POJOKSATU.id - Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 26 Makassar menjadi salah satu tempat anak-anak dengan ekonomi terbatas menjalani aktivitas pendidikan selayaknya anak seusia mereka.

Melalui sekolah rakyat, anak yang tadinya merasa keinginan bersekolah hanya sebatas mimpi, perlahan sirna dengan adanya fasilitas pendidikan sebagai program pemerintah.

Hal ini turut dirasakan oleh salah seorang siswa SRMA 26 Makassar, Humairha (16) yang perlahan bangkit dan merakit kembali perjuangannya untuk meraih cita-cita lewat bangku pendidikan.

Baca Juga: Berani Hadapi Matematika, Ini Bocoran Materi dan Cara Hitung Skor Nilai TKA SMA 2025

Humairha merasa sangat terbantu dengan dibangunnya sekolah rakyat di Makassar.

Dirinya merasa SRMA 26 Makassar bukan sekedar tempat untuk belajar, melainkan rumah baru yang penuh kasih sayang dan dukungan yang nyaris hilang.

Cerita Singkat Tentang Humairha
Humairha telah ditinggal wafat oleh ibunya tepat pada 2015 silam, dan akhirnya tinggal bersama ayah, kakek dan nenek selama sekolah dasar.

Baca Juga: Dosen Penguji UTBK Beri Bocoran Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 Tahun 2025 yang Dipastikan Lulus!

Sejak kecil, Humariha selalu bermimpi untuk menjadi seorang polwan saat dewasa kelak dan kini ia bertekad untuk mewujudkannya.

Cita–cita yang diimpikan sejak kecil Humariha bukan peruntukkan bagi dirinya saja, tetapi juga sebagai bentuk doa dan pembuktian untuk sang ibu yang selalu dirindukannya.

Lewat SRMA 26 Makassar, Humairha perlahan menemukan kembali senyum yang sempat redup itu.

“Kini, di SRMA 26 Makassar, saya merasa menemukan keluarga baru meski jauh dri mereka (keluarga),” ucap Humariha dikutip Pojoksatu pada 27 Oktober 2025.

Baca Juga: Mahasiswa Indonesia di Italia Paparkan Policy Brief untuk Duta Besar di Roma, Fokus pada Transformasi Digital dan Kolaborasi Enam Pilar

Dirinya bersyukur, terharu, dan sangat senang karena bisa melanjutkan pendidikan di tingkat menengah atas melalui sekolah rakyat sebagai program pemerinta.

Disela-sela aktivitasnya menjalani pendidikann di SRMA 26 Makassar, Humairha tidak pernah putus mendoakan sang ibu.

Humairha juga tak lupa untuk selalu memohon doa, agar cita-cita sebagai polwan yang selalu ia impikan sejak kecil dapat terwujud di kemudian hari.

Baca Juga: Gandeng LKBN ANTARA, Universitas Lampung Siap Bekali Mahasiswa Keahlian Jurnalistik untuk Tingkatkan Kualitas

“Semoga mama tenang di sana, Humairha senang di sini sudah bisa melanjutkan sekolah di SRMA 26 Makassar, doakan Humariha bisa mewujudkan cita-cita menjadi polwan,” tambahnya.

Kini, program sekolah rakyat perlahan mulai menunjukkan perkembangan. Ada banyak anak yang merasa terbantu dan merasa bersyukur dengan adanya program tersebut. ***