POJOKSATU.id - Momen yang telah lama dinanti akhirnya tiba bagi ribuan tenaga honorer di Kabupaten Nagan Raya, Aceh.
Setelah bertahun-tahun mengabdi tanpa kepastian status, sebanyak 2.150 honorer resmi menerima SK sebagai PPPK Paruh Waktu.
Penyerahan SK tersebut berlangsung dalam suasana penuh haru dan kebahagiaan.
Baca Juga: HEBOH! Guru PPPK Paruh Waktu Ramai Tolak Kontrak karena Gaji Rp300 Ribu
Acara ini semakin istimewa karena dihadiri langsung oleh Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan bersama Wakil Bupati Raja Sayang.
Bupati Raja Sayang dikenal dekat dengan para pegawai dan masyarakat.
Momen Bersejarah bagi Ribuan Honorer
Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan ribuan honorer di Nagan Raya.
Baca Juga: ASN Ikut Komponen Cadangan, Hasanuddin Tegaskan ASN Tidak Dirugikan dan Hak Akan Terjamin
Mereka berasal dari berbagai sektor.
Mulai dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga tenaga teknis yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik di daerah.
Bagi para honorer, status PPPK Paruh Waktu bukan sekadar perubahan administrasi.
Melainkan bentuk pengakuan atas pengabdian panjang yang telah mereka jalani.
Dihadiri Pimpinan Daerah
Kehadiran Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan dan Wakil Bupati Raja Sayang memberi makna tersendiri bagi acara tersebut.
Kehadiran pimpinan daerah menunjukkan dukungan langsung pemerintah terhadap perjuangan para honorer yang kini resmi menjadi bagian dari aparatur sipil negara.
Dalam sambutannya, Bupati Nagan Raya menegaskan soal komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status kerja bagi tenaga honorer.
Dikutip dari JPNN, 8 Februari 2026, Teuku Raja Keumangan, saat penyerahan SK PPPK Paruh Waktu menegaskan bahwa:
Baca Juga: Cuti Bersama ASN 2026 Resmi Ditetapkan, Total 8 Hari dan Cek Tanggalnya Disini!
“Penyerahan SK ini menjadi momen yang membahagiakan, terutama bagi para pegawai yang telah mengabdi selama bertahun-tahun,”.
Kebahagiaan dan Harapan Baru
Raut wajah bahagia terlihat jelas dari para honorer yang menerima SK.
Banyak di antara mereka yang mengaku tidak menyangka akhirnya mendapat kepastian status, meski masih dalam skema paruh waktu.
Bagi para honorer, pengangkatan ini membuka harapan baru, baik dari sisi pengakuan profesional maupun peluang peningkatan kesejahteraan di masa depan.
PPPK Paruh Waktu sebagai Tahap Transisi
Skema PPPK Paruh Waktu sendiri merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam menata tenaga non-ASN.
Skema ini dipandang sebagai tahap transisi sebelum adanya kemungkinan pengangkatan menjadi PPPK penuh waktu, sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran daerah.
Baca Juga: Sekolah Permanen Disiapkan Karena Progres Positif Sekolah Rakyat Terintegrasi di Tuban
Meski masih berstatus paruh waktu, para pegawai kini memiliki landasan hukum yang lebih jelas dalam menjalankan tugas dan menerima hak sebagai ASN.
Komitmen Pemkab Nagan Raya
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya menyatakan akan terus melakukan evaluasi terhadap kebijakan kepegawaian.
Termasuk memperjuangkan kesejahteraan PPPK Paruh Waktu.
Pengangkatan ribuan honorer ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menciptakan rasa aman bagi para pegawai.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam menyelesaikan persoalan honorer yang selama ini menjadi isu nasional.
Simbol Penghargaan atas Pengabdian
Penyerahan SK PPPK Paruh Waktu bukan hanya seremoni.
Baca Juga: Cara Cek Kode Kelulusan PPPK Tendik Sekolah Rakyat Kemensos 2025 Usai Pasca Sanggah
Melainkan simbol penghargaan atas dedikasi para honorer yang telah bekerja di berbagai sektor pelayanan publik dengan segala keterbatasan.
Bagi Nagan Raya, momen ini menjadi bukti bahwa pemerintah daerah hadir dan mendengar aspirasi para tenaga honorer.
Awal Babak Baru bagi Honorer
Dengan diterimanya SK PPPK Paruh Waktu, ribuan honorer Nagan Raya kini memasuki babak baru dalam perjalanan karier mereka.
Baca Juga: Besaran Gaji PPPK Pandeglang Berbeda Antara Eks TKS dan Eks TKK, Ini Rinciannya
Meski tantangan masih ada, kepastian status ini menjadi modal penting untuk terus mengabdi dan meningkatkan kinerja.
Momen yang dihadiri Raja Sayang ini pun akan dikenang sebagai salah satu hari paling membahagiakan bagi ribuan honorer di Nagan Raya.***




