POJOKSATU.ID - Kabar baik bagi PNS yang ingin mengembangkan karier di dunia pendidikan.

Kemdikdasmen resmi membuka rekrutmen tenaga kependidikan untuk SMA Unggul Garuda Baru di empat provinsi Indonesia.

Menariknya, masa pendaftaran seleksi ini telah diperpanjang hingga 31 Maret 2026.

Baca Juga: Hujan Deras Disertai Angin Kencang di Bandung, Reklame Tumbang Timpa 4 Kendaraan di Jalan Soekarno-Hatta

Kesempatan ini menjadi peluang emas bagi para PNS yang ingin berkontribusi dalam mencetak generasi unggul berdaya saing global.


Deadline Diperpanjang, Jangan Sampai Terlewat

Berdasarkan informasi resmi, pendaftaran seleksi yang sebelumnya dibuka sejak 20 Februari kini diperpanjang hingga 31 Maret 2026.

Peserta diimbau untuk terus memantau informasi terbaru melalui laman resmi Kemdiktisaintek dan portal ASN Karier BKN agar tidak tertinggal tahapan seleksi.

Baca Juga: Jangan Asal Daftar! Ini Cara Cek dan Pilih Formasi CPNS 2026 Sesuai Ijazah Terakhir Agar Tidak Gugur Karena Salah Jurusan

Langkah ini memberikan waktu tambahan bagi pelamar yang belum sempat melengkapi berkas.


SMA Unggul Garuda, Sekolah Masa Depan

SMA Unggul Garuda Baru merupakan satuan pendidikan menengah yang dirancang untuk mencetak lulusan unggul di bidang sains dan teknologi.

Sekolah ini memiliki tiga pilar utama:

Baca Juga: Imbauan Hemat LPG dari Bahlil Viral, Warganet Respons dengan Cara Tak Biasa

- Pemerataan akses pendidikan berkualitas

- Inkubator calon pemimpin bangsa

- Wadah prestasi akademik dan pengabdian

Sekolah ini dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027 dan akan menerima siswa dari seluruh Indonesia.


Lokasi Strategis di 4 Provinsi

Formasi dibuka untuk penempatan di empat wilayah strategis, yaitu:

Baca Juga: Korlantas Bakal Perluas Jalur Satu Arah Nasional dari KM 390 Kendal hingga KM 70 Tol Cikatama

- Belitung Timur

- Nusa Tenggara Timur

- Sulawesi Tenggara

- Kalimantan Utara

Penempatan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam pemerataan pendidikan unggul hingga ke daerah.

Baca Juga: SKTP Januari Belum Terbit Tapi Cair Februari-Maret, Guru Wajib Paham Skema Carry Over Agar Tidak Salah Paham TPG


Total 92 Formasi Dibuka

Terdapat delapan jabatan dengan total 92 formasi yang tersedia, antara lain:

- Penelaah Teknis Kebijakan: 24 formasi

- Pengolah Data dan Informasi: 16

- Pranata Laboratorium: 20

- Perawat: 16

- Serta jabatan lainnya seperti dokter, pustakawan, nutrisionis, dan psikolog

Formasi ini terbuka bagi PNS yang memenuhi syarat sesuai jabatan.


Syarat Umum dan Khusus

Pelamar wajib memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya:

Baca Juga: Tak Hanya WFH, ASN Banyuwangi Disuruh Naik Sepeda atau Gunakan Transformasi Umum ke Kantor Demi Hemat BBM

- Warga Negara Indonesia

- Usia maksimal 40 tahun per 1 Mei 2026

- Memiliki kinerja minimal “Baik” dalam dua tahun terakhir

- Menguasai Bahasa Inggris aktif

- Selain itu, pelamar juga harus memiliki sertifikat Bahasa Inggris dengan skor minimal IELTS 5,5 atau TOEFL iBT 51.

Untuk jabatan tertentu, dibutuhkan sertifikat profesi sesuai bidang masing-masing.

Baca Juga: Ketimpangan Gaji ASN Terbongkar! Menkeu Purbaya Ungkap Penghasilan Pegawai Pajak Lebih Tinggi, Ini 2 Solusi yang Ditawarkan


Jadwal Seleksi Lengkap

Seleksi dilakukan secara bertahap dengan jadwal sebagai berikut:

- Seleksi administrasi: 1–5 April 2026

- Psikotes: 11 April 2026

- Wawancara: 12–13 April 2026

- Pengumuman akhir: 16–17 April 2026

Penilaian akhir didominasi oleh wawancara dengan bobot 70 persen, sementara psikotes sebesar 30 persen.


Cara Daftar dan Ketentuan Penting

Pendaftaran dilakukan melalui dua tahap:

Baca Juga: Pemerintah Akan Cairkan 3 Tunjangan PNS Golongan II di April 2026! Ini Komponen dan Rincian Nominalnya

1. Mengisi profil di platform MyASN

2. Mengunggah dokumen di portal ASN Karier BKN

Dokumen yang wajib diunggah meliputi:

- Surat persetujuan instansi

- Surat lamaran bermaterai

- Sertifikat Bahasa Inggris

Baca Juga: Tips Berburu Token Listrik Termurah dan Cara Menghematnya

Perlu diingat, seluruh proses seleksi ini gratis tanpa dipungut biaya dan keputusan panitia bersifat final.

Jangan sampai kesempatan ini terlewat, karena seleksi ini tidak hanya membuka karier baru, tetapi juga peluang berkontribusi dalam mencetak generasi masa depan Indonesia.***