POJOKSATU.id — Tahapan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi bergulir.
Di awal proses ini, siswa wajib melalui satu tahap penting, yakni membuat akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) sebagai syarat utama mengikuti seleksi.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, pembuatan akun SNPMB bagi siswa akan dibuka mulai 12 Januari 2026.
Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta, baik siswa kelas XII tahun berjalan maupun peserta gap year yang kembali mencoba peruntungan di jalur SNBP 2026.
Khusus bagi gap year, meski pernah mengikuti seleksi sebelumnya, peserta tetap diwajibkan membuat akun baru.
Seluruh proses registrasi akun SNPMB dilakukan secara online melalui laman resmi portal.snpmb.id.
Baca Juga: Prabowo Sentil Fenomena Pakar Podcast dan Medsos, Singgung Opini Tanpa Dasar yang Menyesatkan
Pembuatan akun ini menjadi gerbang awal bagi siswa untuk bisa melanjutkan ke seluruh tahapan SNBP.
Mengacu pada alur SNPMB tahun sebelumnya, proses pembuatan akun diawali dengan mengakses laman portal.snpmb.id, lalu memilih menu Masuk dan klik Daftar Akun Siswa.
Selanjutnya, siswa diminta mengisi data dasar berupa NISN, NPSN, serta tanggal lahir.
Setelah data dimasukkan, sistem akan menampilkan identitas siswa yang tersimpan di basis data Pusdatin.
Pada tahap ini, siswa perlu memasukkan alamat email aktif dan melakukan konfirmasi email.
Email tersebut akan digunakan sebagai sarana aktivasi akun, sehingga harus dipastikan dapat diakses dengan baik.
Usai menyatakan kebenaran data dan menekan tombol pendaftaran, sistem akan mengirimkan tautan aktivasi ke email yang didaftarkan.
Baca Juga: Anggaran Rp90 Miliar Raib, TPP ASN Boalemo Tak Akan Dibayarkan?
Siswa diminta segera membuka email tersebut, termasuk memeriksa folder spam jika pesan tidak ditemukan di inbox, lalu mengklik tautan aktivasi.
Setelah akun berhasil diaktifkan, siswa dapat masuk kembali ke Portal SNPMB menggunakan email dan kata sandi yang telah dibuat.
Tahapan selanjutnya adalah verifikasi data.
Pada fase ini, siswa wajib mencermati seluruh informasi yang tercantum dan melengkapi data yang belum terisi, seperti nomor telepon darurat, penghasilan orang tua, serta jumlah tanggungan keluarga.
Apabila ditemukan ketidaksesuaian data yang bersumber dari sistem, bukan hasil input siswa, perbaikan hanya dapat dilakukan melalui pihak sekolah.
Setelah data diperbarui oleh sekolah, siswa baru bisa melanjutkan proses pendaftaran.
Baca Juga: TPP ASN Ternate Aman! Wali Kota Tegaskan Tak Ada Pemotongan Meski TKD Dikurangi
Tahap berikutnya adalah mengunggah pasfoto berwarna terbaru sesuai ketentuan yang berlaku.
Siswa diminta menyesuaikan posisi dan ukuran foto mengikuti panduan yang ditampilkan di layar hingga proses konfirmasi akhir.
Sebagai penutup, siswa harus menyetujui pernyataan bahwa seluruh data yang dimasukkan telah benar dan memahami bahwa data yang disimpan permanen tidak dapat diubah kembali.
Setelah itu, siswa diminta menyimpan data secara permanen dan mengunduh bukti registrasi akun SNPMB.
Dokumen ini wajib disimpan dengan baik karena akan dibutuhkan pada tahapan selanjutnya.
Selain memahami alur pendaftaran akun, siswa dan sekolah juga perlu mencermati jadwal lengkap SNBP 2026.
Pengumuman kuota sekolah telah dilakukan pada 29 Desember 2025, disusul masa sanggah hingga 15 Januari 2026.
Registrasi akun SNPMB untuk sekolah dibuka mulai 5–26 Januari 2026, bersamaan dengan pengisian PDSS yang berlangsung hingga 2 Februari 2026.
Sementara itu, registrasi akun SNPMB untuk siswa berlangsung dari 12 Januari hingga 18 Februari 2026.
Pendaftaran SNBP dijadwalkan pada 3–18 Februari 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada 31 Maret 2026.
Adapun masa unduh kartu peserta SNBP dibuka sejak 3 Februari hingga 30 April 2026.
Dengan memahami seluruh alur dan jadwal tersebut, siswa diharapkan dapat mempersiapkan diri sejak awal agar tidak melewatkan tahapan penting dalam proses seleksi SNBP 2026.***




