POJOKSATU.id — Ada kabar seru untuk para guru PAUD di Nagan Raya.Sebanyak 66 guru PAUD pilihan resmi mengikuti Diklat Lanjutan Guru PAUD 2025 yang berlangsung selama lima hari, 4–8 Juli 2025, di Aula Wisma Syariah, Ujong Fatihah, Kecamatan Kuala.

Ini bukan pelatihan biasa, lho, melainkan program yang dirancang khusus untuk meningkatkan kompetensi guru agar proses belajar di kelas makin kreatif, menyenangkan, dan tepat sasaran sesuai tahap perkembangan anak usia dini.

Suasana pembukaan terasa penuh semangat, apalagi dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Nagan Raya, Ny. Cut Inda Ratna Safriati TR Keumangan.

Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa guru PAUD punya peran besar bukan hanya dalam mengajar, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, dan kesiapan mental anak untuk masa depan.

Baca Juga: Siswa MTsN Tebing Tinggi Raih Emas dan Perak Pencak Silat Internasional 2025, Inspirasi Prestasi Madrasah

Yang bikin acara ini istimewa adalah rangkaian materi pelatihannya.

Ada pembahasan tuntas tentang Kurikulum PAUD terbaru, metode pembelajaran inklusif, strategi membangun karakter anak, hingga teknik kreatif menciptakan suasana belajar yang seru dan penuh makna.

Seluruh materi disampaikan oleh narasumber berpengalaman, baik secara langsung di lokasi maupun melalui sesi virtual dari kementerian.

Nah, sekarang mari kita bahas satu per satu materi pelatihan yang bikin para guru semakin mantap dalam mendidik generasi emas bangsa ini.

Pendalaman Kurikulum PAUD

Baca Juga: Perusuh Bahagia

Para guru diajak mendalami Kurikulum Merdeka PAUD yang menekankan pembelajaran berbasis bermain.

Mereka belajar menyesuaikan kegiatan dengan tahap perkembangan anak—baik dari segi fisik, kognitif, sosial-emosional, bahasa, maupun moral.

Termasuk juga cara bikin RPPH (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian) yang kreatif dan fleksibel.

Metode Pembelajaran Inovatif

Biar anak-anak nggak bosan, guru dikenalkan dengan metode seru seperti:

Bermain terarah untuk melatih motorik halus dan kasar.
Menggunakan lagu dan musik sebagai media belajar bahasa dan rasa percaya diri.
Memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar yang asik dan murah meriah.
Pendidikan Holistik Integratif

Wadidaw, ini penting banget! Guru diajarkan mengintegrasikan pendidikan gizi, kesehatan, dan karakter dalam kegiatan harian.

Bahkan, mereka juga belajar bikin program parenting agar pembentukan karakter anak selaras antara rumah dan sekolah.

Baca Juga: Kemenag Umumkan Penerima Beasiswa BeZakat 2025, Total Dana Capai Rp140 Juta per Mahasiswa

Strategi Mengajar Inklusif

Supaya semua anak bisa belajar nyaman, guru dibekali cara mengajar anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan metode adaptif.

Prinsipnya: tidak ada anak yang tertinggal.

Penilaian Perkembangan Anak

Nah, kalau soal penilaian, guru belajar teknik observasi yang benar serta cara membuat laporan perkembangan yang mudah dimengerti orang tua.

Jadi, komunikasi antara guru dan orang tua bisa makin solid.

Pelatihan ini diisi oleh narasumber keren seperti Rina Fitriana, S.Pd., M.Pd. dan Nina Afrianti, S.Pd., M.Pd.Aud. dari BGTK Aceh, yang fokus ke materi kurikulum dan metode kreatif. Ada juga Ir. Komarudin, M.Si. dari Kemendikdasmen yang menjelaskan kebijakan nasional, serta Dr. Yudi Herman, M.Pd. yang memberi arahan soal standar kualitas guru PAUD.

Hasil yang diharapkan? Tentu saja guru PAUD makin profesional, pembelajaran makin asik dan bermakna, dan layanan pendidikan anak usia dini di Nagan Raya jadi juara.

 

Versi Android: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.promedia.pojoksatu

 versid iOS: https://apps.apple.com/app/pojok-satu/id6670306141

 Channel Whatsapp:https://www.whatsapp.com/channel/0029VaizUTRDjiOXHsJCgQ2E

 Fanpage edugov: https://www.facebook.com/profile.php?id=61575904868212

 Source:https://www.naganrayakab.go.id/berita/kategori/kesra/bunda-paud-kabupaten-nagan-raya-buka-diklat-lanjutan-guru-paud-tahun-2025