POJOKSATU.id – Kabar pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan IV (TW 4) kembali membuat ramai lini masa para guru di berbagai media sosial.
Di tengah munculnya perdebatan, klarifikasi, bahkan tudingan hoax di beberapa grup guru, satu fakta kini terkonfirmasi: TW 4 memang dicairkan lebih cepat dari jadwal normal tetapi baru untuk guru Non ASN.
Informasi ini bukan sekadar rumor yang dilemparkan tanpa dasar.
Sudah banyak guru Non ASN dari beberapa daerah melaporkan klenting TW 4, terutama bagi mereka yang menggunakan bank tertentu seperti BJB, Mandiri, BNI, hingga Tabungan Mandiri.
Baca Juga: Pengen Foto Ala Salju? Begini Promptnya di Gemini AI Gratis dan Super Mudah
Sementara itu, guru ASN justru belum menerima pergerakan apa pun hingga berita ini dibuat.
Fenomena ini membuat banyak guru bertanya-tanya: Mengapa TW 4 Non ASN sudah cair, sementara ASN belum tersentuh? Apa penyebab perbedaan ritme pencairan tahun ini?
Artikel ini mengulas lengkap konteks di balik perbedaan tersebut.
Fakta! TW 4 Non ASN Sudah Cair di Beberapa Daerah
Dalam beberapa grup Facebook seperti Informasi Sertifikasi Guru, Info Honorer, dan INFO GTK Nasional, banyak laporan real-time dari guru Non ASN yang menyebutkan bahwa TW 4 telah masuk rekening mereka.
Laporan itu muncul dari berbagai wilayah, seperti:
– Jawa Timur (Pamekasan, Sumenep, Probolinggo)
– Jawa Barat (Garut, Tasikmalaya)
– Sumatera Utara
– Sulawesi Selatan
– dan beberapa daerah di Jawa Tengah
Pola yang tampak adalah:
1. Non ASN yang menggunakan bank tertentu lebih dulu menerima klenting
2. Gelombang pencairan dimulai sore – malam hari
3. Tidak semua bank bergerak bersamaan
Para guru yang menerima TW 4 menegaskan bahwa bukan hanya satu atau dua laporan, melainkan sudah banyak yang mengonfirmasi nominal TPG telah masuk.
Mengapa Hanya Non ASN yang Sudah Cair?
Perbedaan pencairan antara Non ASN dan ASN memang bukan hal baru.
Baca Juga: Pengusaha Karawang Rugi Miliaran Rupiah, Nama Wagub Jabar Ikut Terseret
Namun pada TW 4 tahun ini, rentangnya terlihat lebih mencolok. Ada beberapa faktor yang menjadi alasan:
1. Sistem Penjadwalan Berbeda
Di beberapa daerah, Non ASN sering masuk gelombang awal pencairan karena pendataannya lebih cepat diverifikasi.
Sementara ASN biasanya menunggu beberapa konfirmasi tambahan terkait:
– status kepegawaian,
– SK pembagian tugas,
– dan proses pemenuhan mekanisme sistem di daerah.
2. Perbedaan Bank Penyalur
Non ASN yang menggunakan bank tertentu, terutama bank daerah, sering menerima klenting lebih cepat karena sistem pencairannya lebih sederhana.
Baca Juga: Program Power Hero PLN Tawarkan Diskon 50 Persen Tambah Daya
Sementara ASN yang lebih banyak menggunakan bank nasional sering berada di gelombang kedua.
3. Kebijakan Daerah
Setiap pemerintah daerah memiliki ritme pencairan yang berbeda.
Ada daerah yang mendahulukan Non ASN untuk menghindari penumpukan dana pada akhir tahun.
Ada juga daerah yang menunggu verifikasi akhir untuk ASN sebelum melepaskan pencairan secara massal.
4. TW 4 Memang Dijalankan Lebih Awal
Jika tahun-tahun sebelumnya TW 4 sering cair menjelang awal Desember, tahun ini tanda-tanda pergerakan sudah muncul sejak pertengahan November.
Namun gelombang pertama itu memang baru menyentuh Non ASN.
Respons Guru ASN Antara Lega, Bingung, dan Bertanya-Tanya
Dengan masifnya laporan pencairan TW 4 Non ASN, guru ASN mulai mempertanyakan:
– Apakah ada perubahan sistem tahun ini?
– Mengapa Non ASN menerima duluan?
Baca Juga: Prabowo Siapkan Aturan Baru, Semua Becak di Indonesia Wajib Pakai Motor Listrik
– Apakah akan ada keterlambatan untuk ASN?
– Apakah anggaran TW 4 sudah turun sebagian?
Sebagian guru ASN mengaku senang melihat rekan Non ASN sudah menerima haknya.
Namun tidak sedikit yang mulai khawatir karena hingga kini:
– mutasi rekening masih kosong,
Baca Juga: SKTP 28 Oktober Berbuah Manis, Guru SMP Non ASN Deli Serdang Laporkan TPG TW 3 Cair!
– Info GTK belum menunjukkan tanda pencairan,
– dan tidak ada notifikasi dari bank penyalur.
Kecemasan ini wajar, mengingat TW 4 adalah triwulan yang paling ditunggu menjelang akhir tahun.
Fenomena “Posting Dilarang” di Grup Guru
Saking ramainya laporan Non ASN yang sudah cair, beberapa guru ASN merasa risih dan menganggap postingan itu “pamer”.
Bahkan sempat terjadi percekcokan kecil antar-guru karena adanya anggapan bahwa status menunggu TW 4 dianggap menyakiti perasaan guru yang TW 3 saja belum cair.
Namun pada dasarnya:
Informasi pencairan adalah informasi publik, bukan provokasi.
Baca Juga: 7 Kesalahan Pakai Sunscreen yang Bikin Kulit Tetap Belang!
Dan kenyataannya memang:
– TW 4 benar-benar sudah cair untuk Non ASN
– TW 3 belum cair untuk sebagian guru lain
– ASN belum muncul tanda-tanda TW 4
Baca Juga: Hati-Hati! Honorer Tidak Akan Dibayar Jika Data Tidak Masuk Dapodik, Ini Aturan Resminya!
Justru postingan seperti ini membantu guru-guru dari daerah lain memantau ritme nasional.
Apa Makna dari Pencairan Non ASN Gelombang Pertama Ini?
Beberapa hal penting dapat disimpulkan:
1. Dana TW 4 Sudah Turun dari Pusat
Jika Non ASN sudah cair, berarti alokasi TPG TW 4 untuk daerah sudah mulai mengalir.
2. ASN kemungkinan menyusul dalam 1–3 gelombang berikutnya
Dengan pola tahun-tahun sebelumnya, setiap gelombang pencairan dipisahkan berdasarkan:
– jenis bank,
– daerah,
– dan status kepegawaian.
Baca Juga: Program Power Hero PLN Tawarkan Diskon 50 Persen Tambah Daya
3. TW 4 kemungkinan rampung sebelum awal Desember
Tahun lalu TW 4 sempat telat, namun tahun ini perbedaannya cukup signifikan.
4. Perbedaan ritme bukan salah guru
Guru sering menjadi sasaran kemarahan ketika ada perbedaan pencairan. Padahal kendalanya berada pada sistem, bukan individu.
Sehingga kalimat “Tanyakan pada pemerintah mengapa beda-beda pencairannya” menjadi sangat relevan.
TW 4 Sudah Cair, Tapi Baru Non ASN yang Merasakan
Ringkasnya:
1. TW 4 benar-benar dicairkan lebih cepat daripada tahun-tahun sebelumnya.
2. Guru Non ASN telah menerima klenting di banyak daerah.
3. Guru ASN masih menunggu giliran.
4. Perbedaan ini bukan kesalahan guru, melainkan ritme sistem pencairan yang tidak serentak.
5. Postingan laporan bukan provokasi, melainkan informasi real-time.
Dengan kabar ini, guru ASN diharapkan dapat tetap memantau rekening, terutama pada sore hingga malam hari, waktu yang sering menjadi puncak pencairan TPG.***




