POJOKSATU.id - Kabar kurang menyenangkan datang dari persiapan perhelatan Piala ASEAN Football Federation (AFF) U19 2026 di Sumatera Utara (Sumut). Pasalnya, Stadion Teladan tereleminasi dari daftar venue tanding turnamen tersebut.

Untuk saat ini, Piala AFF U19 dipastikan hanya menggunakan dua venue pertandingan, yakni Stadion Utama Sumatera Utara dan Stadion Madya Atletik.

Stadion Teladan Medan sempat masuk dalam daftar venue Piala AFF U19. Namun dari perkembangan terakhir, berbagai fasilitas pendukung berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan penonton belum rampung 100 persen.

Baca Juga: SATRIA Genap 18 Tahun, Pengurus Karawang Siap Kawal Pemerintahan Prabowo

Gubernur Sumut Muhammad Bobby Nasution mengatakan, untuk kondisi lapangan Stadion Teladan dinyatakan layak untuk laga. Namun, tidak sejalan dengan fasilitas lainnya.

"Kalau lapangan sudah oke, tetapi infrastruktur pendukung seperti toilet, akses, dan pendukung lainnya belum. Ini terkait masalah keamanan untuk penonton, bukan masalah lapangan," ujar Bobby Nasution usai meninjau Stadion Teladan Medan, Sabtu, 30 Mei 2026.

Bobby mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut mendukung penuh keputusan PSSI terkait penggunaan venue dalam ajang internasional tersebut, terutama yang berkaitan dengan aspek keselamatan penonton.

"Kami tentu mendukung penuh keputusan PSSI, apalagi ini terkait safety penonton," katanya.

Baca Juga: Beban Mengajar Merah di Info GTK? Ini Penyebab dan Solusi Agar SKTP Segera Terbit

Dia mengatakan, pemerintah daerah ditugaskan dan diberi tanggung jawab untuk menyiapkan lapangan dan fasilitas untuk Piala AFF U19. Namun, setelah penilaian dianggap belum layak.

"Yang menilai bukan kami, kami oke dan siap, tapi yang nilai PSSI dan AFF," ungkapnya.

Tak hanya itu, lokasi tempat latihan yang disiapkan untuk tim dari negara lain juga batal dipakai. Diantaranya, Lapangam Cadika dan Kebun Bunga.

"Tempat latihan, yang harusnya ada Kebun Bunga dan Cadika, ternyata sampai hari ini enggak bisa dipakai juga, karena masih ada dilakukan kegiatan Pemko Medan di sana," tuturnya.

Baca Juga: Hasil Semifinal Singapore Open 2026: Alwi Farhan Gugur, Fajar/Fikri Melaju ke Final

Bobby mengatakan, pihaknya menerima apapun keputusan dari PSSI terkait Stadion Teladan. Termasuk, jika nantinya Teladan hanya dijadikan tempat latihan tim bukan laga tanding.

"Opsi pertama tempat latihan, untuk menjaga nama baik kita juga," ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Asprov PSSI Sumut, Arya Sinulingga, mengungkapkan hingga saat ini masih terdapat dua opsi pemanfaatan Stadion Teladan untuk Piala AFF U19.

Opsi pertama adalah menjadikan stadion tersebut sebagai lokasi latihan tim peserta. Sedangkan opsi kedua, stadion dapat digunakan sebagai venue pertandingan dengan skema tanpa penonton.

"Sampai hari ini keputusannya belum ada. Ada dua opsi, serendah-rendahnya menjadi tempat latihan dan yang kedua untuk pertandingan tetapi tanpa penonton. Mungkin ada empat pertandingan," sebutnya.

Baca Juga: 23 Ide Kado Wisuda yang Berkesan, Bermanfaat dan Dijamin Bikin Penerimanya Bahagia

 

Sementara itu, kabar terancam batalnya Stadion Teladan jadi venue tanding AFF U19 kemudian dikaitkan dengan video konten komunitas lari di rumput lapangan Stadion Teladan.

Komunitas lari itu bernama BanBan Running Club, yang kemudian menghapus video setelah panen hujatan.

Banyak yang menyayangkan adanya aktivitas tersebut, mengingat Stadion Teladan baru akan resmi dipakai untuk keperluan AFF U19.

Baca Juga: 5 Penyebab Info GTK Tidak Valid sehingga SKTP Tidak Terbit, Guru Wajib Segera Cek Dapodik

Belakangan, BanBan Running Club mengklarifikasi di akun Instagram mereka, 29 Mei 2026.

Bahwa, mereka bukan tetiba masuk ke Stadion Teladan, melainkan diundang panitia penyelenggara Piala AFF U19 2026 untuk membuat konten promosi.

Mereka meminta maaf dan menyertakan bukti chat dengan salah satu panitia. Dimana, mereka diberikan full akses untuk masuk dan membuat konten di Stadion Teladan, termasuk di lapangan rumput.

"Pada awalnya kami diundang oleh pihak Panitia Penyelenggara Piala AFF U19 pada 16 Mei 2026 untuk mempromosikan dan menggaungkan Stadion Teladan," jelas BanBan.

Baca Juga: SKTP Sudah Terbit Tapi TPG Belum Cair? Ini Penyebab Dana Belum Masuk Rekening Guru

Kemudian, 26 Mei 2026, Banban Running Club melakukan survei ke Stadion Teladan atas undangan panitia dan hanya didampingi oleh security pengelola stadion tanpa didampingi panitia dan tidak diberi arahan atau panduan.

"Selanjutnya, pada 27 Mei, pihak komunitas BanBan Running Club melakukan aktivitas promosi sebagaimana video yang telah banyak beredar," sambung dalam klarifikasi itu.

Oleh karena itu, BanBan meminta maaf dan memastikan tidak menerima bayaran dan juga tidak membayar apapun kepada pihak manapun dalam kegiatan promosi Stadion Teladan.

"Ke depannya, kami akan lebih berhati-hati dan lebih berkoordiasi terhadap seluruh pihak yang akan melakukan kolaborasi dengan BanBan Running Club," demikian klarifikasi komunitas lari itu.

Baca Juga: 10 Universitas Terbaik di Surabaya Versi EduRank, Kampus Favorit Calon Mahasiswa

Seperti diakui, Piala AFF U19 akan resmi dibuka pada Senin, 1 Juni 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara.

Laga pembuka dijadwalkan berlangsung pukul 16.00 WIB, kemudian dilanjutkan pertandingan Indonesia versus Timor Leste pada pukul 20.00 WIB. ***