POJOKSATU.id - Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG), Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek).
Adapun Bimtek yang dimaksud adalah Pembimbingan dan Pendampingan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) bagi peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan pelaksanaan mata kuliah PPL berjalan sesuai kurikulum dan panduan yang berlaku.
Baca Juga: 555 CPNS Resmi Jadi PNS Pertama Otorita IKN, Basuki Tekankan Empat Karakter ASN Nusantara
Sekaligus menyiapkan calon guru yang profesional, reflektif, serta siap menghadapi berbagai tantangan pembelajaran di satuan pendidikan.
Bimtek dilaksanakan dalam dua tahap.
Tahap pertama berlangsung pada 3–5 Juni 2026, sedangkan tahap kedua digelar pada 9–11 Juni 2026 di Jakarta.
Sebanyak 285 peserta yang terdiri atas Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan Guru Pamong (GP) dari 145 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) mengikuti kegiatan tersebut.
Baca Juga: Lowongan Kerja PMI Jakarta Utara Juni 2026 Dibuka, Lulusan SMA hingga SMK Akuntansi Bisa Daftar
Hadirkan Narasumber dari Tiga Perguruan Tinggi
Bimtek menghadirkan sejumlah narasumber dari perguruan tinggi penyelenggara PPG, yakni Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, dan Universitas Negeri Malang.
Direktur Pendidikan Profesi Guru, Ferry Maulana Putra, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan PPL tidak hanya bergantung pada kesiapan mahasiswa PPG, tetapi juga kualitas pembimbingan dan pendampingan yang diberikan oleh para mentor.
Menurutnya, peningkatan kapasitas mentor menjadi faktor penting agar calon guru memperoleh pengalaman belajar yang bermakna selama menjalani praktik di sekolah.
"Calon guru harus mampu mengaplikasikan berbagai pendekatan menuju pendidikan bermutu untuk semua. Karena itu kualitas pendampingan menjadi aspek yang sangat penting," ujarnya.
PPL Jadi Ruang Belajar Nyata bagi Calon Guru
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan penguatan materi terkait konsep dan implementasi PPL.
Praktik Pengalaman Lapangan merupakan bagian penting dalam program Pendidikan Profesi Guru karena menjadi wadah bagi calon guru untuk mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, serta sikap profesional melalui pengalaman langsung di sekolah.
Baca Juga: Jangan Diabaikan, Ini Fungsi Penting Lampu Penerang Plat Nomor Belakang Sepeda Motor
Pelaksanaan PPL juga membutuhkan kolaborasi yang kuat antara LPTK dan sekolah melalui peran Dosen Pembimbing Lapangan serta Guru Pamong.
Melalui kerja sama tersebut, calon guru diharapkan mampu mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian secara seimbang.
Wajib Diseminasi dan Aksi Nyata
Setelah mengikuti Bimtek, seluruh peserta diwajibkan mendiseminasikan materi kepada rekan sejawat, baik sesama Dosen Pembimbing Lapangan maupun Guru Pamong.
Selain itu, peserta juga harus mengimplementasikan hasil pelatihan melalui aksi nyata yang mengacu pada panduan Pembimbingan dan Pendampingan PPL bagi PPG Calon Guru.
Baca Juga: BPK RI Puji Kinerja BULOG Tembus 70 Persen di Semester I, Siap Kawal Swasembada Pangan Nasional
Implementasi tersebut dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga refleksi kegiatan secara sistematis dan terarah.
Para DPL dan Guru Pamong juga diminta melakukan dokumentasi serta evaluasi sebagai bagian dari proses aksi nyata guna memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai standar dan tujuan program.
Refleksi menjadi bagian penting dalam proses tersebut karena dapat digunakan untuk mengidentifikasi keberhasilan, kendala, serta langkah perbaikan yang perlu dilakukan pada masa mendatang.
Mentor Bukan Sekadar Pembimbing Akademik
Kasubdit Fasilitasi PPG, Ana Budi Kuswandani, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan kesamaan pemahaman dan kualitas layanan pembimbingan di seluruh penyelenggara PPG.
Menurutnya, mentor tidak hanya berperan sebagai pembimbing akademik, tetapi juga fasilitator pembelajaran, rekan refleksi, serta sumber inspirasi bagi calon guru dalam membangun identitas profesinya.
Materi yang diberikan selama Bimtek dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam membangun hubungan mentoring yang efektif, memberikan umpan balik konstruktif, dan mendampingi calon guru secara profesional.
Tersedia Layanan Konsultasi Daring
Bimtek Pembimbingan dan Pendampingan PPL menjadi bagian dari komitmen Direktorat PPG dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pendidikan Profesi Guru secara berkelanjutan.
Dengan dukungan Dosen Pembimbing Lapangan dan Guru Pamong yang kompeten serta sistem pendampingan yang terstruktur, program PPG diharapkan mampu menghasilkan guru profesional yang siap menghadirkan pembelajaran berkualitas bagi peserta didik Indonesia.
Baca Juga: Biar Makin Stylish, Ini Panduan Memilih Frame Kacamata Sesuai Bentuk Wajah
Direktorat PPG juga menyediakan layanan konsultasi daring setiap Selasa dan Kamis melalui Zoom Meeting.
Informasi lebih lanjut mengenai program Pendidikan Profesi Guru dapat diakses melalui laman resmi Direktorat Pendidikan Profesi Guru.
Upaya meningkatkan mutu pendidikan tidak hanya bergantung pada kurikulum dan fasilitas, tetapi juga pada kualitas guru yang hadir di ruang kelas.
Karena itu, setiap proses pembinaan calon guru menjadi investasi penting untuk masa depan pendidikan Indonesia. ***




