POJOKSATU.id, BURUNG flamingo adalah salah satu burung yang paling mudah dikenali berkat warna bulunya yang merah muda hingga oranye cerah.

Warna ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memiliki alasan ilmiah yang kuat di baliknya.

Flamingo tidak dilahirkan dengan warna pink. Bayi flamingo yang baru menetas biasanya memiliki bulu berwarna abu-abu atau putih.

Warna pink yang mencolok baru berkembang setelah mereka mengonsumsi makanan tertentu yang mengandung pigmen alami bernama karotenoid.

Baca Juga: Gaji Guru dan Dosen Masih Rendah, Sri Mulyani Usulkan Partisipasi Publik

Karotenoid adalah senyawa yang ditemukan di banyak organisme, seperti alga, ganggang, dan udang yang menjadi makanan utama flamingo.

Ketika flamingo memakan makanan ini, tubuh mereka mengubah karotenoid menjadi pigmen merah muda yang kemudian disimpan di bulu, kulit, dan paruhnya.

Proses ini terjadi di hati melalui metabolisme khusus yang memungkinkan pigmen tersebut menempel pada bagian tubuh tertentu.

Baca Juga: FAKTA BAHASA: Basa-Basi, Akronim Populer yang Menjadi Bagian Etika dalam Komunikasi Sehari-hari

Menariknya, warna pink pada flamingo juga bisa menjadi indikator kesehatan dan kualitas diet mereka.
Semakin kaya karotenoid dalam makanannyya, semakin cerah warna pink yang muncul. Sebaliknya, jika flamingo kekurangan asupan pigmen ini, warna bulunya bisa memudar menjadi putih atau abu-abu.

Oleh karena itu, warna bulu flamingo tidak hanya memperindah penampilan, tetapi juga mencerminkan kondisi lingkungan dan kesehatan mereka secara keseluruhan.

Baca Juga: Sri Mulyani Pastikan Anggaran Sekolah Rakyat 2026 Naik, Ini Penyebabnya

Selain fungsi estettika dan biologis, warna pink flamingo memiliki peran sosial.

Dalam kawanan flamingo, warna bulu yang cerah sering digunakan untuk menarik perhatian pasangan saat musim kawin.

Burung dengan warna bulu paling cerah biasanya lebih menarik bagi pasangan potensial dan dianggap lebih sehat, sehingga memiliki peluang lebih besar untuk berkembang biak.

Perubahan warna flamingo dari abu-abu muda ke merah muda biasanya memakan waktu sekitar dua sampai tiga tahun.

Baca Juga: Apa Arti Mendalam di Balik Lambang Tunas Kelapa Pramuka? Filosofi dan Nilai yang Harus Kamu Tahu

Masa ini diperlukan untuk mengumpulkan pigmen karotenoid cukup banyak dari makanannya agar warna pink dapat terlihat jelas.

Proses ini juga menandai tahap kematangan dan kesiapan mereka dalam kehidupan sosial dan reproduksi.

Habitat flamingo yang menyediakan makanan kaya karotenoid seperti danau air asin, laguna, dan rawa sangat penting untuk menjaga warna dan kesehatan mereka.

Baca Juga: 5 Contoh Doa Upacara Hari Pramuka 14 Agustus 2025, Bikin Upacara Makin Khidmat

Kerusakan habitat atau perubahan ekosistem yang mengurangi ketersediaan makanan ini dapat berdampak negatif pada warna dan populasi flamingo.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Dengan pemahaman ilmiah ini, kita diajak untuk lebih menjaga lingkungan dan habitat flamingo agar mereka tetap eksis dengan warna yang menawan dan tetap menjadi bagian penting dari keanekaragaman hayati dunia. ***