POJOKSATU.id – Masa liburan sekolah tinggal menghitung hari. Hampir seluruh sekolah di berbagai kota di Indonesia akan meliburkan kegiatan belajar hingga awal tahun 2026. 

Untuk mengisi waktu senggang anak di rumah, sebuah inisiatif unik datang dari SMK Budi Luhur Ciledug, Kota Tangerang, Banten. 

Mereka menghadirkan tontonan spesial berupa deretan film produksi siswa yang ditayangkan langsung di Bioskop XXI Cinema, Bintaro, Tangerang Selatan.

Baca Juga: OJK Jabar Blokir 776 Pinjol Ilegal di Jabar

Serunya lagi, bukan cuma satu atau dua film. Total ada delapan karya siswa yang siap mengisi layar bioskop selama masa liburan. 

Tiap film membawa cerita berbeda—mulai dari drama keluarga, persahabatan, komedi anak kos, hingga animasi penuh pesan inspiratif. Ini jadi pengalaman berharga tak hanya bagi penonton, tapi juga para siswa-siswi yang terlibat dalam proses produksinya.

1. Satu Klik Ribuan Masalah

Film ini mengangkat kisah Aldo, pemuda pas-pasan yang terjerat pinjaman online hingga membuat hidupnya berantakan. Tiap klik yang ia lakukan ternyata membuka ribuan masalah baru.

  • Production House: GROWING PICTURES
  • Produser: Muhammad Rasyid Al Muttaqin
  • Sutradara: Raziel Teuku Akbar
  • Scripwriter: Imelda Valent
  • Campers: Muhammad Aziz Ontowiryo
  • Editor: Rakha Athaya Priyandhika
  • Penata Artistik: Wulan Jelita Widyadhari

Baca Juga: Dana PIP 2026 Cair Bertahap, Inilah Bulan-bulan Penting untuk Siswa

2. Meraih Harapan
Kisah keluarga sederhana yang menggantungkan harapan pada anak tunggal mereka. Meski sempat salah langkah, sang anak akhirnya bangkit dan memberikan kebanggaan besar bagi orang tuanya.

  • Storyboard Artist: Chelsea Aileen Meidiva Siregar, Danendra Javas Niscala
  • Key Pose Animator: Daniya Savrinadeya
  • Music Compositor: Farrel Ramadhan Rastiyo
  • Background Artist: Keizha Noor Adzra
  • Scriptwriter: Louise Wardana
  • Director: Satria Febrilianto Anggoro
  • Colouring Artist: Mirzaky Yusuf Triyandi

3. Sekawan
Mengisahkan dinamika tiga anak kos—Putra, Satria, dan Bima—yang hidup penuh drama dan tawa. Dari mimpi aneh sampai kencan gagal, semuanya mempertegas arti persahabatan.

  • Production House: Visora
  • Producer & Runner: Akram Naufal Kamil
  • Cameraman: Hilal Anargya Prasetyo
  • Audioman: Keylila Rasya Putra
  • Director: Maelinda Nashita Ulfa
  • Script Writer & Editor: Maiza Jasmine A.R
  • Tata Artistik: Oryza Sativa

Baca Juga: Di Tengah Banjir dan Kesedihan, Sepotong Roti yang Menghadirkan Senyum Seorang Bapak

4. Asmara
Niko mendapati perubahan aneh pada kekasihnya, Asmara. Kebingungan itu terjawab lewat sepucuk surat yang mengubah seluruh hidupnya.

  • Lighting Artist: Albar Kazali
  • Music Composer: Athaya Fikri Albahy
  • Sutradara: Danu Tri Pratama P
  • Art Director: Davinca Euodia J.N.S
  • Effect Artist: Evan Martin P
  • Scriptwriter: Naila Devika Suhendar
  • Editor: Raditya Exelle Adiputra
  • Animator: Rizky Ridho Pratama

5. Gak Beres
Kehidupan dua sahabat yang berusaha menghibur temannya justru malah jadi sederet aksi kocak. Sebuah tontonan ringan penuh gelak tawa.

  • Production House: ANAK RUMAH
  • Produser: Aloysious Andrew
  • Director: Mahesa Danny
  • Art Director: Gledys Ivory
  • Cameraman: Marvin Leonathan
  • Editor: Naufal Atma
  • Scripwriter: Nur Rana

Baca Juga: Dana ATENSI YAPI 2026 Segera Masuk, Simak Bulan dan Persyaratannya 

6. One Last Step
Aurelia bercita-cita menjadi pelari, tetapi penyakit serta bullying membuat jalannya tak mudah. Semangatnya untuk terus berjuang jadi inti utama cerita ini.

  • Scriptwriter: Ammar Naufal Wijaya
  • Colouring: Arneta Nabila Sari
  • Animator: Carissa Azzahra Rosa
  • Lineart: Cherryl Lauwfyrania Putri Soebagyo
  • Background Artist: Evander Benedict Wong
  • SFX: Reiner Nathaniel
  • Editor: Reinha Rosary Christabell Arwen Roos
  • Sutradara: Vincentius Kevin Alwi

7. Teruntuk Raya
Raya kembali pada kenangan lama melalui barang peninggalan sang ibu. Sebuah film tentang keluarga, kehilangan, dan ikatan yang tak lekang oleh waktu. 

  • Production House: Katarsis
  • Producer & Assistant Director: Aramhinta Zivanka
  • Editor & Camera: Athar Arianto Perdana
  • Rambey Director: Mochamad Rasya Ardhana
  • Sound: Mochamad Soultan Arkana
  • Writer & Art Department: Nayla Khairafatina Pane
  • Art Director: Ratu Bidara Intan Sari

 Baca Juga: Rincian Bantuan Bencana Banjir Sumatra Dinilai Tak Masuk Akal hingga Panen Hujatan Netizen, Kementan Minta Maaf, Sebut Adanya Kesalahan Informasi

8. Hang On Those Memories
Edward kehilangan orang tuanya akibat kecelakaan. Hidupnya terpuruk hingga ia merasa tak lagi punya harapan. Cerita ini menyelami rasa duka dan pencarian makna hidup.

  • Editor: Ayesha Tirza Kirana
  • Director: Dominica Vianna Anelovie Zhie
  • Storyboard Artist: Maura Anka Yessica
  • Rendering Artist: Nakeisha Zalfa Indira
  • Concept Artist: Nicholaus Samuel Untung
  • Art Director: Raissa Sekar Utomo
  • Sound Composer: Vincentius Michael
  • Script Writer: Zora Zalika Haruni

Kreativitas yang Dilepas di Layar Lebar

Kepala Sekolah SMK Budi Luhur, Joko Waluyo, mengatakan bahwa penayangan delapan film ini sengaja dijadwalkan berbarengan dengan libur sekolah. 

Joko bilang, siswa-siswi yang tidak bepergian keluar kota tetap bisa menikmati hiburan berkualitas lewat karya teman sebayanya.

Baca Juga: Bangun Ekosistem Solid, Pemkot Depok Tekankan Komunitas Kreatif tak Boleh Jalan Sendiri

Melalui Bluvocation Creative Fest (BCF) 2025, ia menegaskan bahwa para siswa bukan hanya belajar teori, tetapi juga merasakan langsung pengalaman produksi yang nyata.

“Bukan sekadar teori. Rasakan denyut nadi industri sesungguhnya. Perjuangan nyata, keringat nyata dan kemenangan nyata. Siap tayang di XXI Cinema!,” ucapnya.

Dari sisi teknis, Kepala Jurusan Broadcast TV SMK Budi Luhur, Agus Fazriansyah, menyebut bahwa film-film ini adalah bentuk keberanian siswa untuk mencoba, gagal, lalu bangkit lagi.

Ia menyoroti betapa panjangnya proses dari brainstorming penuh debat, syuting berulang, sampai editing lembur malam hari. “Semua terbayar dengan karya yang akan kita tonton bareng di Bioskop,” katanya.

Baca Juga: PPG Daljab Dinilai Tidak Seragam, Profesionalisme Guru Dipertanyakan? Ini Faktanya

Agus menambahkan, ini baru awal dari sejarah panjang kreativitas siswa SMK Budi Luhur. Ia mengapresiasi seluruh kru, pemain, guru, dan pimpinan sekolah yang mendukung penuh proyek ini. ***