POJOKSATU.ID - MENJELANG dibukanya pendaftaran KIP Kuliah 2026, banyak calon mahasiswa mulai mengecek status desil kesejahteraan (DTSEN) sebagai syarat seleksi.
Kekhawatiran biasanya muncul dari mereka yang berada pada desil 6–10, karena dianggap tidak masuk kategori prioritas penerima bantuan.
Namun, kabar baiknya, pemohon dari desil 6–10 tetap diperbolehkan mendaftar KIP Kuliah 2026 selama melengkapi dokumen pendukung berupa SKTM dari aparat desa.
Baca Juga: Apakah Sistem Rusak? Mengapa TPG Selalu Terlambat di Triwulan Akhir? Cek Penyebab Keterlambatan!
Kondisi di lapangan memang tidak selalu ideal.
Beberapa calon pendaftar mengaku kesulitan melakukan penurunan desil DTSEN karena pihak desa tidak dapat memproses permohonan tersebut dengan berbagai alasan administratif.
Situasi ini sering membuat calon mahasiswa bingung dan khawatir tidak bisa mengikuti seleksi.
Baca Juga: Korban Banjir Bandang Sumatera Sudah 780 Jiwa, 564 Orang Hilang, Luka-luka 2.600 Orang
Melihat kondisi tersebut, imbauan pun disampaikan kepada para calon pendaftar agar tetap proaktif.
Selama berada di desil 6–10 dan memiliki bukti kondisi ekonomi yang terbatas, mereka dipersilakan mendaftar menggunakan SKTM sebagai dokumen pendukung.
Meski demikian, pihak penyelenggara tetap mendorong calon penerima KIP Kuliah 2026 untuk segera mengecek dan memastikan desil DTSEN berada di angka 1–5.
Baca Juga: Bupati Fauzi Bertindak! Gaji PPPK yang Hanya Rp 400 Ribu Dipastikan Naik Lewat Penyesuaian APBD
Langkah ini penting dilakukan sedini mungkin, terutama saat ini masih bulan Desember, calon mahasiswa memiliki waktu untuk memperbaiki data jika memungkinkan.
Hal ini penting mengingat proses seleksi KIP Kuliah tidak hanya menilai prestasi akademik.
Tetapi juga sangat memperhatikan kondisi ekonomi mahasiswa yang tercermin melalui desil DTSEN.
Dengan cek dan perbarui data sejak awal, calon mahasiswa diharapkan tak lagi direpotkan urusan administrasi saat seleksi KIP Kuliah dibuka usai SNBP dan SNBT.
Kesimpulannya, walaupun desil DTSEN 6–10 bukan kategori prioritas, peluang untuk mendaftar KIP Kuliah 2026 tetap terbuka selama persyaratan pendukung terpenuhi.
Upaya aktif calon pendaftar dalam menyiapkan dokumen sejak dini akan sangat membantu kelancaran proses seleksi nantinya.***




