POJOKSATU.ID — Proses peralihan penyaluran bantuan sosial dari Pos ke rekening bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BSI) membawa kabar baik namun penyebarannya tidak merata.
Ada provinsi dan kota yang menjadi prioritas awal, sementara sebagian lain masih menunggu giliran.
Artikel ini membahas peta geografi pencairan KKS baru berupa siapa dulu yang dapat, bank mana yang lebih aktif, dan wilayah mana yang masih tertinggal.
Menurut laporan Kemensos dan media lokal, pendistribusian KKS baru dilakukan secara bertahap dengan sejumlah provinsi diprioritaskan di fase awal migrasi.
Baca Juga: 7 Kesalahan Pakai Sunscreen yang Bikin Kulit Tetap Belang!
Beberapa wilayah yang disebut sebagai prioritas adalah:
Kalimantan Barat: Kabupaten Bengkayang dan Melawi sudah dijadwalkan menerima KKS hasil peralihan lewat Bank Mandiri.
Jawa Timur: Kota/Kabupaten seperti Jember, Sumenep, Kediri, dan Madiun menjadi bagian dari distribusi awal.
Banten: Pandeglang, Serang, dan Cilegon.
Jawa Barat: Kabupaten Bogor, Garut, Ciamis.
Jawa Tengah: Cilacap, Banyumas, Kebumen, Jepara, Kendal, Brebes, dan Tegal.
Sulawesi & Papua: Ada banyak wilayah di Sulawesi seperti Minahasa Selatan, Minahasa Utara, dan juga di Papua, sesuai rencana distribusi.
Baca Juga: Alat Berat Tersangkut Kabel, Dua Orang Tersetrum di Bogor: Satu Orang Tewas Mengenaskan
Dari sisi bank, Bank Mandiri dilaporkan sangat aktif dalam proses awal pencairan KKS baru di banyak daerah.
Sementara itu, Bank BNI mulai mencairkan dana di beberapa wilayah sejak 3 Oktober 2025.
Data dari media memperlihatkan bahwa sejumlah KPM di daerah prioritas sudah benar-benar menerima bantuan melalui KKS:
Di Bank Mandiri, sejumlah KPM melaporkan saldo masuk besar per 1 Oktober 2025 jumlahnya bisa mencapai Rp 1,6 juta untuk akumulasi beberapa tahap bansos.
Baca Juga: Berapa Lama Kuliah Ahli Gizi? Durasi Lengkap, Rincian Mata Kuliah, Praktikum, dan Prospek Kerja
Di Bank BRI dan BSI juga terjadi pencairan besar untuk KKS peralihan.
Namun, untuk Bank BNI, meskipun sudah mulai mencairkan sejak awal Oktober, belum ada laporan pencairan masif serupa di banyak wilayah yang diliput.
Sementara itu, beberapa daerah yang disebut dalam daftar awal distribusi KKS tetap belum semuanya rata.
Menurut Radar Bogor, distribusi kartu KKS masih berlangsung di beberapa provinsi seperti Kalimantan, luar Jawa, dan Sumatera.
Beberapa faktor yang diduga memengaruhi urutan pencairan:
1. DTSEN dan SIKS-NG
Data penerima bansos diupdate melalui sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan SIKS-NG.
Wilayah yang datanya lebih cepat diverifikasi bisa dipercepat proses peralihan.
2. Fokus 3T
Karena beban logistik dan administrasi, wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) mungkin mendapat prioritas tinggi dalam kesiapan peralihan agar tidak tertinggal dalam penerimaan bansos.
3. Kemitraan Bank Lokal
Bank Himbara lokal di setiap provinsi/bagian wilayah sangat menentukan kecepatan distribusi.
Daerah dengan cabang bank Himbara yang kuat dan terintegrasi mendapat keuntungan dalam pencairan awal.
Meskipun beberapa wilayah sudah menikmati pencairan, tantangan masih muncul:
Beberapa KPM di provinsi prioritas melapor bahwa KKS baru belum diterima meskipun sudah terdaftar untuk peralihan.
Distribusi fisik KKS (kartu + buku tabungan) masih berlangsung, menyebabkan beberapa KPM bergiliran atau menunggu panggilan dari cabang bank lokal.
Ada juga sejumlah lokasi yang belum masuk daftar prioritas resmi, sehingga KPM di sana harus bersabar menunggu giliran pendistribusian kolektif.
Berikut implikasi dan harapan dari setiap elemen jeritan dari masyarakat penerima bansos.
Keadilan Distribusi: Dengan melihat peta prioritas, penting agar pemerintah memastikan KPM di wilayah luar Jawa atau daerah terpencil juga tidak terlambat mendapat KKS baru.
Transparansi Proses: Publikasi peta distribusi secara terbuka akan membantu KPM mengecek status wilayahnya dan mempercepat proses sanggahan jika ada keterlambatan.
Percepatan Bank Lokal: Cabang Himbara di daerah-daerah prioritas harus segera memperkuat logistik agar kartu KKS dan buku tabungan bisa didistribusikan cepat.***




