POJOKSATU.ID - Pendaftaran bantuan sosial (bansos) kini semakin diarahkan secara digital melalui aplikasi Cek Bansos.
Namun, masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengapa saat mendaftar harus melampirkan foto Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), foto rumah tampak depan, dan foto rumah tampak dalam.
Ketentuan ini sering dianggap merepotkan.
Padahal, unggahan foto tersebut memiliki fungsi penting dalam proses verifikasi data penerima bansos agar bantuan tepat sasaran.
Baca Juga: Info Kepala BKN Terkait dengan Nasib Seleksi PPPK di Tahun 2026, Benarkah akan Dihentikan?
Kenapa Pendaftaran Bansos Harus Lewat Aplikasi?
Aplikasi Cek Bansos digunakan pemerintah untuk memperbarui dan memvalidasi data masyarakat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Melalui aplikasi ini, warga bisa:
Mengajukan usulan penerima bansos
Memperbarui data keluarga
Melakukan sanggahan jika data tidak sesuai
Sistem digital ini dibuat untuk meminimalkan kesalahan data dan mencegah penerima bansos yang tidak berhak.
Fungsi Foto KK dalam Pendaftaran Bansos
Foto KK menjadi bukti bahwa pendaftar benar-benar memiliki identitas sebagai calon penerima bansos.
Baca Juga: Geger! Prabowo Ngamuk di Depan Publik, Sindir Direksi BUMN 'Dablek'Minta Bonus Padahal Rugi
KK juga menunjukkan keterkaitan antara data keluarga, rekening bantuan, dan identitas penerima.
Melalui foto KK, petugas dapat mencocokkan:
Nama kepala keluarga
Nomor identitas
Status kepesertaan bansos sebelumnya
Tanpa foto KK yang jelas, pengajuan berisiko tidak diproses.
Alasan Harus Mengunggah Foto Rumah Tampak Depan
Foto rumah tampak depan digunakan untuk menilai kondisi tempat tinggal secara visual.
Ini menjadi salah satu indikator kesejahteraan yang penting dalam proses verifikasi.
Petugas akan melihat kondisi bangunan, lingkungan sekitar, serta kelayakan rumah sebagai bagian dari penilaian apakah pendaftar benar-benar masuk kategori membutuhkan bantuan sosial.
Baca Juga: Bukan Dibedakan! Ini Alasan Resmi KPM Terima BPNT Rp200 Ribu atau Rp400 Ribu
Kenapa Foto Rumah Tampak Dalam Juga Diperlukan?
Selain tampak luar, foto rumah tampak dalam berfungsi melengkapi gambaran kondisi ekonomi keluarga.
Interior rumah, seperti lantai, dinding, dan perabot, menjadi bahan pertimbangan tambahan dalam proses penilaian.
Kombinasi foto tampak depan dan dalam membantu mencegah manipulasi data yang selama ini kerap menjadi masalah dalam penyaluran bansos.
Baca Juga: Heboh! Dirjen Pajak Tegaskan Pegawainya Bisa Jadi Ahli Neraka Jika Lakukan Ini!
Bagaimana Cara Mengunggah Foto yang Benar?
Agar pendaftaran tidak gagal, masyarakat disarankan:
Mengambil foto dengan pencahayaan cukup
Memastikan gambar tidak buram
Menampilkan kondisi rumah sebenarnya
Tidak menggunakan foto lama atau hasil edit
Foto yang tidak sesuai bisa menyebabkan pengajuan ditolak atau diminta ulang.
Apakah Data Foto Aman?
Banyak warga khawatir soal keamanan data.
Pemerintah menegaskan bahwa data yang diunggah dalam aplikasi Cek Bansos digunakan khusus untuk kepentingan verifikasi bansos dan dikelola sesuai ketentuan perlindungan data.
Masyarakat diimbau hanya mengunduh aplikasi resmi dan tidak mengunggah data melalui pihak perantara yang tidak jelas.
Baca Juga: Sinergi Kemendikdasmen dan BNPB dalam Mewujudkan SPAB atau Satuan Pendidikan Aman Bencana
Pemerintah mengingatkan agar masyarakat:
Mengisi data dengan jujur
Tidak memanipulasi foto rumah
Tidak menggunakan jasa calo
Rutin memantau status pengajuan di aplikasi
Pendaftaran bansos tidak dipungut biaya apa pun. Jika ada pihak yang meminta imbalan, masyarakat diminta waspada.
Dengan memahami alasan di balik kewajiban unggah foto KKS dan rumah, masyarakat diharapkan tidak lagi bingung dan bisa mengikuti proses pendaftaran bansos secara benar dan aman.***




