POJOKSATU.id — Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) kembali menorehkan prestasi di bidang pengabdian masyarakat.
Berdasarkan Keputusan Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Nomor 0771/C3/DT.05.00/2025 tanggal 4 September 2025.
Dua proposal dosen UNIMMA berhasil lolos dan memperoleh pendanaan hibah pada Skema Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Wilayah dan Kewirausahaan Tahun Anggaran 2025.
Baca Juga: Sudah Ada Sinyal, TPG Triwulan III 2025 Segera Dicairkan?
Dua dosen Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) berhasil meraih pendanaan hibah pengabdian masyarakat tahun 2025.
Mereka adalah Dwi Susanti, S.I.Kom., MA dengan proposal Penguatan Ekosistem Wisata Halal dan Pemberdayaan UMKM di Pemandian Air Panas Tempuran Magelang.
Sementara itu, Nur Laila Yuliani, SE., M.Sc. Ak turut lolos dengan proposal Mewujudkan Desa Wisata Berbasis Integrated Farming di Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, yang mendukung Borobudur sebagai destinasi pariwisata super prioritas.
Baca Juga: Deadline 10 September! Honorer Lolos Seleksi PPPK Segera Masuki Tahap Pengangkatan
Program pengabdian ini tidak hanya menunjukkan komitmen UNIMMA dalam memberdayakan potensi lokal, tetapi juga berkontribusi langsung pada pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur.
Melalui inisiatif ini, diharapkan kawasan Tempuran dan Wringinputih dapat berkembang menjadi destinasi wisata unggulan dengan daya saing tinggi.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIMMA, Dr. Retno Rusdjijati, M.Kes, memberikan apresiasi atas capaian yang diraih para dosen UNIMMA.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ungkap Penyebab Susahnya Cari Kerja di Indonesia, Rp 425 Triliun Uang Mengendap di BI
Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi dorongan penting bagi peningkatan kinerja pengabdian masyarakat kampus.
“Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti bahwa UNIMMA terus meningkatkan kinerja pengabdian kepada masyarakat. Kepercayaan dari DPPM Kemdikbudristek menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mengembangkan program-program yang berdampak langsung pada masyarakat, khususnya di wilayah Magelang dan sekitarnya,” ujarnya.
Baca Juga: Deadline 10 September! Honorer Lolos Seleksi PPPK Segera Masuki Tahap Pengangkatan
Retno menambahkan, pihaknya berharap kinerja penelitian dan pengabdian dosen UNIMMA terus meningkat agar kampus dapat segera menuju klaster mandiri.
Dengan begitu, kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah akan semakin nyata.
Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi UNIMMA sebagai perguruan tinggi yang konsisten mengedepankan pendekatan kolaboratif, inovatif, dan berbasis riset.
Baca Juga: Sekwan Bandung: Tunjangan Dewan Bukan Bonus, Tapi Hak Normatif Sesuai Aturan
Melalui sinergi akademisi, pemerintah daerah, dan masyarakat, wilayah potensial seperti Tempuran dan Wringinputih diharapkan dapat berkembang menjadi pusat wisata berbasis UMKM dan pertanian terpadu, sekaligus mendukung Borobudur sebagai destinasi pariwisata super prioritas.***



