POJOKSATU.id, SEKIRA 9000 santri dan mahasantri mengikuti Seleksi berbasis Computer Based Test (CBT) untuk Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Nasional 2025 yang ditutup pada 25 Mei 2025.
Dari jumlah santri tersebut, peserta pesantren dan Ma’had Aly mendapat apresasi. Karena, ini menandakan tingginya partisipasi dari kalangan pesantren yang mengikuti CBTS MQK 2025.
Tercatat 2.170 pesantren telah login ke sistem MQK Nasional (MQKN), dengan total 8.788 santri didaftarkan. Sementara itu, dari kalangan Ma’had Aly, sebanyak 57 institusi ikut serta dengan total 337 mahasantri.
Baca Juga: Pimpinan Komisi III DPR Soroti Kasus Mahasiwa UGM Christiano Tarigan Penabrak Argo Ericko Achfandi
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Suyitno menjelakan pelaksanaan seleksi berbasis CBT merupakan inovasi penting dalam sejarah MQK.
“CBT MQK Nasional 2025 bukan sekadar inovasi teknis, tetapi merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan metode seleksi substantif yang dilakukan langsung oleh pusat. Ini pertama kalinya dalam sejarah MQK, dan ini menjadi tonggak penting bagi tata kelola kompetisi kitab kuning di lingkungan pesantren,” ujar Suyitno di Jakarta, Senin, 26 Mei 2025.
Direktur Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Basnang Said, memastikan sistem seleksi CBT MQK Nasional 2025 dirancang untuk menjangkau peserta secara nasional secara efisien, dengan tetap menjaga kualitas seleksi secara substantif.
Baca Juga: Daftar 11 PTKN Resmi Bertransformasi, Diharapkan Mampu Lahirkan Alumni yang Siap Bersaing
“Melalui CBT, seleksi awal dilakukan langsung oleh Pusat dengan menggunakan standar nasional. Dari hasil ini, tiga peserta terbaik putra dan putri dari setiap majelis akan diserahkan ke masing-masing provinsi untuk dipilih dan ditetapkan sebagai kafilah yang akan mewakili daerahnya di MQK tingkat nasional sebagaimana dalam aturan MQKN tahun 2025,” terang Basnang.
Dia menuturkan dengan sistem baru ini, MQK tidak hanya menjadi ajang pelestarian khazanah keilmuan kitab kuning, tetapi juga menjadi simbol kemajuan pesantren dalam memanfaatkan teknologi secara adaptif dan terintegrasi.
“Inovasi ini menandai keseriusan kami dalam menghadirkan MQK yang lebih profesional, terbuka, dan relevan dengan semangat zaman,” jelasnya.
Baca Juga: Jadwal Lengkap dan Tiga Skema Pendaftaran Mahasiwa Baru Jalur SIMA Universitas Andalas
Basnang juga merilis jadwal rangkaian seleksi CBT dilaksanakan melalui beberapa tahapan sebagai berikut;
• 26–28 Mei 2025: Pengumuman peserta yang berhak mengikuti seleksi CBT.
• 2–5 Juni 2025: Workshop, sosialisasi teknis, dan simulasi ujian CBT.
• 9–21 Juni 2025: Pelaksanaan ujian CBT serentak di seluruh provinsi.
• 22–24 Juni 2025: Penarikan hasil CBT oleh panitia pusat.
• 25–27 Juni 2025: Pengumuman tiga peserta terbaik hasil CBT di setiap majelis dan kategori (putra/putri) dari seluruh provinsi. ***



