POJOKSATU.ID – Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah membuka pendaftaran Program Pelatihan Teknis (Non Gelar) bagi para pendidik.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan profesi guru di Indonesia, khususnya di bidang literasi, numerasi, dan bimbingan konseling.

Pendaftaran program ini telah dibuka sejak 11 September dan akan berakhir pada 24 September 2025.

Program pelatihan ini dirancang sebagai upaya pengembangan profesional berkelanjutan, dengan target peserta utama adalah dosen PPG dan guru pamong.

Diharapkan, keterampilan praktis yang diperoleh dapat langsung diterapkan untuk mendukung pengembangan siswa abad ke-21.

Baca Juga: Gaji PPPK Oktober 2025 Cair 1 Tanggal, Ini Rincian Lengkap Golongan 1–17 dan Tunjangannya

Ada dua jenis program pelatihan yang ditawarkan:

1. Integrasi Pembelajaran Literasi dan Numerasi dengan Menggunakan Kecerdasan Artifisial (KA)

2. Pembelajaran Profesional Teknis tentang Layanan Konseling Sekolah

Pelatihan ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap: pra-pelatihan (daring), pelatihan utama (luring di Jakarta), dan pasca-pelatihan (daring).

Pelaksanaan program secara keseluruhan dijadwalkan berlangsung dari Oktober hingga Desember 2025.

Bagi calon peserta yang berminat, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

Persyaratan umum meliputi status WNI, usia maksimal 55 tahun, memiliki NUPTK atau NIDN, dan berstatus sebagai pendidik ASN atau yayasan.

Selain itu, terdapat persyaratan khusus yang disesuaikan dengan program yang dipilih serta skor minimal tes kemampuan Bahasa Inggris.

Proses seleksi mencakup verifikasi dokumen administrasi yang akan berlangsung hingga 26 September, dilanjutkan dengan seleksi wawancara pada 1-4 Oktober 2025.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, para pendidik dapat mengunjungi laman resmi Ditjen GTK atau mengakses tautan pendaftaran yang disediakan.

Program ini merupakan kesempatan emas bagi para pendidik untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pengajaran di era digital.***

Baca Juga: Buku Lusuh

Silahkan akses artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android

Versi iOS

Channel WhatsApp

Fanpage Edugov

Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Ferdy Wamala