POJOKSATU.ID - Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 diprediksi menjadi salah satu seleksi paling kompetitif dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah pemerintah memastikan tidak membuka rekrutmen CPNS pada 2025, jumlah pelamar diperkirakan menumpuk.
Hal tersebut meningkatkan rasio persaingan di hampir semua instansi.
Baca Juga: Harga Beras Global Turun Drastis dari USD 640 ke USD 400, Ini Faktor Pemicu dari Indonesia
Berdasarkan data tren seleksi 2024 dari StudiCPNS, sejumlah instansi pusat mencatat rasio pelamar yang sangat tinggi.
Pola ini diperkirakan akan kembali terjadi pada 2026, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap formasi ASN.
Pada seleksi sebelumnya, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menjadi instansi dengan persaingan paling tinggi dengan rasio 1:48.
Baca Juga: Ditunggu Ribuan ASN! MenPANRB Klarifikasi Soal Isu Perubahan Status PPPK ke PNS, Ini Penjelasannya
Disusul BPKP (1:38), BPOM (1:27), dan Kementerian Keuangan (1:25).
Instansi lain juga mencatat rasio ketat antara lain BKKBN, Kemenag, Kementerian Pertanian, Kemendikbudristek, Mahkamah Agung, hingga Kementerian Pertahanan.
Selain instansi pusat, sejumlah pemerintah daerah juga mencatat persaingan tinggi.
Baca Juga: DPR Sahkan KUHAP Baru Katanya Pro-HAM, Implementasinya Bikin Publik Masih Bilang ‘Liat Dulu deh’
Pemkab Gresik, Pemkab Majalengka, Pemprov DKI Jakarta menjadi daerah dengan pelamar terbanyak pada 2024, dengan rasio capai 1:8 hingga 1:37, tergantung formasi.
Meningkatnya persaingan ini dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya ketiadaan rekrutmen CPNS pada 2025, masuknya gelombang fresh graduate baru.
Serta tingginya angka pelamar yang mencoba kembali setelah gagal pada seleksi sebelumnya.
Pemerintah pusat sebelumnya menyampaikan bahwa rekrutmen 2026 diproyeksikan dibuka lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Namun, detail formasi dan teknis pelaksanaan baru akan diumumkan setelah penetapan kebutuhan ASN di masing-masing instansi.***




