POJOKSATU.id - Direktorat Pendidikan Profesi Guru resmi merilis Rekapitulasi Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 5 Tahun 2025 yang mencatat total 37.244 peserta dari 39 wilayah, termasuk provinsi dan luar negeri.
Data ini memberikan gambaran jelas mengenai sebaran peserta PPG di seluruh Indonesia, sekaligus menunjukkan daerah mana yang memiliki jumlah guru terbanyak yang mengikuti program profesionalisasi ini.
Dari daftar tersebut, Jawa Barat kembali menjadi provinsi dengan jumlah peserta tertinggi, menembus 6.493 peserta.
Baca Juga: Jadi GURU LANGKA, 90 Ribu Sekolah Tidak Punya Guru Bahasa Inggris, Pelatihan Dikebut Hingga 2027
Angka tersebut jauh melampaui provinsi lain dan menunjukkan tingginya antusiasme sekaligus kebutuhan tenaga pendidik yang memenuhi kualifikasi sertifikasi di wilayah tersebut.
Rekap ini sekaligus menjadi dasar bagi perencanaan LPTK dan pemerintah daerah dalam mempersiapkan pelaksanaan PPG tahap berikutnya.
Jawa Barat Unggul Jauh Dibanding Provinsi Lain
Provinsi Jawa Barat menjadi sorotan utama dalam rekap tahun ini karena mencatat jumlah peserta yang mencapai ribuan lebih banyak dibanding provinsi lainnya.
Baca Juga: Gejolak Subang Memanas! Bupati Dipanggil Polisi, Isu Setoran Ratusan Juta Diseret ke Meja Hukum
Dengan 6.493 peserta, Jawa Barat menempati posisi puncak sebagai daerah dengan sasaran terbesar.
Hal ini mencerminkan tingginya jumlah guru yang memenuhi syarat mengikuti PPG Guru Tertentu, sekaligus kebutuhan penguatan kompetensi di wilayah tersebut.
Jumlah ini juga mengindikasikan bahwa proses validasi dan seleksi di provinsi tersebut berlangsung cukup masif.
Baca Juga: Wajib Tahu! Pertanyaan Interview Paling Umum dan Tips Jawabnya untuk Semua Posisi
Kesiapan sekolah dan guru dalam menjalani berbagai tahapan PPG menunjukkan dukungan yang baik terhadap program peningkatan kualitas pendidikan nasional.
Dengan jumlah peserta sebesar itu, Jawa Barat akan menjadi salah satu wilayah dengan beban penyelenggaraan PPG yang cukup besar bagi LPTK penyelenggara.
Jawa Timur dan Jawa Tengah Mengikuti di Urutan Berikutnya
Di posisi kedua terdapat Jawa Timur dengan total 3.388 peserta, yang disusul oleh Jawa Tengah dengan 2.937 peserta.
Kedua provinsi ini memang selalu menjadi penyumbang peserta PPG terbesar setiap tahunnya karena jumlah guru yang sangat besar dan tersebar di berbagai daerah.
Baca Juga: Wajib Tahu! Pertanyaan Interview Paling Umum dan Tips Jawabnya untuk Semua Posisi
Besarnya angka peserta dari dua provinsi ini menunjukkan bahwa kebutuhan peningkatan kompetensi dan sertifikasi guru masih menjadi prioritas utama.
Selain itu, LPTK di kedua wilayah tersebut juga termasuk yang paling aktif dalam menyelenggarakan program PPG.
Sebagai wilayah dengan populasi sekolah besar, Jawa Timur dan Jawa Tengah diperkirakan akan menjadi pusat dinamika PPG pada tahun 2025.
Dengan angka peserta yang tinggi, koordinasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan LPTK menjadi sangat penting.
Sumatera Utara dan NTT Masuk Daftar 5 Besar
Menariknya, dua provinsi luar Pulau Jawa masuk dalam daftar lima besar peserta terbanyak, yakni Sumatera Utara dengan 2.726 peserta dan Nusa Tenggara Timur dengan 1.362 peserta.
Baca Juga: PHR Buka Magang Batch 3 Tanpa Batas Usia, Cek Syarat dan Jadwal Seleksinya
Sumatera Utara menjadi provinsi dengan peserta terbanyak di luar Jawa, menunjukkan kebutuhan besar akan peningkatan kualifikasi guru di wilayah tersebut.
Sementara itu, NTT yang masuk dalam posisi kelima memperlihatkan tingginya komitmen daerah dalam mengoptimalkan jumlah guru yang memenuhi standar sertifikasi meskipun kondisi geografisnya cukup menantang.
Angka ini menunjukkan bahwa pemerataan peningkatan kompetensi guru berjalan cukup baik di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan demikian, PPG Guru Tertentu bukan hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi juga menyasar wilayah-wilayah dengan kebutuhan tinggi.
Total 39 Wilayah Termasuk Luar Negeri
Rekap yang dirilis juga menampilkan data peserta dari 39 wilayah, termasuk peserta dari luar negeri yang berjumlah 5 orang.
Data lintas wilayah ini menegaskan bahwa jangkauan program PPG Guru Tertentu sangat luas dan melibatkan berbagai daerah dengan karakteristik pendidikan yang berbeda-beda.
Keikutsertaan guru dari luar negeri juga memperlihatkan bahwa layanan PPG telah menjangkau warga negara Indonesia yang mengabdi sebagai pendidik di luar tanah air.
Pemerintah berharap pemerataan kualitas guru dapat tercapai dengan lebih baik melalui penyelenggaraan PPG yang merata.
Baca Juga: Summarecon Bogor Buka Lowongan Admin Promosi, Peluang Karier Menjanjikan bagi Talenta Muda
Jumlah peserta yang besar ini juga menjadi indikator peningkatan minat guru dalam pengembangan profesional berkelanjutan.
Implikasi Data Rekap pada Pelaksanaan PPG 2025
Dengan jumlah peserta yang mencapai 37 ribu lebih, pelaksanaan PPG Guru Tertentu Tahap 5 tahun 2025 diperkirakan akan berjalan padat.
LPTK harus menyiapkan skema pembelajaran, pembimbingan, hingga ujian secara matang agar dapat mengakomodasi jumlah peserta yang sangat besar.
Selain itu, guru yang sudah masuk daftar rekap perlu mempersiapkan diri sejak dini, mulai dari kelengkapan berkas, kesiapan pembelajaran mandiri, hingga pemenuhan semua persyaratan administrasi.
Rekapitulasi ini juga menjadi tolok ukur bagi berbagai pihak dalam memastikan kelancaran proses PPG dan memastikan peningkatan kualitas guru berjalan sesuai target nasional.
Pemerataan peningkatan kompetensi guru di seluruh Indonesia menjadi salah satu fokus utama pada tahun ini.***




