POJOKSATU.id — Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kemenag 2025 mengalami perubahan signifikan, baik dari sisi jumlah peserta, komponen ujian, hingga alur penuntasan.
Peserta angkatan kali ini disebut berlipat-ganda jumlahnya, sehingga jadwal kegiatan di LPTK berlangsung lebih padat.
Salah satu perubahan besar adalah dihapusnya pengumpulan portofolio.
Artinya, peserta tidak perlu lagi menyerahkan kumpulan RPP, bukti pembelajaran, atau refleksi berulang.
Penilaian kini lebih terpusat pada Uji Kinerja (UKin) berupa video pembelajaran serta Uji Pengetahuan (UP).
Struktur Ujian dan Standar Kelulusan
Ujian pengetahuan kini terdiri atas dua bentuk soal:
Baca Juga: DOWNLOAD FILE PDF Soal SJT, Latih Skenario Berbasis Kasus di UKPPPG 2025, Guru Siap HADAPI DILEMA
-
Pilihan Ganda (120 menit) mencakup Situational Judgment Test (SJT) untuk mengukur pengambilan keputusan dalam situasi kelas/sekolah, serta Pedagogical Content Knowledge (PCK) untuk menguji penguasaan pedagogik sesuai konten mata pelajaran.
-
Uraian Reflektif (30 menit) berupa studi kasus singkat yang menilai kemampuan analisis dan solusi praktis peserta terhadap masalah pembelajaran.
Ketentuan Ujian Pengetahuan (UP)
Soal UP terdiri atas dua jenis, yaitu test objective dan test subjective yang dikerjakan dengan model CBT.
Bagian test objective berisi 50 butir soal PCK dengan durasi pengerjaan 120 menit.
Sedangkan test subjective berupa satu soal uraian refleksi berbasis studi kasus yang dikerjakan selama 30 menit.
UP dilaksanakan secara daring dari domisili masing-masing mahasiswa, dengan pengawasan tim dari LPTK yang ditunjuk sebagai TUK.
Standar kelulusan UP ditetapkan pada skor minimal 75.
Ketentuan Uji Kinerja (UKin)
Mahasiswa diwajibkan merekam praktik pembelajaran riil dan mengedit video menjadi maksimal 15 menit, yang harus memuat kegiatan pembuka, inti, dan penutup.
Seluruh dokumen pembelajaran, video rekaman, serta dokumen portofolio kemudian diunggah sesuai ketentuan.
Tim penilai yang memiliki NRP akan melakukan penilaian berdasarkan dokumen tersebut, termasuk rekaman video dan portofolio yang dikirimkan mahasiswa.
Jadwal Batch 3 PPG Daljab Mapel Agama 2025
-
3-13 September: Pembelajaran Mandiri Modul Profesional
-
14-23 September: Modul Pedagogik
-
24 September-3 Oktober: Modul Perangkat Pembelajaran
-
15-21 September: Pelaporan data pokok mahasiswa & SKS RPL ke PD DIKTI
-
4-8 Oktober: Pendampingan & Try Out
-
11-12 Oktober: Uji Pengetahuan (UP)
-
13-16 Oktober: Unggah video pembelajaran & dokumen UKin
-
17-26 Oktober: Uji Kinerja (UKin)
Strategi Persiapan Peserta
-
Kuasai konsep PCK, terutama strategi diferensiasi, scaffolding, dan diagnostik kesalahan siswa.
-
Perbanyak latihan SJT untuk melatih kecepatan membaca skenario dan menentukan tindakan prioritas.
-
Latih menulis jawaban singkat studi kasus reflektif dengan format identifikasi masalah, analisis, solusi, evaluasi, dan refleksi.
-
Lakukan simulasi ujian dengan manajemen waktu: 120 menit untuk pilihan ganda, 30 menit untuk uraian.
Contoh Singkat Soal
Soal SJT (Situational Judgment Test)
Situasi: Dalam pembelajaran tatap muka, beberapa siswa terlihat sibuk bermain gawai saat penjelasan materi berlangsung.
Pilihan tindakan:
A. Menyita gawai siswa dan memarahi mereka di depan kelas.
B. Mengingatkan siswa secara umum tentang aturan penggunaan gawai di kelas.
C. Memberikan aktivitas pembelajaran interaktif yang membuat siswa terlibat aktif.
D. Membiarkan siswa karena khawatir suasana kelas terganggu.
Jawaban model: Pilihan yang proaktif, mendidik, dan menjaga suasana kelas.
Urutan terbaik biasanya C lalu B, karena mengalihkan fokus siswa dengan metode positif lalu menegaskan aturan.
Contoh PCK (Pedagogical Content Knowledge)
Soal: Seorang guru menemukan bahwa banyak siswa salah paham dengan konsep “pecahan desimal”. Strategi pengajaran mana yang paling tepat?
A. Memberikan lebih banyak soal latihan hitungan pecahan.
B. Menjelaskan kembali konsep dengan menggunakan perbandingan sehari-hari, seperti uang atau ukuran panjang.
C. Menyuruh siswa membaca ulang materi dari buku.
D. Melompati materi dan melanjutkan ke topik berikutnya.
Jawaban: B, karena pendekatan kontekstual konkret membantu memperjelas pemahaman konsep abstrak.
Contoh Uraian (Studi Kasus Reflektif, 30 menit)
Soal singkat: Dalam ujian tengah semester, nilai siswa rata-rata jauh di bawah KKM pada mata pelajaran Anda.
Jelaskan langkah yang akan Anda ambil untuk memperbaiki kualitas pembelajaran selanjutnya.
Format jawaban singkat:
-
Identifikasi masalah: Hasil belajar rendah, sebagian besar siswa tidak mencapai KKM.
-
Analisis penyebab: Materi sulit, metode kurang variatif, siswa kurang latihan.
-
Rencana intervensi (3 tindakan konkret):
-
Melakukan remedial dengan pendekatan berbeda (diskusi kelompok, media konkret).
-
Memberikan tugas bertingkat sesuai level kemampuan siswa.
-
Mengadakan evaluasi formatif secara berkala untuk memantau progres.
-
-
Cara evaluasi efektivitas: Bandingkan hasil nilai remedial dan ujian susulan, serta observasi keterlibatan siswa dalam kelas.
-
Refleksi singkat: Guru perlu menyesuaikan strategi agar lebih adaptif terhadap kebutuhan siswa.
Unduh contoh soal lengkap SJT dan PCK PPG Kemenag melalui tautan berikut:
Download Soal Latihan SJT & PCK
Semoga informasi ini bermanfaat.
Silahkan berikan tanggapan di kolom komentar dan bantu share info ini ya.
Akses artikel bisa dibaca melalui apps kami:
-
Baca artikel menarik lainnya dari penulis: Rifki Setiadi




