POJOKSATU.id - Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi (Ditjen Saintek) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memberikan apresiasi kepada seluruh pengelola Jurnal Nasional Terakreditasi SINTA 1 atas kontribusi mereka dalam menjaga mutu publikasi ilmiah di Indonesia.
Penghargaan tersebut disampaikan melalui Surat Nomor 244/DST/D.D1/HM.01.01/2026 tertanggal 12 Juni 2026 yang ditujukan kepada pengelola jurnal SINTA 1 di seluruh Indonesia.
Apresiasi ini menjadi bentuk pengakuan atas peran penting jurnal ilmiah dalam mendukung pengembangan ekosistem riset, inovasi, dan penguatan daya saing akademik nasional.
Baca Juga: Batu Mala
Dalam surat tersebut, Ditjen Saintek menegaskan bahwa status sebagai jurnal terakreditasi peringkat tertinggi nasional tidak diperoleh secara instan.
Capaian itu merupakan hasil dari kerja keras, konsistensi, serta komitmen pengelola jurnal dalam menerapkan tata kelola publikasi ilmiah yang berkualitas dan berintegritas.
Pengelola Jurnal Didorong Tembus Standar Internasional
Selain memberikan apresiasi, Ditjen Saintek juga mendorong seluruh pengelola jurnal SINTA 1 untuk terus meningkatkan kualitas substansi artikel ilmiah yang diterbitkan.
Baca Juga: Sell Singapore, Perang dengan Cara Lain
Peningkatan profesionalisme pengelolaan editorial, perluasan jejaring internasional, serta pemenuhan standar publikasi ilmiah global menjadi fokus utama yang harus terus diperkuat.
Langkah tersebut dinilai penting agar jurnal-jurnal Indonesia tidak hanya mampu mempertahankan reputasi nasional, tetapi juga semakin kompetitif di tingkat internasional dan masuk dalam kategori jurnal bereputasi dunia.
Melalui surat yang ditandatangani Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Prof. Ahmad Najib Burhani, para pengelola jurnal juga diundang untuk mengikuti Konvensi Nasional Tata Kelola dan Integritas Publikasi Ilmiah yang akan digelar di Surabaya pada 7 hingga 10 Agustus 2026.
Baca Juga: Lonjakan Harta Utusan Khusus Presiden Zita Anjani Perlu Diselidiki APH
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat tata kelola publikasi ilmiah nasional sekaligus membangun budaya integritas akademik yang lebih kuat di lingkungan perguruan tinggi dan lembaga penelitian.
Dua Jurnal UNIMMA Masuk Daftar SINTA 1
Bagi Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA), apresiasi dari Ditjen Saintek menjadi pencapaian yang membanggakan.
Pasalnya, dua jurnal yang dikelola UNIMMA berhasil masuk dalam daftar Jurnal Nasional Terakreditasi SINTA 1, yaitu Automotive Experiences dan Mechanical Engineering for Society and Industry (MESI).
Baca Juga: Patung Jenderal Sudirman Tak Jadi Dipindah dari Dukuh Atas, Disiapkan Anjungan untuk Melihat
Keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen UNIMMA dalam menjaga kualitas publikasi ilmiah sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Masuknya dua jurnal tersebut ke jajaran SINTA 1 juga semakin mengukuhkan posisi Universitas Muhammadiyah Magelang sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang aktif mendorong pengembangan riset dan publikasi ilmiah baik di tingkat nasional maupun internasional.
Tercatat 267 Jurnal dalam Lampiran Surat
Menariknya, terdapat catatan khusus dalam lampiran Surat Nomor 244/DST/D.D1/HM.01.01/2026.
Baca Juga: Roy Suryo dan Tifa akan Dipindahkan dari RS Polri Kramat Jati ke Rutan, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Berdasarkan lampiran tersebut, ditemukan pengulangan penomoran daftar jurnal. Setelah penomoran mencapai nomor 190, daftar kembali dimulai dari nomor 98 hingga 174.
Karena adanya pengulangan tersebut, jumlah jurnal tidak dihitung berdasarkan urutan nomor, melainkan berdasarkan total entri yang tercantum dalam lampiran.
Hasilnya, terdapat sebanyak 267 jurnal yang masuk dalam daftar apresiasi Jurnal Nasional Terakreditasi SINTA 1 tahun 2026.
Baca Juga: Program Pascasarjana IBI Kesatuan Hadir di Malaysia, Perkuat Adaptasi Digital UMKM Kuliner
Capaian yang diraih berbagai perguruan tinggi, termasuk UNIMMA, menunjukkan bahwa kualitas publikasi ilmiah Indonesia terus berkembang.
Di tengah tuntutan peningkatan kualitas riset global, keberhasilan jurnal-jurnal nasional mempertahankan standar mutu menjadi fondasi penting bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan inovasi di masa mendatang. ***




