POJOKSATU.id - Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri memiliki perjalanan sejarah panjang yang berakar kuat pada tradisi pesantren.
Perguruan tinggi swasta ini berdiri pada 30 April 1966 atas prakarsa K.H. Mahrus Aly, Pimpinan Pesantren Lirboyo ketiga sekaligus Rais Syuriah PWNU Jawa Timur pertama, dengan nama awal Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri.
Perguruan tinggi ini diresmikan pembukaannya oleh Menteri Agama RI saat itu, Prof. K.H. Saifuddin Zuhri, pada 25 Oktober 1966.
Baca Juga: 'Sengkolo, Petaka Satu Suro' Tembus 100 Ribu Penonton, Horor Lokal Kian Bertaji di 2026
Pada fase awal, UIT Lirboyo Kediri membuka dua fakultas, yakni Fakultas Syari’ah dan Fakultas Tarbiyah dengan program Sarjana Muda, sebagaimana tertuang dalam SK Menteri Agama RI Nomor 178 Tahun 1970.
Seiring berkembangnya kebutuhan masyarakat, pada tahun 1987 UIT Lirboyo Kediri menambah empat fakultas baru, yakni Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Bahasa Inggris.
Langkah ini menandai perluasan peran kampus dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi lintas disiplin.
Baca Juga: Perpres Sudah Terbit, Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Setelah Triwulan I oleh Menkeu Purbaya
Untuk memperkuat kelembagaan, pada 4 Juli 1967 dibentuk Badan Wakaf Tribakti yang bertujuan mengembangkan ilmu pengetahuan Islam Indonesia serta memperkokoh eksistensi kampus.
Badan Wakaf ini kemudian berubah menjadi Yayasan Pendidikan Islam Tribakti Kediri pada 29 Maret 1988.
Transformasi penting terjadi pada 19 September 1988, ketika UIT Kediri resmi berubah nama menjadi Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri.
Perubahan ini menegaskan fokus orientasi kajian keislaman berbasis pondok pesantren, dengan pengelolaan tiga fakultas utama, yakni Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah, dan Fakultas Dakwah.
Dalam perkembangannya, IAIT Kediri terus melakukan penguatan akademik hingga memiliki tiga fakultas dengan enam program sarjana serta dua program magister.
Puncak transformasi kembali terjadi pada 22 Desember 2022, saat IAIT Kediri resmi beralih nama menjadi Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri.
Sebagai bagian dari sistem pendidikan nasional, UIT Lirboyo Kediri memegang peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Kemudian, memajukan ilmu pengetahuan serta teknologi dengan tetap berlandaskan nilai humaniora dan akhlakul karimah.
Baca Juga: Cara Praktis Mengedit Foto Online agar Tampilan Lebih Menarik dan Profesional
Visi UIT Lirboyo Kediri adalah menjadikan kampus ini unggulan dalam bidang kajian keislaman, keindonesiaan, kepesantrenan, dan ilmu pengetahuan dalam perspektif Islam Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
Visi tersebut menjadi arah bagi seluruh sivitas akademika dalam melangkah ke depan.
Misi UIT Lirboyo Kediri antara lain mengantarkan mahasiswa memiliki kemantapan akidah, kedalaman spiritual, keluhuran akhlak, keluasan ilmu pengetahuan, serta kemantapan profesional.
Kampus juga mendorong pemanfaatan teknologi dalam pengkajian ilmu, pengembangan riset keislaman, serta pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga: STIE GICI Terapkan Learning By Doing, Cetak Lulusan Siap Kerja dan Berjiwa Entrepreneur
Tujuan utama UIT Lirboyo Kediri adalah memaksimalkan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Selanjutnya, menghasilkan sarjana muslim yang taat kepada Allah, Rasul, dan Ulil Amri, serta memiliki kompetensi akademik dan profesional yang mampu diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kompetensi lulusan yang diharapkan mencakup keimanan dan ketakwaan, penguasaan ilmu keislaman dan ilmu umum secara komprehensif dan kecakapan berpikir kritis, mengelola informasi, dan memanfaatkan teknologi.
Juga keterampilan berbahasa Indonesia, Arab, dan Inggris.
Baca Juga: Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? Film Religi Penuh Luka, Doa, dan Pengampunan Tayang Januari 2026
Perjalanan panjang UIT Lirboyo Kediri menunjukkan bahwa kampus pesantren bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga terus beradaptasi dan berinovasi.
Dari sinilah harapan tumbuh, bahwa pendidikan berbasis nilai akan selalu menjadi cahaya bagi lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi untuk bangsa dan umat. ***




