POJOKSATU.ID - Aksi heroik petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Lebak, Banten, mendadak viral di media sosial.

Mereka terekam memadamkan kebakaran di sebuah swalayan dengan masih mengenakan seragam Korpri.

Meski seharusnya tengah mengikuti momen bersejarah pelantikan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Wajib Tahu, Jadwal Seragam PDH hingga Batik Kini Resmi Disamakan Dengan ASN

Peristiwa tersebut menyita perhatian publik karena para petugas rela meninggalkan pelantikan yang telah lama mereka nantikan demi menjalankan tugas kemanusiaan.

 

Pelantikan PPPK Ditinggalkan Demi Tugas Darurat

Dalam video yang beredar luas, tampak sejumlah petugas Damkar berjibaku memadamkan kobaran api tanpa sempat mengganti pakaian dinas.

Seragam Korpri yang masih melekat di tubuh mereka menjadi simbol pengabdian yang menuai apresiasi luas dari masyarakat.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Ada Kesempatan Naik Status, Ini Standar Kinerja yang Wajib Dipenuhi

Pelantikan PPPK sendiri merupakan momen penting bagi para petugas.

Mengingat sebagian dari mereka telah menunggu pengangkatan tersebut selama bertahun-tahun.

 

Laporan Kebakaran Masuk Saat Persiapan Pelantikan

Salah seorang petugas Damkar Kabupaten Lebak, Muhammad Badru, mengungkapkan kronologi kejadian.

Ia mengatakan seluruh anggota sebenarnya sedang bersiap mengikuti prosesi pelantikan PPPK.

Dikutip dari INEWS.ID pada Sabtu 27/12/2025, bapak Badru mengatakan: 

“Awalnya kita persiapan mengikuti pelantikan. Kebetulan semua anggota briefing dari kantor dan ada panggilan darurat kebakaran. Kami minta izin pimpinan langsung meluncur dengan tiga armada.” 

Keputusan tersebut diambil cepat setelah mempertimbangkan potensi bahaya yang bisa ditimbulkan dari kebakaran.

 

Masih Pakai Seragam Korpri, Tak Ada Keraguan

Badru menambahkan, para petugas tidak sempat mengganti pakaian dinas karena situasi darurat.

Baca Juga: Kasus Nenek Elina yang Berusia 80 Tahun Jadi Pemicu, Kantor Ormas Madas Digeruduk Warga Surabaya

Mereka langsung membawa peralatan seadanya dan berangkat ke lokasi kejadian.

“Semua anggota masih menggunakan baju Korpri. Tanpa pikir apa pun kami bawa peralatan seadanya. Karena itu tugas kita,” katanya.

Akibat keputusan tersebut, seluruh anggota yang bertugas tidak dapat mengikuti pelantikan PPPK secara langsung.

 

Utamakan Keselamatan Warga

Menurut keterangan petugas, setelah laporan kebakaran di swalayan diterima.

Baca Juga: Beasiswa Government of Ireland 2026 Dibuka Januari, Tawarkan Kuliah Gratis dan Tunjangan Rp 197 Juta

Mereka segera berkoordinasi dengan pimpinan. Fokus utama saat itu adalah mencegah api meluas dan menghindari potensi korban jiwa.

Para petugas mengaku tidak lagi memikirkan pelantikan karena keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penugasan pemadam kebakaran.

 

Apresiasi dari Pimpinan dan Masyarakat

Aksi sigap tersebut menuai pujian luas dari masyarakat, terutama setelah video Damkar Lebak memadamkan kebakaran dengan seragam Korpri ramai dibagikan di media sosial.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lebak, Yadi Bashari, menyampaikan rasa bangganya terhadap dedikasi jajarannya.

Menurutnya, tindakan para petugas mencerminkan jiwa pengabdian dan profesionalisme tinggi sebagai aparatur pelayanan publik.

 

Hak PPPK Tetap Diberikan

Yadi menegaskan, meskipun para petugas tidak mengikuti pelantikan PPPK paruh waktu, hak mereka tetap diberikan.

Baca Juga: Dishub DKI Buka Pendaftaran Kartu Layanan Gratis Saat Car Free Day 28 Desember 2025, Ini Lokasi dan Syaratnya

Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK diserahkan langsung oleh Bupati Kabupaten Lebak kepada para petugas Damkar tersebut.

Langkah ini menjadi bentuk penghargaan atas loyalitas dan tanggung jawab yang ditunjukkan para petugas dalam menjalankan tugas negara.

Aksi Damkar Kabupaten Lebak yang rela meninggalkan pelantikan PPPK demi memadamkan kebakaran menjadi potret nyata pengabdian aparatur negara.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa tugas kemanusiaan dan keselamatan warga selalu menjadi prioritas utama, bahkan di momen paling bersejarah sekalipun.***