POJOKSATU.ID - Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan atau Ditjen GTK di bawah naungan Kemendikdasmen secara resmi memaparkan petunjuk teknis mengenai mekanisme pengiriman karya untuk Lomba Penulisan Artikel nasional.
Panduan administratif ini sangat krusial bagi para guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia agar naskah yang dikirimkan tidak gugur di tahap awal seleksi.
Berdasarkan pengumuman resmi yang disiarkan hari ini, setiap naskah artikel yang dikirimkan oleh peserta wajib dikonversi dan diunggah ke dalam format PDF.
Selain mengunggah dokumen karya tulis utamanya, setiap peserta diharuskan mengisi formulir pendaftaran digital yang telah disediakan secara seksama dan akurat.
Baca Juga: Peringati HUT Ke-81 RI, Ditjen GTK Gelar Lomba Penulisan Artikel bagi Guru dan Tenaga Kependidikan
Panitia menetapkan bahwa terdapat tiga jenis berkas wajib yang harus diunggah secara bersamaan dalam satu kesatuan sistem pendaftaran online.
Berkas pertama yang harus dilampirkan tentu saja adalah naskah artikel orisinal milik peserta yang telah disesuaikan dengan format baku lomba.
Selanjutnya, sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, peserta wajib menyertakan Surat Pernyataan Keaslian Karya yang ditandatangani secara sah di atas dokumen.
Melengkapi persyaratan administrasi kepegawaian, dokumen ketiga yang tidak boleh terlewatkan untuk diunggah adalah daftar riwayat hidup atau biodata singkat dari sang pendidik.
Baca Juga: BKPSDM Kendal Rilis Syarat Resmi Mutasi Jabatan dan Unit Organisasi PNS Tahun 2026
Batas akhir pengiriman atau tenggat waktu unggah berkas ditetapkan paling lambat jatuh pada tanggal 31 Juli 2026 mendatang.
Keleluasaan diberikan oleh pihak panitia, di mana setiap peserta diperbolehkan untuk mengirimkan lebih dari satu artikel terbaiknya guna memperbesar peluang menang.
Tautan resmi untuk melakukan pendaftaran online telah disiapkan secara mandiri oleh kementerian melalui alamat tautan https://acesse.one/15nvs3k.
Poster digital yang memuat visualisasi alur pengiriman dan kode batang pencarian informasi ini terpantau sudah mulai dibagikan secara masif sejak hari ini.
Pemerintah berharap kemudahan akses pendaftaran digital ini dapat mendorong partisipasi massal dari para guru di berbagai daerah terpencil.
Mari kita manfaatkan kesempatan emas ini hari ini untuk menunjukkan kompetensi literasi terbaik kita di kancah nasional.***




