POJOKSATU.id - Di era pemerintahan Presiden Prabowo, ada beberapa kabar baik bagi guru di Indonesia.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan program besar bagi guru di Indonesia.
Ada tiga program besar bagi guru yang telah dicanangkan oleh pemerintah.
"Terkait guru ini kita ada tiga program besar yang sudah dicanangkan," ujar Abdul Mu'ti, dikutip Pojoksatu.id dalam video di kanal YouTube Official iNews, Senin 9 Desember 2024.
1. Pemenuhan kualifikasi guru
Abdul Mu'ti mengatakan bahwa saat ini banyak guru di Indonesia yang ternyata belum memenuhi kualifikasi Pendidikan.
"Banyak guru kita ini yang belum berpendidikan D4 atau S1, sementara amanat Undang Undang Guru dan Dosen menyebutkan bahwa guru berpendidikan sekurang-kurang D4 dan S1," paparnya.
2. Peningkatan Kualitas
Pemerintah akan menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan kualitas guru.
Pelatihan ini difokuskan dalam bidang Sains, Teknologi, Matematika dan juga Bimbingan Konseling.
"Kita akan memberikan pelatihan bagi guru kita, terutama adalah pelatihan untuk mata pelajaran SAINS dan juga teknologi, Matematika dan Bimbingan Konseling," ungkapnya.
Baca Juga: 7 Tips Mengerjakan Soal Seleksi PPPK Guru 2024: SJT, Manajerial, Sosiokultural, dan Wawancara
3. Peningkatan kesejahteraan guru melalui sertifikasi
Di tahun 2025, pemerintah akan memastikan tunjangan profesi bagi guru terpenuhi.
"Insyallah setelah bertemu dengan DPR, tunjangan sertifikasi untuk guru tahun 2025 dapat dipenuhi," imbuhnya.
Kenaikan Gaji Guru
Sebelumnya Presiden Prabowo sudah mengumumkan bahwa di tahun 2025 akan ada kenaikan gaji guru.
Kenaikan gaji yang dimaksud ini adalah tunjangan profesi.
Dan kenaikan ini akan diberikan bagi guru ASN dan juga non-ASN setiap bulannya.
Namun untuk penyalurannya setiap 3 bulan sekali.
Disebutkan bahwa besaran kenaikan gaji, bagi guru ASN sebesar satu kali gaji pokok.
Sementara untuk guju yang statusnya non ASN dan telah mengikuti sertifikasi akan mendapatkan kenaikan gaji sebesar Rp2 juta.
***



