasan artifisial, seperti AI Product Design, Generative AI, dan Reinforcement Learning.
- Pembelajaran khusus terkait etika dan tata kelola teknologi melalui mata kuliah AI Ethics.
- Penguasaan sistem cerdas, basis data AI, serta rekayasa sistem kecerdasan artifisial.
- Penguatan dasar keilmuan di bidang matematika, algoritma, dan pemrograman.
- Pembelajaran berbasis proyek dan studi kasus untuk mengasah kemampuan analisis serta pemecahan masalah.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan etika dalam mengembangkan teknologi kecerdasan artifisial.
Baca Juga: TPG ASN 2026 Setara 1 Kali Gaji, Berapa Tunjangan Guru PPPK Paruh Waktu?
Prospek Lulusan dan Peluang Karier
Lulusan Program Studi Sarjana Kecerdasan Artifisial UI diproyeksikan memiliki peluang karier yang luas.
Mereka dapat berkiprah sebagai AI Engineer, Machine Learning Engineer, Data Scientist, AI System Architect, konsultan teknologi, hingga peneliti di bidang kecerdasan artifisial.
Selain itu, lulusan juga memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dan doktoral, baik di dalam maupun luar negeri.
Kehadiran Prodi Sarjana Kecerdasan Artifisial UI diharapkan menjadi pionir dalam melahirkan generasi emas Indonesia yang siap menghadapi revolusi industri berbasis teknologi. ***




