POJOKSATU.id - Program Sekolah Rakyat kembali mendapat perhatian publik. Kali ini, para siswa dipastikan bakal mendapat pembekalan seni bela diri berupa karate sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pelatihan tersebut akan diberikan langsung oleh personel Brimob Polri melalui kerja sama dengan PB Institut Karate-Do Nasional (INKANAS).
Menurutnya, pembelajaran bela diri bukan sekadar mengajarkan teknik fisik, tetapi juga membentuk mental, kejujuran, sportivitas, serta rasa percaya diri peserta didik.
"Dengan harapan anak-anak memiliki semangat untuk berprestasi, kemudian memperkuat sportivitas, kejujuran."
Baca Juga: Lomba Video Mendongeng 2026 Dibuka, Tantangan Kreatif untuk Guru PAUD dan SD
"Lebih percaya diri dan mengerti harus melakukan apa ketika ada, katakanlah, hal-hal yang tidak sesuai dengan norma-norma yang ada.
"Konkretnya jika ada pelecehan, jika ada bullying, mereka tahu apa yang harus mereka lakukan," kata Saifullah Yusuf.
Tambahan Pendidikan Karakter di Sekolah Rakyat
Kerja sama tersebut disampaikan saat agenda bersama PB INKANAS di Mako Brimob Polri, Kota Depok, Selasa (14/4/2026).
Saifullah menjelaskan, sebelumnya siswa Sekolah Rakyat sudah menerima pendidikan karakter melalui pembelajaran agama dan latihan baris-berbaris.
Baca Juga: Tujuh Contoh Susunan Upacara Hari Kartini 2026 Lengkap dengan Teks MC untuk Sekolah dan Instansi
Kini, unsur bela diri ditambahkan agar pilihan pembinaan semakin beragam sesuai minat dan bakat siswa.
“Tentu ini adalah satu hal yang kita butuhkan, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter di Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polri dan TNI yang selama ini ikut mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat di berbagai daerah.
Bukan untuk Kekerasan, Tapi Disiplin dan Percaya Diri
Mensos menegaskan, pendidikan bela diri diarahkan untuk membangun karakter tangguh, bukan menumbuhkan kekerasan.
Nilai utama yang ingin dibentuk adalah disiplin, sportivitas, prestasi, cinta tanah air, dan hormat kepada orang tua.
“Intinya jadi generasi yang tangguh dan berkarakter. Berkarakter itu ya tadi disiplin, berprestasi, cinta tanah air, cinta orang tua, semuanya itu adalah generasi yang berkarakter,” ucapnya.
Baca Juga: Apakah Hari Kartini 21 April 2026 Libur Sekolah? Ini Penjelasan Resmi Pemerintah
Bakal Diterapkan di 166 Titik Sekolah
Ketua PB INKANAS Komjen Pol Ramdani Hidayat menyebut program pendampingan ini direncanakan menjangkau 166 titik Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia.
Ia mengatakan jaringan INKANAS di daerah siap bergerak karena banyak Kapolda menjadi ketua umum daerah dan jajaran Brimob menjadi pengurus harian di wilayah masing-masing.
“Nanti saya akan memberikan edaran atau perintah kepada khususnya pada Dansat Brimob seluruh Indonesia, untuk membantu bagaimana pendidikan karakter di Sekolah Rakyat ini bisa terus-menerus berjalan,” ungkap Ramdani.
Siswa Tidak Dibebani Seragam Baru
Ramdani memastikan pelaksanaan latihan tidak akan membebani siswa maupun sekolah. Para peserta cukup menggunakan pakaian olahraga yang sudah dimiliki.
“Jadi mereka sudah punya pakaian olahraga, ya kita pakai pakaian olahraga saja yang penting tujuannya dan manfaatnya bisa tercapai,” pungkasnya.***




