POJOKSATU.ID — Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) resmi mulai menyalurkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) merah putih baru kepada KPM yang sebelumnya menerima bansos melalui PT Pos Indonesia.

Langkah ini bukan sekadar perubahan administratif, melainkan membuka kesempatan bagi penerima untuk mendapatkan bantuan ganda sekaligus tambahan Rp 400.000.

Lalu, kapan tepatnya bantuan tersebut cair ke rekening KKS baru? Mari kupas lengkapnya.

Sejak 2025, Kemensos menginisiasi pergeseran mekanisme penyaluran bansos dari Pos ke sistem perbankan melalui Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BSI). 

Baca Juga: Kabar Gembira! PPPK Paruh Waktu Resmi Dapat Tunjangan Baru Mulai 2025, Ini Daftar dan Besarannya

Proses ini berjalan lewat buka rekening kolektif (burekol), di mana data KPM diverifikasi, rekening massal dibuka, dan kemudian KKS baru diterbitkan. 

Menurut laporan, sekitar 1,6 juta KPM sudah membuka rekening melalui Burekol dan menerima KKS baru.

Dengan KKS merah putih baru, KPM bisa menerima:

PKH Tahap 2 dan 3 sekaligus

BPNT Tahap 2 dan 3 sekaligus

Tambahan Rp 400.000 dari pemerintah melalui mekanisme Himbara. 

Baca Juga: Habis TKA, Lanjut UAS! Ini Strategi Belajar yang Paling Efektif Biar Nggak Keteteran

Sistem ini mempersingkat waktu pencairan dan mengurangi jeda distribusi bansos.

 

Pencairan tahap 3 telah mulai sejak 8 September 2025. 

Awal Oktober 2025 menjadi momen penting, laporan menunjukkan banyak KPM sudah melihat saldo masuk di KKS baru pada 1 Oktober 2025.

Di beberapa wilayah, penerima melaporkan saldo hingga Rp 3,1 juta yang berasal dari kombinasi PKH + BPNT + bonus.

Baca Juga: SKTP 28 Oktober Berbuah Manis, Guru SMP Non ASN Deli Serdang Laporkan TPG TW 3 Cair!

Bank-bank Himbara sudah terlibat aktif:

BSI, BRI, dan BNI telah mulai mencairkan bantuan. 

Bank Mandiri juga diperkirakan segera menyusul.

Ada laporan bahwa beberapa penerima KKS baru di BRI menerima Rp 375.000 untuk salah satu tahapnya. 

Tambahan Rp 400 ribu ini sangat menarik karena hanya diberikan kepada KPM yang melakukan peralihan dari Pos ke KKS Bank. 

Baca Juga: Pilu Bayi Perempuan Ditemukan di Poskamling di Warungkiara Sukabumi, Polisi Selidiki Secarik Surat dari Pelaku

Menurut beberapa laporan, bantuan ini sudah mulai disalurkan bersamaan dengan bantuan tahap PKH dan BPNT lainnya. 

Dalam beberapa kasus, total bantuan yang diterima KPM mencapai lebih dari Rp 1,6 juta menjelang akhir tahun.

Proses verifikasi rekening dan status cek rekening masih jadi tahap penting sebelum pencairan bisa dilakukan. 

Ada KPM yang masih menunggu karena antrean Burekol sangat besar.

Baca Juga: Indosat Hadirkan “Kios @ School” di SMK Walang Jaya, Cetak Siswa Siap Kerja Lewat Pembelajaran Berbasis Praktik

Menurut salah satu laporan, ada 3,6 juta KPM yang dalam proses transisi. 

Bagi KPM yang belum membuka rekening: Kemensos memastikan bahwa mereka tetap bisa mencairkan bansos secara tunai di kantor pos agar tidak kehilangan hak. 

Bantuan ganda ditambah bonus Rp 400 ribu jelas meningkatkan kesejahteraan KPM, apalagi di masa kenaikan harga dan kebutuhan sehari-hari.

Perbankan bansos ini mendorong digitalisasi dalam distribusi bantuan sosial, mengurangi biaya operasional dan potensi kebocoran.

Baca Juga: Jembatan Carenang–Lebak Wangi Nyaris Ambruk, Warga Waswas Tiap Melinta

Namun, pemerintah perlu terus mengawasi agar semua KPM yang beralih dari Pos benar-benar terlayani, tanpa kesenjangan akses.***