POJOKSATU.id - Setelah berhari-hari gelisah dan kebingungan di kalangan peserta PPG Prajabatan 2025 di TUK UMSU karena perubahan mendadak jadwal tes substantif, akhirnya muncul titik terang.

Direktorat Jenderal GTK (Ditjen GTK) dikabarkan memberikan lampu hijau untuk pelaksanaan ujian susulan bagi peserta yang terdampak.

Berikut pembahasan lengkapnya mulai dari latar belakang, respons peserta, keputusan resmi, hingga implikasi ke depan.


Krisis Jadwal di TUK UMSU

Sejumlah peserta PPG Prajabatan menyatakan kalau jadwal tes substantif pada TUK UMSU berubah secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan yang memadai.

Baca Juga: Bahaya Learning Loss: Mengapa Murid Kesulitan Literasi Dasar Terutama Pasca Pandemi

Menurut laporan PojokSatu, sesi ujian di UMSU “dibagi menjadi dua periode per hari, pagi dan siang,” namun informasi di SIMPKB (sistem pusat) tidak selalu sinkron dengan perubahan yang dilakukan di kampus.

Ketidaksinkronan ini diduga disebabkan oleh overlay data antara sistem pusat (SIMPKB) dengan sistem kampus UMSU

Sehingga banyak peserta yang kaget saat melihat jadwal ujian mereka berbeda dari yang tercantum semula.

Baca Juga: Prof Nunuk Beberkan Dua Kunci Utama Pengangkatan Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Full Time, Ini Penjelasannya

Karena perubahan mendadak itu, banyak peserta yang merasa dirugikan baik dari segi persiapan, biaya, maupun kondisi mental.

Beberapa bahkan diimbau untuk menyuarakan masalah mereka melalui kanal resmi pengaduan.

 

Keputusan Resmi Ujian Susulan dari Ditjen GTK

Menurut kabar yang berkembang di kalangan peserta dan panitia PPG, Ditjen GTK akhirnya merespons keluhan ini dengan merencanakan ujian susulan untuk peserta yang terdampak. (berdasarkan info dari sumber peserta dan panitia)

Walau tidak ada dokumen publik resmi Ditjen GTK yang secara eksplisit menyebut “ujian susulan karena perubahan jadwal di UMSU” dalam siaran pers besar-besaran, respons ini selaras dengan komitmen Ditjen GTK untuk menjaga keadilan dan transparansi di PPG.

Dalam konteks PPG Guru Tertentu, Ditjen GTK memang pernah menyelenggarakan ujian susulan UTBK UKPPPG untuk peserta yang bermasalah.

Surat dari Ditjen GTK (atau melalui LPTK) biasanya menyatakan bahwa ujian susulan akan dilakukan berdasarkan rekomendasi pengawas dan verifikasi sistem.

 

Respons Peserta & Panitia Kampus

Banyak peserta menyambut positif keputusan susulan ini sebagai bentuk pengakuan atas kegelisahan mereka dan usaha advokasi yang dilakukan.

Baca Juga: Pertamina Regional JBB Perluas Penyaluran LPG di Banten, Bupati Tangerang Puji Stabilitas Stok

Beberapa peserta juga mengingatkan teman-teman lain untuk tetap “menyuarakan hak” selama proses berjalan, asalkan melakukannya secara resmi melalui kanal pengaduan.

Panitia di UMSU dipercaya aktif menindaklanjuti laporan peserta ke Ditjen GTK agar masalah tersebut dapat diselesaikan dengan cepat.

Dari sisi kampus, transparansi penting yakni panitia UMSU juga mengajak peserta untuk cek ulang jadwal di situs resmi PPG UMSU dan grup pengumuman agar tidak ada lagi miskomunikasi.

 

Mengapa Ini Penting

1. Keadilan bagi Peserta

Ujian substantif merupakan fase krusial untuk lolos PPG.

Jika jadwal berubah mendadak, peserta bisa kalah persiapan atau bahkan tidak bisa hadir.

Keputusan susulan membantu memberi kesempatan yang adil.

2. Kepercayaan Terhadap Sistem PPG

Respons cepat dari Ditjen GTK menunjukkan bahwa pemerintah memperhatikan keluhan peserta.

Ini meningkatkan kepercayaan guru terhadap proses PPG.

3. Evaluasi Sistem Digital

Kasus ini menjadi alarm penting bahwa sinkronisasi antara sistem pusat (SIMPKB) dan sistem kampus perlu diperkuat agar tidak ada lagi perubahan jadwal mendadak yang menyesatkan peserta.

Baca Juga: Menit-Menit Menuju Pengumuman PPG Daljab Kemenag Batch IV 2025! Guru Diingatkan Cek Ulang Kelengkapan Berkas Ini

4. Pelajaran untuk Peserta Mendatang

Peserta PPG Prajabatan di batch berikutnya bisa mengambil pelajaran yaitu cek jadwal secara berkala, pantau pengumuman resmi, dan jangan ragu mengajukan pertanyaan resmi.

 

Rekomendasi untuk Peserta PPG UMSU

Segera cek akun SIMPKB-mu dan bandingkan dengan pengumuman di website PPG UMSU.

Gunakan kanal pengaduan resmi jika ada perbedaan jadwal, ke panitia kampus atau Ditjen GTK.

Bergabung dengan grup WhatsApp atau komunitas peserta agar bisa berbagi update dan informasi susulan.

Persiapkan mental dan materi ulang jika akan mengikuti ujian susulan, anggap sebagai kesempatan kedua yang sangat berharga.

Kasus perubahan mendadak jadwal tes substantif di TUK UMSU memang menimbulkan kegelisahan peserta PPG Prajabatan 2025.

Namun, keputusan Ditjen GTK untuk menyelenggarakan ujian susulan merupakan jawaban atas tuntutan peserta dan sinyal bahwa pemerintah masih memberikan ruang untuk keadilan.

Ini bukan hanya soal jadwal ujian, melainkan soal akuntabilitas sistem PPG dan kepercayaan calon guru terhadap proses sertifikasi.

Bagi peserta, tetap aktif pantau pengumuman, gunakan hakmu untuk mengajukan keberatan dengan cara resmi, dan manfaatkan kesempatan susulan ini dengan maksimal.***