POJOKSATU.id - Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) kembali membuka panggung bagi atlet-atlet muda berbakat di jenjang SMP, MTs, hingga PKBM melalui ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2026.
Kompetisi ini bukan sekadar lomba olahraga biasa, melainkan bagian dari desain besar pemerintah untuk menjaring bibit atlet nasional yang tangguh, bugar, dan berkarakter.
Melalui sistem seleksi berjenjang yang dimulai dari tingkat sekolah hingga nasional, O2SN menjadi salah satu jalur penting dalam pembinaan atlet usia pelajar di Indonesia.
Pada penyelenggaraan tahun ini, O2SN mengusung tema “Talenta Sehat, Bugar, Berkarakter, dan Hebat melalui Olahraga".
Baca Juga: Daftar Cabang Olahraga O2SN 2026 Jenjang SD, Lengkap dengan Syarat Peserta dan Jadwal Seleksi
Tema tersebut menegaskan bahwa olahraga tidak hanya menjadi sarana untuk meraih prestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan berdaya saing.
Pelaksanaan tingkat nasional O2SN 2026 direncanakan berlangsung secara luring atau tatap muka di lokasi yang akan diumumkan kemudian oleh panitia penyelenggara.
Cabang Olahraga O2SN 2026 Jenjang SMP
Pada tahun ini, Puspresnas menetapkan lima cabang olahraga utama yang dipilih dari 21 cabang olahraga prioritas nasional.
Kebijakan ini diambil untuk memastikan kualitas kompetisi tetap terjaga serta pembinaan atlet dapat difokuskan pada cabang olahraga yang memiliki potensi besar untuk prestasi nasional.
Lima cabang olahraga resmi yang dipertandingkan dalam O2SN 2026 jenjang SMP meliputi atletik, renang, bulu tangkis, pencak silat, dan panjat tebing.
Cabang olahraga atletik mempertandingkan nomor Trilomba yang terdiri dari lompat jauh, tolak peluru, dan lari 60 meter.
Renang mempertandingkan nomor 50 meter untuk empat gaya yaitu gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu.
Bulu tangkis dipertandingkan dalam kategori tunggal putra dan tunggal putri, yang menguji kemampuan teknik, kecepatan, dan strategi permainan peserta.
Pencak silat mencakup dua kategori pertandingan yaitu tunggal dan tanding pada kelas F untuk peserta putra maupun putri.
Sementara itu panjat tebing menjadi salah satu cabang olahraga yang menarik perhatian karena mempertandingkan dua kategori sekaligus yaitu Lead dan Speed.
Jadwal Penting O2SN 2026
Sekolah yang ingin mengikuti O2SN perlu mencatat jadwal penting pelaksanaan seleksi pada tahun ini.
Pendaftaran daring dibuka mulai 13 Maret hingga 30 April 2026 melalui portal resmi yang disediakan oleh panitia.
Seleksi kemudian dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten atau kota, hingga provinsi sepanjang semester genap.
Sementara itu pelaksanaan tingkat nasional dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 22 Agustus 2026.
Baca Juga: Profil Syamsul Auliya Rachman, Bupati Cilacap Termuda di Jawa Tengah yang Kini Terseret OTT KPK
Syarat Peserta O2SN 2026 Jenjang SMP
- Proses seleksi administrasi peserta pada jenjang SMP juga memiliki aturan yang cukup ketat.
- Peserta harus merupakan siswa aktif kelas 7 atau 8 pada tahun ajaran 2026/2027.
- Selain itu peserta harus lahir pada 1 Januari 2011 atau setelahnya sesuai dengan ketentuan batas usia yang berlaku.
- Setiap peserta juga wajib memiliki NISN yang valid dan telah tersinkronisasi dengan data pada sistem Verval PD.
- Dokumen lain yang harus dilampirkan adalah surat keterangan sehat jasmani serta kartu BPJS Ketenagakerjaan yang masih aktif.
- Selain itu terdapat ketentuan tambahan bahwa peserta tidak boleh merupakan peraih juara 1, 2, atau 3 pada ajang O2SN tahun sebelumnya, POPNAS, maupun kompetisi olahraga nasional atau internasional resmi lainnya.
Cara Daftar O2SN 2026 Jenjang SMP
Pendaftaran peserta O2SN dilakukan melalui portal resmi Puspresnas yang dapat diakses oleh operator sekolah.
Portal pendaftaran untuk jenjang SMP dapat diakses melalui alamat berikut:
https://smp-
Operator sekolah harus login menggunakan akun SSO yang telah terhubung dengan sistem Verval PD.
Setelah berhasil masuk ke sistem, operator memasukkan NISN dan tanggal lahir siswa sehingga data peserta dapat ditarik secara otomatis dari pusat data pendidikan.
Selanjutnya operator melengkapi biodata siswa, mengunggah foto terbaru, serta memasukkan alamat email aktif milik siswa.
Operator kemudian memilih ajang O2SN dan menentukan cabang olahraga yang akan diikuti oleh siswa.
Langkah terakhir adalah melakukan finalisasi data. Setelah difinalisasi, data peserta tidak dapat diubah kembali sehingga seluruh informasi harus diperiksa dengan teliti.
Sanksi dan Penghargaan
Puspresnas memberikan peringatan tegas terhadap segala bentuk pelanggaran dalam proses seleksi.
Peserta yang terbukti melakukan pemalsuan identitas atau dokumen akan langsung didiskualifikasi dari kompetisi.
Biaya pemulangan peserta yang didiskualifikasi juga harus ditanggung secara mandiri.
Sebaliknya, para juara nasional akan mendapatkan medali emas, perak, dan perunggu serta uang pembinaan dari pemerintah.
Provinsi yang berhasil meraih predikat Juara Umum juga akan menerima penghargaan khusus berupa piala bergilir yang menjadi simbol prestasi tertinggi dalam ajang O2SN. ***




