POJOKSATU.id - Program Pemagangan Nasional atau MagangHub Kemnaker Angkatan II Batch 2 Tahun 2026 akan kembali membuka pendaftaran peserta pada 3-8 September 2026.

Bagi fresh graduate yang ingin mengikuti program ini, salah satu hal yang menarik perhatian tentu besaran uang saku yang diterima selama menjalani pemagangan.

Pemerintah tidak menetapkan satu nominal yang sama untuk seluruh peserta. Besaran uang saku disesuaikan dengan wilayah tempat peserta menjalani pemagangan.

Baca Juga: Mahasiswa KKN-T IPB Kenalkan Kandang Sirkular Maggot BSF, Solusi Hemat Pakan bagi Peternak Desa Gumul

Ketentuan besaran bantuan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2026 tentang Besaran Bantuan Pemerintah Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Tahun 2026.

Kepmenaker tersebut ditetapkan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli pada 13 Februari 2026.

Sementara ketentuan terbaru mengenai pemberian uang saku terdapat dalam Permenaker Nomor 9 Tahun 2026, yang merupakan perubahan kedua atas Permenaker Nomor 8 Tahun 2025.

Baca Juga: Unsoed Buka Suara Kasus OTT KPK, BEM Kawal Proses Hukum, Aliansi Soedirman Melawan Gelar Aksi

Aturan tersebut menegaskan bantuan pemerintah diberikan kepada peserta dalam bentuk uang saku setiap bulan selama mengikuti program pemagangan, paling lama enam bulan.

Uang Saku MagangHub 2026 Bukan Gaji
Perlu dipahami, uang yang diterima peserta MagangHub merupakan bantuan pemerintah berupa uang saku, bukan gaji sebagai pekerja tetap.

Nominalnya mengikuti wilayah penempatan peserta. Karena itu, peserta yang berasal dari Bogor tetapi menjalani magang di wilayah lain akan mengikuti besaran bantuan berdasarkan lokasi pemagangan.

Dengan durasi maksimal enam bulan, peserta berkesempatan memperoleh uang saku selama masa program berlangsung sesuai ketentuan dan kehadiran dalam program.

Baca Juga: Lowongan Dosen S1 UMY 2026 Dibuka, Ada 4 Jurusan, Ini Syarat Lengkapnya

Uang Saku MagangHub 2026 di Jawa Barat
Jawa Barat menjadi salah satu wilayah dengan perbedaan nominal uang saku yang cukup besar.

Berikut rincian berdasarkan kabupaten/kota:
- Kota Banjar: Rp2.361.241
- Kabupaten Kuningan: Rp2.369.380
- Kabupaten Pangandaran: Rp2.351.250
- Kabupaten Ciamis: Rp2.373.644
- Kabupaten Garut: Rp2.472.227
- Kabupaten Majalengka: Rp2.595.368
- Kabupaten Cirebon: Rp2.880.798
- Kota Cirebon: Rp2.878.646
- Kabupaten Tasikmalaya: Rp2.871.874
- Kabupaten Indramayu: Rp2.910.254
- Kota Tasikmalaya: Rp2.980.336
- Kota Sukabumi: Rp3.192.807
- Kabupaten Cianjur: Rp3.316.191
- Kabupaten Subang: Rp3.737.482
- Kabupaten Sukabumi: Rp3.831.926
- Kabupaten Sumedang: Rp3.949.856
- Kabupaten Bandung Barat: Rp3.984.711
- Kabupaten Bandung: Rp3.972.202
- Kota Cimahi: Rp4.090.568
- Kota Bandung: Rp4.737.678
- Kabupaten Purwakarta: Rp5.052.856
- Kabupaten Bogor: Rp5.161.769
- Kota Bogor: Rp5.437.203
- Kota Depok: Rp5.522.662
- Kabupaten Bekasi: Rp5.938.885
- Kabupaten Karawang: Rp5.886.853
- Kota Bekasi: Rp5.999.443

Baca Juga: BNPT dan LPSK Hadir Dampingi Penyintas Terorisme Bangkit, Ubah Trauma Menjadi Ketangguhan

Terlihat nominal di Jawa Barat bahkan mencapai hampir Rp6 juta per bulan di Kota Bekasi.

Uang Saku MagangHub 2026 di Jawa Tengah
Di Jawa Tengah, nominalnya dimulai dari sekitar Rp2,3 juta hingga Rp3,7 juta per bulan.

Rinciannya:
- Banjarnegara: Rp2.327.813
- Wonogiri: Rp2.335.126
- Sragen: Rp2.337.700
- Rembang: Rp2.386.305
- Blora: Rp2.345.695
- Brebes: Rp2.400.350
- Temanggung: Rp2.397.000
- Grobogan: Rp2.399.186
- Kebumen: Rp2.400.000
- Purworejo: Rp2.401.962
- Kota Magelang: Rp2.429.285
- Pemalang: Rp2.433.254
- Wonosobo: Rp2.455.038
- Pati: Rp2.485.000
- Tegal: Rp2.484.162
- Purbalingga: Rp2.474.722
- Banyumas: Rp2.474.599
- Sukoharjo: Rp2.500.000
- Kota Tegal: Rp2.526.510
- Klaten: Rp2.538.691
- Boyolali: Rp2.537.949
- Kota Surakarta: Rp2.570.000
- Karanganyar: Rp2.592.154
- Magelang: Rp2.607.290
- Pekalongan: Rp2.633.700
- Kota Salatiga: Rp2.698.273
- Batang: Rp2.708.520
- Kota Pekalongan: Rp2.700.926
- Jepara: Rp2.756.501
- Cilacap: Rp2.773.184
- Kudus: Rp2.818.585
- Semarang: Rp2.940.088
- Kendal: Rp2.992.994
- Demak: Rp3.122.805
- Kota Semarang: Rp3.701.709

Baca Juga: Masuk Desil 10 DTSEN Bukan Berarti Otomatis Kaya, Ini Penjelasan BPS

Kota Semarang menjadi wilayah dengan uang saku tertinggi di Jawa Tengah, yakni Rp3.701.709 per bulan.

Uang Saku MagangHub 2026 di Jawa Timur
Jawa Timur juga memiliki rentang nominal yang cukup lebar, terutama karena sejumlah wilayah industri memiliki UMK tinggi.

- Situbondo: Rp2.438.962
- Sampang: Rp2.484.443
- Bondowoso: Rp2.496.886
- Pacitan: Rp2.514.892
- Pamekasan: Rp2.528.004
- Trenggalek: Rp2.530.313
- Bangkalan: Rp2.550.274
- Ngawi: Rp2.556.815
- Madiun: Rp2.553.221
- Ponorogo: Rp2.549.876
- Nganjuk: Rp2.564.627
- Sumenep: Rp2.553.688
- Magetan: Rp2.553.866
- Blitar: Rp2.567.744
- Kota Madiun: Rp2.588.794
- Lumajang: Rp2.578.320
- Tulungagung: Rp2.628.190
- Kota Blitar: Rp2.639.518
- Kediri: Rp2.651.603
- Kota Kediri: Rp2.742.806
- Banyuwangi: Rp2.989.145
- Jember: Rp3.012.197
- Kota Probolinggo: Rp3.045.172
- Kabupaten Probolinggo: Rp3.164.526
- Bojonegoro: Rp2.685.983
- Lamongan: Rp3.196.328
- Kota Mojokerto: Rp3.208.556
- Tuban: Rp3.229.092
- Jombang: Rp3.320.770
- Kota Pasuruan: Rp3.555.301
- Kota Batu: Rp3.562.484
- Kota Malang: Rp3.736.101
- Kabupaten Malang: Rp3.802.862
- Kabupaten Mojokerto: Rp5.176.101
- Kabupaten Pasuruan: Rp5.187.681
- Kabupaten Sidoarjo: Rp5.191.541
- Kabupaten Gresik: Rp5.195.401
- Kota Surabaya: Rp5.288.796

Baca Juga: NPL Tembus 34 Persen, DPRD Kota Bandung: BPR Tak Bisa Sekadar Disuntik Mati

Kota Surabaya menjadi salah satu daerah dengan nominal uang saku tertinggi di Pulau Jawa, mencapai Rp5.288.796 per bulan.

Uang Saku MagangHub 2026 di Banten
Bagi peserta yang mendapatkan penempatan di Banten, nominal bantuan juga berbeda berdasarkan kabupaten/kota.

- Kabupaten Lebak: Rp3.330.010
- Kabupaten Pandeglang: Rp3.360.078
- Kota Serang: Rp4.665.927
- Kabupaten Serang: Rp5.178.521
- Kabupaten Tangerang: Rp5.210.377
- Kota Tangerang Selatan: Rp5.247.870
- Kota Tangerang: Rp5.399.405
- Kota Cilegon: Rp5.469.922

Data tersebut menunjukkan Kota Cilegon memiliki nominal tertinggi di Banten, yakni Rp5.469.922 per bulan.

Uang Saku MagangHub 2026 di DKI Jakarta
Untuk peserta yang ditempatkan di DKI Jakarta, besaran bantuan pemerintah ditetapkan sebesar Rp5.729.876 per bulan.

Nominal ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam daftar bantuan uang saku MagangHub 2026, meski nominal tertinggi masih ditempati Kota Bekasi.

Uang Saku MagangHub 2026 di DI Yogyakarta
Di Daerah Istimewa Yogyakarta, rinciannya adalah:
- Gunungkidul: Rp2.468.378
- Kulon Progo: Rp2.504.520
- Bantul: Rp2.509.001
- Sleman: Rp2.624.387
- Kota Yogyakarta: Rp2.827.593

Baca Juga: Ruben Onsu Buka Suara soal Dugaan Penipuan Rp3,5 Miliar, Berharap Kasusnya Tak Dimanfaatkan untuk Menutupi Isu Nasional

Kota Yogyakarta memiliki nominal tertinggi di DIY, yaitu Rp2.827.593 per bulan.

Uang Saku MagangHub 2026 di Sumatera
Bukan hanya Jawa, peserta yang memperoleh penempatan di Sumatera juga mendapatkan nominal berbeda sesuai wilayah.

Untuk gambaran umum berdasarkan provinsi, uang saku berkisar:
- Aceh: Rp3.932.552
- Sumatera Utara: Rp3.228.949-Rp4.335.198
- Sumatera Barat: Rp3.182.955
- Riau: Rp3.783.053-Rp4.431.175
- Jambi: Rp3.471.497-Rp3.868.963
- Sumatera Selatan: Rp3.942.963-Rp4.192.837
- Bengkulu: Rp2.827.250-Rp3.217.086
- Lampung: Rp3.047.734-Rp3.491.889
- Kepulauan Bangka Belitung: Rp4.035.000

Kepulauan Riau: sekitar Rp3,8 juta hingga Rp5,3 juta di wilayah tertentu.

Baca Juga: Ramayana Siap Tayang di Indonesia, Film India Termahal dengan Budget hingga Rp3,9 Triliun

Beberapa daerah lainnya antara lain:
- Kabupaten Dairi: Rp3.228.949
- Kabupaten Humbang Hasundutan: Rp3.228.949
- Kabupaten Nias: Rp3.228.949
- Kota Pematangsiantar: Rp3.228.949
- Kota Tebing Tinggi: Rp3.229.958
- Kota Binjai: Rp3.367.914
- Kabupaten Simalungun: Rp3.351.403
- Kabupaten Langkat: Rp3.402.892
- Kabupaten Asahan: Rp3.531.361
- Kabupaten Deli Serdang: Rp4.041.543
- Kota Medan: Rp4.335.198

Uang Saku MagangHub 2026 di Sumatera Selatan
Di Sumatera Selatan, beberapa nominal yang tercantum antara lain:

- Kabupaten Empat Lawang: Rp3.942.963
- Kabupaten Lahat: Rp4.041.420
- Kota Lubuklinggau: Rp3.942.963
- Kabupaten Banyuasin: Rp3.976.492
- Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur: Rp3.993.876
- Kabupaten Musi Banyuasin: Rp4.039.054
- Kabupaten Musi Rawas: Rp4.058.812
- Kabupaten Muara Enim: Rp4.178.363

Nominal tersebut memperlihatkan bahwa peserta di sejumlah wilayah Sumatera Selatan dapat menerima lebih dari Rp4 juta per bulan.

Baca Juga: Latihan Soal OSN 2026 SMA Final Bidang Ekonomi, Simak 20 Soal HOTS dan Pembahasan untuk Uji Kemampuan Peserta

Nominal di Kota Medan lebih tinggi dibandingkan uang saku dasar di sejumlah kabupaten/kota di Sumatera.

Uang Saku MagangHub 2026 di Lampung
Untuk Lampung, besaran bantuan antara lain:
- Kabupaten Lampung Barat: Rp3.047.734
- Lampung Tengah: Rp3.047.734
- Lampung Timur: Rp3.047.734
- Lampung Utara: Rp3.047.734
- Pesawaran: Rp3.047.734
- Pringsewu: Rp3.047.734
- Kota Metro: Rp3.050.498
- Way Kanan: Rp3.215.764
- Lampung Selatan: Rp3.219.609
- Mesuji: Rp3.227.333
- Kota Bandar Lampung: Rp3.491.889.

Uang Saku MagangHub 2026 Dibayar Maksimal 6 Bulan
Besaran tersebut diberikan setiap bulan selama peserta mengikuti Program Pemagangan, dengan masa bantuan paling lama enam bulan.

Artinya, apabila peserta menjalani program penuh selama enam bulan, total bantuan yang diterima merupakan enam kali nominal bulanan sesuai lokasi penempatan.

Saat ini, pendaftaran Angkatan II Batch 2 segera dibuka pada 3-8 September 2026, calon peserta masih memiliki waktu untuk mempersiapkan dokumen, memperbarui CV, dan mencermati lowongan yang paling sesuai dengan kompetensi masing-masing untuk meraih kesempatan ini. ***