POJOKSATU.id, DALAM penggunaan Bahasa Indonesia sehari-hari, tak jarang kita menemukan kata-kata yang sering salah tulis.

Kesalahan penulisan kata ini bisa terjadi karena pengaruh pengucapan, kebiasaan, atau ketidaktahuan terhadap kata yang benar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Agar komunikasi tertulis kamu makin tepat dan profesional, penting untuk mengetahui kata-kata yang sering keliru penulisannya.
Baca Juga: PKKMB UNAIR 2025 Resmi Ditutup, Rektor Ajak Mahasiswa Baru Tumbuhkan Jiwa Ksatria Airlangga

Berikut adalah beberapa kata yang sering salah tulis beserta penulisan yang benar:

1. Aktifitas --> Aktivitas
2. Analisa --> Analisis
3. Apotik --> Apotek
4. Atlit --> Atlet
5. Blanko --> Blangko
6. Cendikiawan --> Cendekiawan
7. Dekrit --> Dekret
8. Detil --> Detail
9. Diagnosa --> Diagnosis
10. Efektifitas --> Efektivitas

Baca Juga: Kenapa Tri Satya Pramuka Jadi Janji Paling Penting? Simak Penjelasannya!

11. Ex --> Eks
12. Extra --> Ekstra
13. Faksimili --> Faksimile
14. Formil --> Formal
15. Frekwensi --> Frekuensi
16. Geladi --> Gladi
17. Gledek --> Geledek
18. Hakekat --> Hakikat
19. Himbau --> Imbau
20. Hipotesa --> Hipotesis

Baca Juga: Menyingkap Kemunculan Buku di Indonesia, Yuk Simak Penjelasannya

21. Hoax --> Hoaks
22. Ijasah --> Ijazah
23. Ijin --> Izin
24. Indera --> Indra
25. Insyaf --> Insaf
26. Isteri --> Istri
27. Jadual --> Jadwal
28. Jaman --> Zaman
29. Karir --> Karier
30. Komoditi --> Komoditas

Baca Juga: MASIH DIBUKA, Tiga Kampus BUMN Jenjang Sarjana, Cek Syarat dan Biaya Kuliah Lengkap

31. Komplit --> Komplet
32. Kreatifitas --> Kreativitas
33. Kuatir --> Khawatir
34. Kwalitas --> Kualitas
35. Kwantitas --> Kuantitas
36. Lahat --> Lahad
37. Lembab --> Lembap
38. Lobang --> Lubang
39. Menejemen --> Manajemen
40. Mensosialisasikan --> Menyosialisasikan

Baca Juga: FAKTA SAINS: Fenomena Terpancarnya Cahaya dari Tubuh Kunang-kunang Disebut Bioluminesensi, Apa Itu?

41. Mensukseskan --> Menyukseskan
42. Menyolok --> Mencolok
43. Mesjid --> Masjid
44. Milyar --> Miliar
45. Nafas --> Napas
46. Napsu --> Nafsu
47. Nasehat --> Nasihat
48. Obyek --> Objek
49. Popular --> Populer
50. Praktek --> Praktik

Baca Juga: BPI Danantara Pastikan Operasional Agrinas Pangan Aman Pasca Mundurnya Joao Mota, Apa Sebenarnya Peran BUMN Ini?

51. Rapot --> Rapor
52. Respon --> Respons
53. Perancis --> Prancis
54. Sumatera --> Sumatra
55. Terimakasih --> Terima kasih

Dengan memperhatikan penulisan kata yang benar dan membiasakan diri menggunakan kata baku, kualitas tulisan kita akan semakin meningkat.

Hal ini tidak hanya berdampak pada kejelasan dan keakuratan pesan yang ingin disampaikan, tetapi juga menunjukkan profesionalitas dan rasa hormat kita terhadap Bahasa Indonesia.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Selain itu, membiasakan diri menulis sesuai kaidah KBBI dapat membantu menjaga kelestarian bahasa nasional agar tetap hidup dan berkembang sesuai perkembangan zaman.

Jadi, jangan ragu untuk terus belajar dan memperbaiki diri dalam berbahasa, karena bahasa adalah cerminan budaya dan identitas bangsa kita. ***