POJOKSATU.id — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (UNJA), kembali menggelar ajang akademik berskala internasional bertajuk The 6th Education International Conference (EDUTICON) 2025.
Konferensi ini berlangsung selama dua hari, Kamis-Jumat (23–24 Oktober 2025), di Gedung UNIFAC, Kampus UNJA Mendalo, dengan mengusung tema Empowering English Teaching and Learning in the Digital Era atau Pemberdayaan Pengajaran dan Pembelajaran Bahasa Inggris di Era Digital.
Wadah Kolaborasi Akademik Internasional
Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan FKIP UNJA Prof. Dr. Supian, S.Ag., M.Ag., Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Dr. Tubagus Zam Zam Al Arif, S.Pd., M.Pd., Koordinator Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Dr. Mukhlash Abrar, S.S., M.Hum., serta Ketua Pelaksana The 6th EDUTICON 2025 Dr. Nely Arif, S.Pd., M.Pd.
Turut hadir pula para dosen, mahasiswa, serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan pendidikan Bahasa Inggris di era digital.
EDUTICON 2025 menghadirkan deretan pembicara utama dari berbagai negara, di antaranya:
Baca Juga: PROTANI, Inovasi Padi Unggul dari Unsoed yang Bikin Petani Panen Melimpah
1. Prof. Amirul Mukminin, S.Pd., M.Sc. Ed., Ph.D. (Universitas Jambi)
2. Yanuar Dwi Prastyo, Ph.D. (Universitas Lampung)
3. Lalu Nurul Yaqin, Ph.D. (Universiti Brunei Darussalam)
4. Prof. Lia M. Plakans (University of Iowa, Amerika Serikat)
5. Prof. Felipa M. Rico (President Ramon Magsaysay State University, Filipina)
Kehadiran para pakar lintas negara ini semakin memperkaya diskusi dan memperluas wawasan peserta tentang praktik terbaik pengajaran Bahasa Inggris di dunia pendidikan global.
Baca Juga: Unila Gaungkan Transisi Energi Cerdas di Era Kecerdasan Buatan
FKIP UNJA Perkuat Tradisi Akademik
Dekan FKIP UNJA, Prof. Dr. Supian, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terselenggaranya EDUTICON 2025.
“Kami dari fakultas betul-betul berbahagia dan berbangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga dua tahun mendatang kita bisa menyelenggarakan acara yang lebih besar dan lebih meriah lagi,” ujarnya.
Ia berharap FKIP UNJA ke depan memiliki rumah khusus untuk dokumentasi seminar nasional maupun internasional agar setiap makalah dan prosiding dapat tersimpan dan dimanfaatkan sebagai sumber pengetahuan berkelanjutan.
Baca Juga: SKTP Terbit Tapi TPG Triwulan 3 Masih Belum Dicairkan? Ini Lho Ternyata 4 Hal yang Jadi Penyebabnya!
“Selamat datang dan selamat mengikuti kegiatan konferensi ini,” tambahnya.
Inovasi dan Sentuhan Kemanusiaan di Era Digital
Ketua Pelaksana, Dr. Nely Arif, menegaskan bahwa konferensi ini bukan sekadar pertemuan akademik, tetapi juga ruang untuk menghidupkan kembali semangat inovasi dan kolaborasi.
“Konferensi ini menjadi ajang penting bagi kita untuk berinovasi, berkolaborasi, dan memberdayakan pembelajaran Bahasa Inggris di era digital, sembari tetap menjaga sentuhan kemanusiaan dalam pendidikan,” ujarnya.
Baca Juga: Kabar Terbaru Pencairan TPG 2025: Daftar Lengkap Daerah yang Sudah Terima Dana TPG Triwulan III
Dr. Nely juga menyampaikan apresiasi kepada para pembicara, peserta, dan panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.
Tema Empowering English Teaching and Learning in the Digital Era dinilai sangat relevan dengan perubahan besar dalam dunia pendidikan, di mana teknologi kini menjadi mitra utama dalam proses belajar dan mengajar.
Penguatan Kolaborasi Lewat Penandatanganan MoA
Salah satu momen penting dalam EDUTICON 2025 adalah penandatanganan Nota Kesepakatan (MoA) antara FKIP UNJA dan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Semarang.
Penandatanganan dilakukan oleh Prof. Dr. Supian, S.Ag., M.Ag., mewakili UNJA, dan Dr. Dodi Mulyadi, M.Pd., mewakili Universitas Muhammadiyah Semarang.
Baca Juga: Dari 552 Daerah, Hanya 321 yang Lolos: Ini Kriteria Penerima TPG 100 Persen 2025
Melalui kerja sama ini, kedua institusi berkomitmen memperkuat kolaborasi dalam bidang:
- Pendidikan dan kurikulum inovatif
- Penelitian kolaboratif antaruniversitas
- Pengabdian masyarakat dengan pendekatan internasional
Baca Juga: Kemendikdasmen Mulai Validasi Tahap 4, TPG Juli–September 2025 Segera Ditransfer
Langkah ini diharapkan dapat memperluas jejaring akademik serta membuka peluang riset bersama di tingkat nasional dan global.
Membangun Generasi Pendidik yang Adaptif
The 6th EDUTICON 2025 menjadi momentum penting bagi Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UNJA dalam memperkuat posisi sebagai pusat pengembangan pendidikan yang berdaya saing global.
Melalui konferensi ini, UNJA berkomitmen mendorong inovasi pembelajaran Bahasa Inggris berbasis teknologi tanpa meninggalkan nilai kemanusiaan dan karakter bangsa.
Baca Juga: Tinggal Dekat Pabrik Aqua Subang, Warga Desa Darmaga Kesulitan Air Bersih, hingga Harus Beli
Kegiatan ini juga menegaskan peran UNJA dalam membangun generasi pendidik yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan era digital. ***




