POJOKSATU.id — Prestasi membanggakan kembali hadir dari Universitas Diponegoro (Undip).

Girindra Putri Ardana Reswari, dosen muda Program Studi Bahasa Asing Terapan, Sekolah Vokasi Undip, sukses meraih gelar doktor di bidang Applied Linguistics dari University of Essex, Inggris.

Ia berhasil menyelesaikan studinya hanya dalam waktu 3,5 tahun dan dinyatakan lulus tanpa revisi.

Baca Juga: Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Tegaskan Tak Ada Iuran atau Pendaftaran Resmi untuk Berjualan di CFD Tegar Beriman

Capaian ini menunjukkan kualitas penelitian sekaligus kompetensi akademiknya yang diakui internasional.

Penelitian Girindra berfokus pada pengembangan English for Specific Purposes (ESP) di perguruan tinggi Indonesia.

Ia mempertimbangkan kebutuhan tenaga terampil yang mampu berbahasa Inggris dalam dunia bisnis dan pariwisata, dua sektor yang terus bertumbuh dan membutuhkan SDM profesional.

Baca Juga: IPB University Buka Seleksi Dosen Tetap Non-PNS Tahun 2025, Tersedia 100 Formasi untuk 13 Fakultas

Disertasinya berjudul “Adopting a Service-Learning approach in developing English for Specific Purposes communicative competence in Indonesia: A Sociocultural Theory-based mediational study.”

Penelitian ini menerapkan metode Service-Learning (S-L), yakni pembelajaran berbasis mata kuliah yang menggabungkan pengabdian masyarakat dengan praktik akademik dan refleksi langsung.

Selama enam bulan, Girindra melibatkan 59 mahasiswa, seorang dosen, serta 12 mitra komunitas.

Baca Juga: Tips Make Up Anti Crack dan Tahan Badai, Aman Buat Kamu yang Aktivitas Indoor dan Outdoor

Hasil risetnya membuktikan bahwa pendekatan S-L mampu meningkatkan keterampilan komunikatif mahasiswa secara signifikan dalam konteks profesional nyata.

Selain bahasa, tumbuh pula motivasi belajar, kesiapan kerja, dan sensitivitas lintas budaya.

Penelitian ini menggunakan Sociocultural Theory dari Vygotsky (1978) dan Activity Theory dari Engeström (1999).

Baca Juga: Jenis Hijab yang Oke Dipakai Ketika Traveling, Sat Set dan Tetap Trendy!

Dari sana, Girindra menemukan konsep mediasi baru bernama division of labour mediation yang mendorong mahasiswa menyesuaikan peran sesuai kemampuan dan minatnya.

Hasilnya, proses belajar menjadi lebih kolaboratif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kini, Girindra kembali mengabdi di Sekolah Vokasi Undip, khususnya dalam pengembangan bidang Applied Linguistics dan English for Business.

Baca Juga: Siap Maju ke Kongres Nasional, 40 Pengurus ROHIS SMA/SMK Jatim Resmi Dikukuhkan Kemenag

Ia berharap mahasiswa dapat mempraktikkan keterampilan bahasa secara nyata sesuai kebutuhan industri.

Girindra juga memastikan bahwa penelitiannya memiliki manfaat langsung bagi Undip dan lingkungan sekitarnya.

Ia menegaskan bahwa pencapaian ini sejalan dengan slogan Undip Bermartabat, Undip Bermanfaat.

Baca Juga: Bocah 8 yang Terseret Arus di Pamulang Akhirnya Ditemukan Tak Bernyawa

Ke depan, ia tengah menjalin kerja sama lanjutan dengan University of Essex dalam bentuk join research, workshop publikasi bagi peneliti muda, serta program visiting professor.

Prestasi ini menjadi inspirasi bagi akademisi muda Indonesia, sekaligus kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan bahasa Inggris untuk dunia profesional. ***