POJOKSATU.id, GELARAN Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 resmi berakhir. Tahun ini, Provinsi DKI Jakarta sukses merebut posisi juara umum OSN 2025, setelah berhasil mengumpulkan total 79 medali.

Kompetisi sains tahunan yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen RI dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) ini kembali melahirkan deretan pelajar berprestasi dari seluruh penjuru Indonesia.

Kontingen DKI Jakarta juara dengan meraih 17 medali emas, 31 medali perak, dan 31 medali perunggu.

Baca Juga: SMA Taruna Nusantara Resmi Jadi Sekolah Unggul Garuda Transformasi, Fokus Kuatkan STEM dan Kepemimpinan

Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan bahwa total ada 540 siswa yang berkompetisi dalam OSN tahun ini.

Para peserta bersaing di berbagai bidang sains, mulai dari Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Informatika, Kebumian, Ekonomi, hingga Geografi.

“540 siswa dari seluruh Indonesia sudah mengerjakan dan berkompetisi dengan baik. Mereka memberikan upaya terbaik di masing-masing mata pelajaran,” ujar Maria dalam rilis resmi yang dikutip Senin, 13 Oktober 2025.

Baca Juga: BOCORAN Tanggal Pencairan TPG Triwulan 3 untuk Guru yang SKTP Terbit di Tanggal 1 hingga 10 Oktober 2025!

Daftar 10 Provinsi Peraih Medali Terbanyak OSN 2025

Berikut hasil perolehan medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 untuk jenjang SMA/SMK/sederajat:

1. DKI Jakarta – 79 medali

* Emas: 17
* Perak: 31
* Perunggu: 31

2. Jawa Timur – 61 medali

* Emas: 12
* Perak: 18
* Perunggu: 31

3. Banten – 38 medali

* Emas: 7
* Perak: 16
* Perunggu: 15

Baca Juga: Lulusan SMK Berpeluang Masuk di Sekolah Kedinasan Ini, Cek 8 Daftar Ini!

4. Jawa Barat – 51 medali

* Emas: 7
* Perak: 12
* Perunggu: 32

5. Jawa Tengah – 48 medali

* Emas: 6
* Perak: 16
* Perunggu: 26

6. Riau – 22 medali

* Emas: 4
* Perak: 8
* Perunggu: 10

7. D.I. Yogyakarta – 25 medali

* Emas: 3
* Perak: 9
* Perunggu: 13

Baca Juga: 10 Kampus dengan Fakultas Kedokteran Gigi Terbaik di Indonesia Versi EduRank 2025

8. Sumatera Selatan – 14 medali

* Emas: 3
* Perak: 4
* Perunggu: 7

9. Kalimantan Barat – 13 medali

* Emas: 3
* Perak: 2
* Perunggu: 8

10. Sumatera Utara – 8 medali

* Emas: 3
* Perak: 2
* Perunggu: 3

Penilaian dan Aspek Kompetisi

Maria menjelaskan, proses penilaian di OSN tidak hanya menekankan pada hasil akhir, tetapi juga pada proses berpikir dan keaslian peserta dalam menyelesaikan soal.

Baca Juga: Pencairan TPG 100 Persen Dilakukan Mulai Bulan Oktober, CEK Daerah yang Sudah Siap Lakukan Pembayaran!

Ada beberapa aspek utama dalam penilaian, di antaranya:

* Ketepatan dan keakuratan jawaban
* Kreativitas dalam penyelesaian
* Orisinalitas ide dan analisis
* Kemampuan sintesis dalam berpikir
* Sikap disiplin, kejujuran, dan sportivitas selama kompetisi

“Selamat kepada para juara atas raihannya. OSN ini sangat bermanfaat dalam pengembangan talenta unggul Indonesia,” tutur Maria.

Ia menambahkan, para peraih medali nantinya akan dibina lebih lanjut agar siap menjadi perwakilan Indonesia di ajang olimpiade sains internasional.

Dengan berakhirnya OSN 2025, semangat para pelajar Indonesia untuk terus berinovasi dan berprestasi di bidang sains kembali terbukti.

Baca Juga: Fitur LAKSA+ Resmi Diluncurkan, Warga Disabilitas Kini Punya Kanal Pengaduan Ramah Akses

Kompetisi ini bukan hanya ajang adu kemampuan, tetapi juga wujud nyata dari semangat belajar, kolaborasi, dan integritas generasi muda bangsa. ***