POJOKSATU.id - Mahkamah Agung atau MA adalah salah satu instansi pusat yang membuka formasi CPNS 2023.
Formasi CPNS 2023 Mahkamah Agung atau MA itu tertuang dalam Lampiran XXXV Keputusan Menteri PANRB Nomor 544 Tahun 2023 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Pusat Tahun Anggaran 2023.
Dalam surat keputusan itu, formasi CPNS 2023 Mahkamah Agung atau MA ditetapkan sebanyak 1.658 formasi.
Baca Juga: AWAS PENIPUAN! Cara Daftar Formasi CPNS 2023 Mahkamah Agung cuma di Link Resmi Ini, Lengkap Tutorial
Formasi tersebut bukan saja diperuntukkan bagi lulusan S1 atau sarjana.
Nantinya, pada CPNS tersebut akan ditempatkan bukan saja di Mahkamah Agung.
Melainkan juga akan ditempatkan di pengadilan negeri dan pengadilan tinggi berbagai wilayah di seluruh Indonesia.
Formasi CPNS Mahkamah Agung 2023 untuk lulusan S1 terbagi 2 jenis jabatan, yakni Ahli Pertama-Pranata Peradilan dan Klerek-Analis Perkara Peradilan.
Ada 25 lowongan Ahli Pertama-Pranata Peradilan di formasi CPNS 2023 MA.
Sementara itu, lowongan untuk jabatan Klerek-Analis Perkara Peradilan akan dibuka dengan 1.644 formasi.
Baca Juga: 1.015 Formasi CPNS Kemenkumham 2023, Lulusan SMA Wajib SKB Kesamaptaan
Merujuk pada SK KMA Nomor 214 Tahun 2014, Pranata Peradilan adalah jabatan fungsional dengan tugas, wewenang, hak, dan tanggung jawab melaksanakan pemberian dukungan teknis penanganan perkara di Mahkamah Agung.
Tugas dan wewenang Pranata Peradilan mencakup penanganan beberapa hal.
Antara lain administrasi perkara, penanganan persidangan, penanganan hasil sidang, penyusunan laporan penyelesaian perkara.
Juga penanganan kewenangan Mahkamah Agung di luar fungsi mengadili sesuai diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.
Baca Juga: Ini Link Pendaftaran CPNS dan PPPK 2023, Dua Minggu Lagi Dibuka, Usia Pelamar CPNS Maksimal 35 Tahun
Sedangkan Klerek adalah pekerjaan administrasi (perkantoran).
Sementara Analis Perkara Peradilan adalah jabatan di MA dengan tugas, wewenang, dan tanggung jawab melaksanakan kegiatan analis dan penelaahan perkara peradilan.
Dengan demikian, Klerek-Analis Perkara Peradilan berkaitan dengan tugas pemberian dukungan administrasi bagi analis perkara peradilan.
Semua lowongan dalam formasi CPNS Mahkamah Agung 2023 tadi dibuka untuk pelamar dengan kualifikasi pendidikan minimal S1 dari berbagai jurusan.
Jurusan S1 atau Sarjana
Seperti yang disebutkan di atas, lowongan formasi CPNS 2023 Mahkamah Agung atau MA diperuntukkan lulusan S1 atau sarjana.
Baca Juga: Bocah 6 Tahun di Pondok Aren Tewas Kesetrum Etalase Konter Pulsa, Pegang-pegang Langsung Jatuh
Para peminat atau calon pelamar nantinya bisa memilih posisi atau jabatan sebagai Ahli Pertama-Pranata Keadilan atau Kleker-Analis Perkara Peradilan.
Tentu saja, yang dibutuhkan adalah sarjana lulusan jurusan hukum.
Berikut ini rincian jurusan S1 atau sarjana yang dibutuhkan untuk formasi CPNS 2023 Mahkamah Agung atau MA:
Formasi Ahli Pertama-Pranata Peradilan
- S1 Hukum S1 Ilmu Hukum
- S1 Hukum Islam
- S1 Syariah (Ahwal Syakhsiyyah) S1 Syariah (Ahwal Jinayah)
- S1 Syariah (Siyasah Syar'iyah)
- S1 Syariah (Muamalah)
Formasi Kleker-Analis Perkara Peradilan
- S1 Hukum S1 Hukum Bisnis
- S1 Hukum Keperdataan S1 Hukum Otonomi Daerah S1 Hukum Pidana Ekonomi
- S1 Hukum Syari'ah S1 Muamalat Jinayat
- S1 Hukum dan Kwarganegaraan
- S1 Hukum Islam (Konsentrasi Studi Politik dan Pemerintahan)
- S1 Hukum Kebijakan Publik
- S1 Hukum Keluarga (Ahwal Syakhsiyyah)
Link Pendaftaran Formasi CPNS 2023 Mahkamah Agung
Seperti diketahui, pendaftaran formasi CPNS 2023 hanya dilakukan dengan cara online.
Baca Juga: Atap Stasiun KCIC di Stasiun Halim Terbakar, Ini Penjelasan Lengkap PT KCIC
Para peminat atau calon pelamar, harus lebih dulu mengakses link atau tautan resmi pendaftaran formasi CPNS 2023 yang telah disediakan.
Karena itu, masyarakat yang berminat atau calon pelamar juga harus ekstra hati-hati.
Pasalnya, sejak pendaftaran CPNS dilakukan secara online, ada saja pihak-pihak tidak bertanggungjawab yang memanfaatkan situasi.
Baca Juga: Sinyal Restu Gen Halilintar untuk Hubungan Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid
Biasanya modus yang digunakan adalah dengan menyebar link atau tautan melalui media sosial atau blasting pesan singkat.
Padahal itu adalah link atau tautan palsu yang sengaja disebar untuk menjaring korban.
Bagi yang kurang waspada dan hati-hati, besar kemungkinan malah akan jadi korban penipuan online.
Salah satu cara efektif untuk bisa mengenali link atau tautan palsu pendaftaran CPNS adalah dengan tidak langsung meng-klik link atau tautan yang disebarkan.
Jika alamat link atau tautan tersebut cukup aneh atau mencurigakan, maka sebaiknya tidak usah dihiraukan.
Satu-satunya link pendaftaran formasi CPNS 2023 Mahkamah Agung dilakukan di laman resmi lembaga tersebut.
Baca Juga: Menjelang Pilpres 2024, Dukungan Ganjaran Buruh Diperluas Hingga Tangerang Raya
Link pendaftaran formasi CPNS 2023 Mahkamah Agung bisa diakses melalui alamat https://rekrutmen.mahkamahagung.go.id/.
Tutorial Pendaftaran Formasi CPNS 2023 Mahkamah Agung
Bagi masyarakat atau calon pelamar formasi CPNS 2023 Mahkamah Agung atau MA, ada baiknya lebih dulu melengkapi berbagai syarat.
Selain itu, juga harus mempersiapkan berbagai dokumen pendukung pendaftaran yang diperlukan.
Baca Juga: Anggota TNI Lawan Arah di Tol MBZ Belum Bisa Diperiksa Pomdam Jaya, Ini Penyebabnya
Dokumen-dokumen tersebut nantinya harus diunggah ke laman resmi Mahkamah Agung saat dilakukan pendaftaran.
Berikut ini tutorial pendaftaran formasi CPNS 2023 Mahkamah Agung atau MA:
- Buka tautan https://rekrutmen.mahkamahagung.go.id/
- Lakukan log in jika memang sudah memiliki akun
- Lakukan pendaftaran akun jika belum memiliki akun
- Pilih lowongan yang diminati
- Lakukan proses pendaftaran sebagaimana diperintahkan
- Cek dan pastikan semua form pendaftaran terisi dengan baik dan benar
- Tuntaskan proses pendaftaran
- Tunggu pengumuman hasil seleksi administrasi dari laman resmi atau media sosial resmi Mahkamah Agung
Itulah informasi daftar jurusan S1 yang dibutuhkan untuk formasi CPNS 2023 Mahkamah Agung atau MA lengkap link pendaftaran resmi.***




