POJOKSATU.ID - Setelah seleksi CPNS tidak dibuka pada 2025 karena pemerintah memusatkan rekrutmen pada skema PPPK Paruh Waktu, kini muncul sinyal baru mengenai peluang dibukanya CPNS 2026.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengonfirmasi bahwa proses pengkajian pembukaan kembali formasi CPNS sudah berjalan dan melibatkan kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.
Sejumlah analisis menunjukkan bahwa kebutuhan ASN tetap ada, terutama untuk tenaga pendidikan, kesehatan, teknis, dan layanan publik.
Namun pemerintah tetap berhitung ketat dengan mempertimbangkan kebijakan zero growth atau bahkan minus growth ASN.
Baca Juga: Revisi UU ASN Dibongkar! PPPK Paruh Waktu Segera Tamat, Kembali ke Konsep Awal yang Menguntungkan!
Jumlah formasi CPNS 2026 nantinya bisa menyesuaikan kebutuhan sesungguhnya dan ketersediaan anggaran.
Dengan potensi jadwal yang diprediksi mengikuti pola tahun-tahun sebelumnya yakni diumumkan pada semester II calon pelamar mulai diarahkan untuk bersiap sejak sekarang.
Mulai dari persiapan dokumen, pembaruan data pendidikan, hingga latihan soal CAT kembali menjadi langkah strategis.
Mengapa CPNS Tidak Dibuka pada 2025?
Menurut laporan media, pemerintah memutuskan tidak membuka rekrutmen CPNS jalur umum pada 2025 karena ingin memusatkan perhatian pada penyelesaian penataan PPPK Paruh Waktu.
Fokus pengangkatan honorer melalui skema ini membuat rekrutmen CPNS umum ditiadakan sementara.
Keputusan tersebut menjadi momen transisi besar dalam kebijakan kepegawaian, mengingat banyak daerah masih membutuhkan ASN baru terutama sektor pelayanan publik.
BKN Mulai Mengkaji Pembukaan CPNS 2026
BKN menegaskan bahwa pengkajian rekrutmen CPNS 2026 tengah dilakukan secara komprehensif. Proses ini melibatkan:
1. Kementerian dan lembaga pusat
2. Pemerintah daerah
3. Tim perumus kebutuhan ASN nasional
Baca Juga: Bikin Tepuk Jidat! Maling Helm Ternyata Aparatur Negara, Ketahuan Saat COD
Kajian meliputi analisis beban kerja, jumlah pegawai yang pensiun, serta proyeksi kebutuhan dasar layanan publik.
Pemerintah memastikan bahwa pembukaan CPNS 2026 tidak akan dilakukan secara tergesa-gesa tanpa mempertimbangkan kondisi keuangan negara.
Konsep Zero Growth dan Minus Growth ASN
Dalam laporan yang sama, pemerintah mempertimbangkan kebijakan zero growth yaitu jumlah ASN tidak bertambah dan hanya menggantikan pegawai yang pensiun.
Bahkan, dalam opsi minus growth, jumlah ASN bisa lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya.
Kebijakan ini bertujuan meningkatkan efisiensi birokrasi, optimasi layanan, serta adaptasi terhadap digitalisasi pemerintahan yang terus meningkat.
Prediksi Formasi Jika CPNS 2026 Dibuka
Jika rekrutmen CPNS kembali dibuka tahun depan, formasi yang diperkirakan muncul antara lain:
1. Tenaga Pendidikan
Guru SD, SMP, SMA, guru BK, guru PAUD, tenaga pengawas sekolah.
2. Tenaga Kesehatan
Dokter, perawat, bidan, tenaga analis laboratorium, dan tenaga kesehatan masyarakat.
3. Tenaga Teknis
Formasi IT, analis kebijakan, perencana pembangunan, dan pengelola data. Pemerintah daerah semakin membutuhkan SDM digital.
Baca Juga: Wow! Untuk Pertama Kalinya Cetak Sejarah, Kemenag Bakal Gelar Natal Bersama
4. Pegawai Pendukung Layanan Publik
Administrasi umum, pengelola pelayanan terpadu, dan perkantoran daerah.
Formasi tersebut sejalan dengan pola kebutuhan nasional dalam lima tahun terakhir.
Penetapan Kuota Bergantung pada Banyak Faktor
Penetapan kuota CPNS 2026 nantinya akan menyesuaikan:
1. Hasil pemetaan kebutuhan ASN di pusat dan daerah
2. Jumlah ASN yang pensiun sepanjang 2025–2026
3. Kondisi anggaran negara dan belanja pegawai
4. Prioritas pembangunan nasional
Dengan variabel tersebut, formasi tiap daerah dapat berbeda jauh antara satu dengan lainnya.
Jadwal Pengumuman Dapat Mengikuti Pola Tahun Sebelumnya
Sejarah penyelenggaraan CPNS menunjukkan bahwa pengumuman paket formasi biasanya dirilis pada semester II (antara Juli–November).
Bila CPNS 2026 benar dibuka, besar kemungkinan pola jadwalnya mengikuti tren tersebut.
Saran Strategis bagi Calon Pelamar CPNS 2026
Laporan media tersebut, juga memberikan sejumlah rekomendasi persiapan:
Baca Juga: Mobil Hancur di Tol Lampung Ternyata Bawa Puluhan Ribu Ekstasi, Sopir Kabur Usai Kecelakaan
1. Mulai kumpulkan dokumen penting (ijazah, transkrip, SKCK, surat sehat).
2. Perbarui akun SSCASN dan data pendidikan.
3. Pelajari kembali soal-soal CAT terbaru.
4. Perkuat portofolio dan pengalaman sesuai formasi yang dituju.
Baca Juga: Cara Mempersiapkan Uji Pengetahuan UKPPPG dengan Tingkat Kelulusan Tinggi
CPNS 2026 berpotensi besar dibuka kembali setelah vakum pada 2025.
Meski belum diumumkan secara resmi, pemerintah melalui BKN telah memulai kajian mendalam untuk memastikan kebutuhan ASN benar-benar sesuai beban kerja dan anggaran.
Formasi pendidikan, kesehatan, teknis dan layanan publik menjadi kandidat utama bila rekrutmen dibuka. Pelamar disarankan mulai bersiap sejak dini.***




