POJOKSATU.id, DALAM dunia bahasa, terdapat fenomena menarik yang disebut palindrom. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu palin yang berarti “lagi” atau “kembali” dan dromos yang berarti “berlari”.

Secara sederhana, palindrom adalah kata, rangkaian kata, atau bahkan angka yang tetap sama terbaca meskipun dibaca dari depan atau belakang.

Fenomena linguistik ini tidak hanya memikat pecinta bahasa, tetapi juga sering dimanfaatkan dalam permainan kata, teka-teki, hingga karya sastra.

Baca Juga: Damkar DKI Buka Lowongan untuk Petugas Lapangan, Cek Syaratnya Disini, Cepetan!

Palindrom dapat ditemukan dalam banyak bahasa di dunia, termasuk bahasa Indonesia. Bentuknya pun beragam, mulai dari kata tunggal, frase, kalimat, hingga deret angka.

Karena memiliki sifat simetris, palindrom dianggap unik dan mudah ingat. Apalagi di era digital, palindrom juga sering digunakan dalam pembuatan username, kode, dan identitas kreatif lainnya.

Asal Kata Palindrom

Secara etimologis, istilah palindrom berasal dari bahasa Yunani kuno. Gabungan katta palin (lagi/kembali) dan dromos (berlari) mencerminkan ide “kembali ke awal”.

Baca Juga: Kapan PKH dan BPNT Tahap 3 Cair, Ini Ketentuan Resminya dari Pemerintahan Prabowo Gibran

Artinya, susunan huruf atau angka pada palindrom akan kembali ke bentuk semula jika dibaca dari arah sebaliknya.

Jenis dan Contoh Palindrom

Dalam bahasa Indonesia, palindrom bisa menyatukan menjadi tiga bentuk utama:

Kata tunggal–Contohnya: kodok, radar, taat, malam, level.

Frasa–Contohnya: “kasur ini rusak”, “Ibu Ratna antar ubi”.

Angka–Contohnya: 1221, 2002.

Baca Juga: Mabes Polri Hentikan Penyidikan Kasus Dahlan Iskan di Polda Jatim, Tidak Ada Pidana

Berikut beberapa contoh palindrom lainnya:

1. katak

2. alat pemutar

3. rotator

4. makam

5. kapak

6. ada

7. kasur Nababan rusak

8. kami simak

9. 1221

Tanggal 10. 21-02-2012

Baca Juga: RESMI: Program Padat Karya dan Tenaga Kerja Mandiri Lanjutan dari Kemenaker Bebas Biaya!

Manfaat Memahami Palindrom

Mempelajari palindrom tidak hanya memberikan kesenangan linguistik, tetapi juga melatih kemampuan otak untuk mengenali pola, meningkatkan konsentrasi, dan mempertajam daya ingat.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Dalam dunia pendidikan, palindrom sering dijadikan bahan permainan kata yang kreatif, sedangkan di dunia sastra, ia menjadi alat stilistika untuk memperindah karya tulis. ***