POJOKSATU.id - Peserta pelatihan di Platform MOOC PINTAR Kemenag sejak Periode 26-31 Januari 2024 menembus angka 126.046 peserta, sebagian masih menunggu sertifikat yang tertukar.
Jumlah peserta itu merupakan rekor terbanyak dalam satu periode pelatihan MOOC Pintar Kemenag. Sehingga mungkin menjadi salah satu faktor terjadinya pendistribusian sertifikat yang tertukar.
Dengan kondisi itu, jumlah yang harus dilayani dalam peningkatan kompetensi sangat banyak, utamanya tenaga pendidik yang mengikuti MOOC Pintar Kemenag hampir sekitar 1,8 juta. Sehingga boleh jadi sebagai penyebab munculnya kondisi sertifikat yang tertukar.
Terlihat juga dari banyaknya komentar peserta MOOC Pintar Kemenag menyatakan ada sertifikat yang tertukar di media sosial @pintar.kemenag, baik melalui kolom komentar, pesan maupun melalui nomor WA Admin Pintar.
Peserta MOOC Pintar Kemenag memang melonjak. Pada periode di bulan Februari saja, sebanyak 20.351 orang mendaftar pelatihan Kurikulum Merdeka di MOOC Pintar, sementara angka kelulusan di periode tersebut mencapai 10.149 peserta.
Saat ini, MOOC Pintar Kemenag sudah memasuki periode 5-9 Maret 2024 dan sudah mencapai angka 82.368 peserta. Sedangkan informasi peserta yang telah lulus Periode II bulan Februari sebanyak 78.790 peserta.
Sebagai informasi, platform Pintar Kemenag ini telah digunakan sejak Juli 2022 sebagai aplikasi yang menyelenggarakan pelatihan-pelatihan secara online dengan metode Massive Online Open Courses (MOOC) dan dilakukan secara gratis bagi guru dan pegawai di lingkungan Kementerian Agama.
PINTAR merupakan akronim dari Pusat Informasi Pelatihan & Pembelajaran.
Di akun @pintar.kemenag, beberapa peserta menuliskan keluhannya dalam kolom komentar, seperti ***_zy "kok punya saya masih salah ya", juga akun lain ***neng135 yang menyebut "Punya Drs Sugiono Pelatihan Terampil Membuat Makalah Best Practice, sertifikatnya masih tertukar".
Demikian juga akun lainnya jann*** menyebut "Punya Uswatul Janah,S.Pd.I pelatihan Terampil membuat Makalah Best practice serifikatnya masih tertukar milik orang lain".
Namun memang ada juga yang sudah mendapatkan sertifikat dan berkomentar, "Alhamdulillah, dikira sandal aja yang suka tertukar. Hehehe. Ternyata Sertifikat juga ada yang tertukar yah mintar?...", ungkap akun ela***
Tak hanya di instagram, pengaduan dari ribuan peserta MOOC Pintar Kemenag yang mendapatkan kenyataan sertifikat yang tertukar juga ramai di Facebook dan jaringan sosial lainnya, mirip tren sebuah drama dengan berbagai komentarnya.
Tak sabar menunggu sinkronisasi sertifikat yang tertukar di media sosial itu, memicu komunikasi untuk saling unggah di Facebook.
"Mohon maaf, bagi teman2 yang sertifikat pelatihan pintar kemenag tertukar dan di upload di FB guna agar bertemu dg tuanya. Mohon untuk NIK, Alamat, dll..yg sekiranya bisa membahayakan pemilik NIK tersebut untuk tidak diperlihatian/di tutup..", tulis akun Nizard Liader di FB Info PPG Kemenag.
Sertifikat MOOC PINTAR Kemenag adalah sertifikat yang diberikan kepada peserta pelatihan online mandiri yang diselenggarakan oleh Pintar Kemenag.
Beberapa informasi yang ditelusuri oleh pojoksatu.id, tidak ada cara khusus yang ditawarkan dalam melakukan sinkronisasi sertifikat yang tertukar ini, kecuali beberapa penjelasan berikut.
- Sertifikat ini hanya dapat diunduh ketika peserta telah menyelesaikan pelatihan.
- Disebutkan juga, untuk mendapatkan sertifikat pelatihan, peserta harus mengisi form registrasi akun.
- Sertifikat yang tertukar menurut akun @pintar.kemenag adalah sertifikat yang masih belum ada perubahan.
- Dalam unggahan di akun media sosial @pintar.kemenag, disebutkan Sertifikat yang tertukar, sudah BISA DIUNDUH.
- Admin juga menginformasikan bahwa jika masih terdapat kesalahan dalam sertitikat, peserta MOOC Pintar Kemenag diharapkan mengisi form: https://bit.ly/formsertifikattertukar
- Selain itu ada juga status Sertifikat yang masih menunggu TTE dan baru akan diterbitkan pada 11 Maret 2024.
- Peserta yang mengadu melalui Admin Pintar (WA) 0821 2233 852, 0813 8316 3355 dan 0821 1113 2816, banyak yang belum mendapatkan respon saat mengadukan sertifikat yang tertukar.
Baca Juga: CEk DISINI Tabel Linieritas Ijazah S1 dengan Prodi PPG Kemenag 2024, Lancar Seleksi Akademik
TTE yang dimaksud adalah Tanda Tangan Elektronik dari Kementerian Agama yaitu merupakan tanda tangan yang digunakan untuk memverifikasi dan mengautentikasi data secara digital.
TTE Kemenag ini menjadi salah satu yang harus diselesaikan untuk menuntaskan berbagai sertifikat yang tertukar atau harus menunggu dengan senyuman.***




