POJOKSATU.id - Kabar menggembirakan datang bagi para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di seluruh Indonesia. 

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) membuka kesempatan bagi pelajar untuk menjadi bagian dari agen perubahan global melalui program 2026 Gangwon International Youth Forum (GIYF).

Melalui program ini, sebanyak dua peserta terpilih akan menjadi perwakilan resmi Indonesia dan berangkat ke Provinsi Gangwon, Korea Selatan secara gratis untuk mengikuti forum pemuda internasional yang mempertemukan generasi muda dari berbagai negara.

Pendaftaran program dibuka sangat terbatas, yakni hanya berlangsung selama tiga hari mulai 9 hingga 11 Juni 2026.

Baca Juga: Link Unduh Contoh SPTJM Orang Tua SPMB 2026, Dokumen Wajib yang Harus Disiapkan Saat Pendaftaran

Apa Itu Gangwon International Youth Forum?

Gangwon International Youth Forum merupakan forum pemuda internasional yang diselenggarakan di Provinsi Gangwon, Korea Selatan. 

Kegiatan ini bertujuan mempertemukan generasi muda dari berbagai negara untuk berdiskusi mengenai berbagai isu strategis dunia.

Forum ini membahas beragam tema penting seperti kepemimpinan, inovasi, kerja sama internasional, pembangunan berkelanjutan, hingga isu global yang sedang berkembang.

Berdasarkan informasi penyelenggara, forum tahun 2026 akan secara khusus membahas berbagai isu global terkait Artificial Intelligence (AI), pertukaran budaya, presentasi dan diskusi kelompok, serta program pengalaman budaya Korea.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai negara. 

Baca Juga: 14 Tahun Pacaran Berakhir Sia-sia, Aktor Jung Kyung Ho dan Sooyoung Umumkan Putus

Tahun ini forum akan menghadirkan siswa dari Taiwan, Selandia Baru, China, dan Singapura secara daring. 

Sementara peserta dari Korea Selatan, Jepang, Indonesia, dan sejumlah negara lainnya akan mengikuti kegiatan secara luring di Korea Selatan.

Kesempatan Emas untuk Siswa SMK Indonesia

Kemendikdasmen membuka kesempatan bagi siswa SMK Indonesia untuk menjadi delegasi resmi dalam forum internasional tersebut.

Selain memperoleh pengalaman internasional, peserta terpilih juga berkesempatan memperluas jaringan global, meningkatkan kemampuan bahasa asing, memahami perkembangan teknologi AI, serta memperkenalkan budaya Indonesia kepada peserta dari berbagai negara.

Baca Juga: Hadapi Musim Kemarau Ekstrem, Farhan Perkuat Peran Redkar di Kota Bandung

Para peserta nantinya akan berdiskusi langsung dengan pelajar internasional mengenai berbagai isu masa depan dan tantangan global yang dihadapi generasi muda.

Jadwal Pendaftaran GIYF 2026

Periode pendaftaran dibuka pada:

  • 9 Juni 2026

  • 10 Juni 2026

  • 11 Juni 2026

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan:

https://s.id/PendaftaranGangwonInternationalYouthForum

Baca Juga: Jenderal Listyo Sigit Tanggapi Perubahan Usia Pensiun Anggota Polri Termasuk Kapolri

Persyaratan Umum Peserta

Calon peserta yang ingin mengikuti seleksi wajib memenuhi sejumlah persyaratan berikut:

  • Murid SMK aktif kelas X, XI, atau XII.

  • Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan KTP atau Kartu Keluarga.

  • Telah memiliki paspor yang masih berlaku.

  • Memiliki ketertarikan terhadap Artificial Intelligence (AI) dan budaya Korea.

  • Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang sangat baik.

  • Sehat jasmani dan tidak memiliki penyakit kronis maupun alergi tertentu.

  • Mendapatkan surat rekomendasi dari kepala sekolah.

  • Mendapatkan surat izin dari orang tua atau wali.

  • Menyertakan Curriculum Vitae (CV) beserta portofolio terkait kemampuan Bahasa Inggris dan/atau Bahasa Korea.

  • Melampirkan sertifikat prestasi apabila ada.

  • Menyertakan pas foto formal berlatar putih ukuran 3,5 x 4,5 cm.

Baca Juga: Imbas Tayangan Pornografi di JAKTV, KPID Jatuhkan Sanksi dan Klarifikasi

Bukti Kemampuan Bahasa yang Diterima

Kemampuan bahasa Inggris dapat dibuktikan melalui:

  • Skor TOEFL.

  • Skor IELTS.

  • Skor TOEIC.

  • Sertifikat prestasi perlombaan Bahasa Inggris.

  • Sertifikat prestasi perlombaan Bahasa Korea.

Tahapan Seleksi GIYF 2026

Peserta diwajibkan mengikuti dua tahapan seleksi utama, yaitu penulisan esai dan pembuatan video perkenalan.

Baca Juga: Beasiswa Pra-Doktoral 2026 untuk Dosen Daerah Afirmasi Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

1. Menulis Esai Bahasa Inggris

Esai harus ditulis dalam Bahasa Inggris dengan ketentuan:

  • Panjang 350–500 kata.

  • Format PDF.

  • Font Times New Roman ukuran 12.

  • Spasi 1,5.

Peserta wajib memilih satu dari tiga tema berikut:

Tema 1: "Stars in the Seoul Sky: AI Illuminating the Future or Threatening Freedom?"

Tema 2: "Boundless Connectivity: AI Connecting the World or Isolating Humanity?"

Tema 3: "Rhythm of Life: AI Orchestrating the Tempo of Life or Destroying Creativity?"

Baca Juga: Kodim 0623 Cilegon Bangun Kembali Jembatan Penghubung Antar Desa di Ciwandan, Warga Sambut Antusias

2. Membuat Video Perkenalan Diri

Video berdurasi 90–180 detik dan dapat menggunakan Bahasa Inggris atau kombinasi Bahasa Inggris dan Bahasa Korea.

Isi video harus mencakup:

  • Perkenalan diri (nama, sekolah, dan hobi).

  • Alasan ingin mengikuti program.

  • Kontribusi yang dapat diberikan untuk memperkuat persahabatan global.

  • Budaya Indonesia yang ingin diperkenalkan kepada masyarakat Korea.

  • Tema esai yang dipilih sesuai ketentuan seleksi.

Baca Juga: Orang Tua Serbu Kantor Disdik Jabar di Hari Terakhir PCMB SPMB 2026, Akun Tak Bisa Login, Data Hilang hingga Nilai Mendadak Berubah Picu Protes

Dokumen yang Harus Disiapkan

Agar tidak tertinggal saat proses pendaftaran, calon peserta disarankan menyiapkan seluruh dokumen berikut sejak awal:

  • KTP atau Kartu Keluarga.

  • Paspor.

  • Curriculum Vitae (CV).

  • Portofolio prestasi.

  • Surat rekomendasi kepala sekolah.

  • Surat izin orang tua atau wali.

  • Sertifikat kemampuan bahasa atau prestasi lomba.

  • Pas foto formal berlatar putih.

  • Esai Bahasa Inggris.

  • Video perkenalan diri.

Baca Juga: Di DPR RI, Bupati Bandung Usul TKD Dikembalikan untuk Atasi Beban Belanja Pegawai Daerah

Program ini menjadi kesempatan langka bagi siswa SMK untuk membawa nama Indonesia ke forum internasional sekaligus memperluas wawasan global. 

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI dan semakin kuatnya kolaborasi antarnegara, pengalaman seperti ini bisa menjadi langkah awal yang berharga bagi generasi muda untuk tampil di panggung dunia. ***