POJOKSATU.id - Kalang guru tengah dihebohkan dengan kabar bahwa program Pendidikan Profesi Guru atau PPG 2025 akan digelar offline alias tatap muka.

Kabar PPG 2025 offline tatap muka pun banyak beredar luas dan cepat di berbagai grup atau forum-forum guru.

Terutama bagi guru yang belum mengikuti program Pendidikan Profesi Guru untuk mendapatkan sertifikat pendidik atau serdik.

Pasalnya, pelaksanaan PPG sebelumnya sepenuhnya dilakukan secara online atau daring.

Baca Juga: Pendaftaran PPPK dan PPG Guru Tertentu DIBUKA BERSAMAAN, Begini Cara Verval Ijazah Lewat Info GTK dan SIVIL, Ternyata MUDAH

Hal ini tentu saja cukup membantuk guru karena dengan pembelajaran secara online, tidak perlu meninggalkan kelas.

Atau juga tidak perlu meninggalkan rumah dengan harus hadir langsung mengikuti pembelajaran offline di LPTK penyelanggara PPG.

Dalam pengamatan redaksi Pojoksatu.id, kabar bahwa PPG 2025 akan digelar offline cukup banyak beredar melalui media sosial.

Ada yang berupa foto tangkapan layar sebuah unggahan.

Baca Juga: Puslapdik Buka Akses Jenjang Pendidikan Tinggi Lebih Luas bagi Penyandang Disabilitas

Tapi ada juga unggahan potongan video Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.

Dalam video tersebut, terlihat Mendikdasmen Abdul Mu'ti tengah menjalani proses wawancara di sebuah ruangan.

Sosok yang akrab disapa Abe itu terlihat mengenakan kemeja batik warna coklat-hitam dan peci hitam.

Pada setiap unggahan, selalu dibubuhi narasi bahwa pelaksanaan PPG 2025 mendatang akan dilakukan secara offline atau tatap muka.

Dengan demikian, seluruh guru yang jadi mahasiswa PPG harus datang langsung ke LPTK.

"Kemudian pendekatan pelatihannya tidak online, tapi offline," ucap Mentei Mu'ti, sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dalam video tersebut, Jumat 6 Dsember 2024.

"Karena, mohon maaf, hasilnya beda pelatihan online dengan offline itu," lanjut Abe.

 

Penambahan Materi PPG

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu'ti juga pernah mengungkap bocoran terkait pelaksanaan program Pendidikan Profesi Guru untuk tahun 2025.

Baca Juga: DEADLINE Honorer Bulan Desember, TIDAK LULUS Testing PPPK, Begini Aturan dan Peluang Jadi PPPK PARUH WAKTU, Menteri Rini Rancang Strategi Lanjutan

Pernyataan itu disampaikan Abe di Palembang pada Jumat 1 November 2024, dalam acara peluncuran Bulan Guru Nasional.

Dalam pidatonya, Menteri Mu'ti menyampaikan visi Presiden Prabowo Subianto terkait pendidikan nasional.

Upaya memajukan pendidikan nasional itu dilakukan mulai dari pendidikan usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Untuk menuju pendidikan bermutu, ada tiga upaya yang dilakukan.

Baca Juga: Menjelang Akhir Tahun, PIP Cair! Begini Cara Cek Penerima Bulan Desember!

Pertama, memberikan beasiswa bagi guru yang belum D-IV atau S1.

Kedua, yakni peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan yang ditunjang dengan berbagai pelatihan.

Termasuk salah satunya adalah penambahan materi bimbingan konseling dan pendidikan nilai.

Dua materi tambahan tersebut akan dimasukkan sebagai materi tambahan program PPG 2025.

"Jadi, nanti yang ikut Pendidikan Profesi Guru jangan kaget kalau akan ada dua materi tambahan. Yaitu bimbingan konseling dan pendidikan nilai," beber Abe.

Dan yang ketiga, adalah peningkatan kesejahteraan guru.

Diharapkan, 3 langkah tersebut bisa mendorong kualitas pendidikan nasional.

 

Cek Fakta

Berdasarkan penelusuran redaksi Pojoksatu.id, video yang kini tengah ramai soal PPG 2025 dilakukan secara offline itu memang benar adanya.

Baca Juga: UPDATE BKN: Pelamar Prioritas PPPK 2024 Mulai Ikuti Seleksi Kompetensi!

Potongan video tersebut merupakan potongan dari wawancara Mendikdasmen Abdul Mu'ti dengan iNews.

Video tersebut diunggah melalui kanal Youtube Official iNews pada 2 Desember 2024.

Sementara judulnya: [FULL] Ngobrolin Soal Pendidikan Indonesia di Era Prabowo Bersama Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Nah, potongan video pernyataan Menteri Mu'ti soal PPG 2025 offline bermula saat pembawa acara bertanya terkait kesejahteraan guru.

Baca Juga: Program Baru Kementerian Dikdasmen Butuh Sinergi Untuk Dilaksanakan Mulai Tahun 2025!

"Itu kan bukan tugas baru, sudah masuk bagian dari tugasnya guru." ucap presenter, dikutip Pojoksatu.id, Jumat 6 Desember 2024.

"Tapi, mempertimbangkan kesejahteraan guru. Mungkin akan ditambahkan lagi, pak, terkait dengan kesejahteraan gurunya," sambungnya.

Saat itu, Mu'ti menjawab bahwa peningkatan kesejahteraan guru dilakukan melalui sertifikasi guru.

"Kan (peningkatan kesejahteraan guru) melalui sertifikasi, ya," jawab Abe.

Dijelaskan Abe, bahwa DPR RI pun telah menyetujui skema peningkatan kesejahteraan guru adalah melalui sertifikasi.

"Jadi, guru yang belum bersertifikasi itu, di tahun ini kan sudah dilatih PPG jumlahnya 606 ribu sekian," terangnya.

Nah, 606 ribuan guru yang telah dinyatakan lulus PPG Guru Tertentu 2024 itu dipastikan akan mendapatkan serdik.

"Nah, begitu dapat sertifikasi, maka dia akan dapat tunjangan sertifikasi. Jadi, kesejahteraan itu meningkat dengan diperolehnya tunjangan sertifikasi bagi para guru," jelas dia.

Baca Juga: Kenali Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat Kemendikdasmen Direncanakan Akan Diterapkan Mulai Tahun 2025!

"Iya, dong. Kalau enggak, masa kesejahteraan meningkat kualifikasinya enggak meningkat," sambungnya.

Mu'ti juga kembali menegaskan adanya penambahan materi dalam PPG.

Yakni materi bimbingan konseling dan materi pendidikan nilai.

"Sebelumnya enggak ada itu. Kami minta ditambahkan," kata dia.

Selanjutnya, Abe juga menyatakan bahwa nantinya PPG 2025 nantinya tidak lagi dilakukan secara online seperti sebelumnya.

Baca Juga: Tidak Lulus UKPPPG! Dapat Lakukan Ini Untuk Mendapatkan Sertifikat Pendidik!

"Kemudian pendekatan pelatihannya tidak online, tapi offline," ucap dia.

"Karena, mohon maaf, hasilnya beda pelatihan online dengan offline itu," lanjutnya.

"Pelatihan online itu bisa dia nyalakan kamera sambil dia wawancara,"

Kondisi ini, menurut Mendikdasmen, akan berbeda ketika peserta menjalani pelatihan secara offline.

Mendikdasmen Abdul Mu'ti lantas menjelaskan kenapa pelatihan tersebut harus dilakukan secara online.

"Tapi kalau offline kan enggak. Kemudian ada interaksi interpersonal, ada profesional network di antara para guru," kata dia.

"Jadi, kalau guru berkenalan dengan guru lain ketika pelatihan itu jangan hanya tukar nomor HP," jelas dia.

"Tapi juga membangun network. (Misalnya) Saya kesulitan menangani anak seperti ini. Bisa enggak dibantu pengalaman,"

Baca Juga: Lulus PPG Belum Jaminan Dapat TPG Rp2 Juta, Ini Penyebabnya Bapak Ibu Guru!

"Jadi itu namanya profesional Network."

"Nah sekarang kan belum ya, atau sudah. Tapi mungkin perlu kita tingkatkan," tandas Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat dan mudah bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS dengan link di bawah ini:

VERSI ANDROID

VERSI iOS

Itulah informasi cek fakta kebenaran kabar PPG 2025 offline tatap muka lengkap dengan penjelasan Mendikdasmen Abdul Mu'ti.***